Mari Kita Injak!!!

Ada sebuah kebiasaanku dan teman-teman sejak saat aku masih sekolah di SD atau SMP dulu. Jika kita mempunyai barang baru, maka teman-teman kita beramai-ramai menginjaknya. Namun kini kebiasaan itu perlahan-lahan memudar.

Dulu yang paling sering diinjak adalah sepatu baru. Sepatu sekolah yang berwarna hitam bersihpun sukses menjadi buthek berdebu karena diinjak. Bahkan ada juga teman yang menginjak buku baru, tas, atau mungkin sepeda, tentu saja sambil bercanda. Entahlah, ini peraturan tak tertulis dari mana😀

Rupanya salah seorang teman kerjaku di puskesmas, Fina, juga memiliki kebiasaan seperti ini sejak masa sekolahnya dulu. Buktinya, saat sebuah printer baru diletakkan di meja perawat, dia langsung beraksi.

Printer baru nih…

Karena tidak memungkinkan untuk menginjak printer, temanku itupun meletakkan sendal jepitnya di atas printer:mrgreen:

“Waaahh… Printer baru nih, injak aahh…” kata Fina:mrgreen:

Ada-ada aja nih. Untung aja Si Bos nggak lihat kelakuannya😀

-oOo-

Apakah Sahabat juga pernah memiliki kebiasaan yang sama?

____________________________________

Hmm, itung-itunganku masih belum klop😦

 

33 thoughts on “Mari Kita Injak!!!

  1. Jaman Saya Kecil …
    Yes … kami punya kebiasaan jika ada teman yang memakai sepatu baru …
    itu pasti jadi bahan injakan …
    “Cie… cie … Sepatu Baru niiihhh … injek aaahhh”

    Hanya berlaku untuk sepatu … tidak untuk yang lain … hehehe

    salam saya Kak

  2. dulu pernah, gara gara sepatu baru kakiku sampai berdarah darah diinjek sama temen. akunya dah bilang kalau kakiku sedang sakit, eh masih saja diinjek, hasilnya jempol berdarah darah deh…………

  3. Akiiiiin…
    iseng banget itu temen nya siiiiih…hihihi…

    Met taun baru ya Kiiiiin:)
    Semoga semua yang dicita citakan dapat tercapai yaaaa:)

    dan selamat juga kemaren udah menang kontes Pakde:)

    Hehe… Fina dikenal sebagai teman paling lebay sak puskesmas😀

  4. samaaaa… hihi
    tapi yang diinjek beneran memang cuma sepatu.. lainnya paling cuma bilang ‘injek yaaah’

    Sayang banget ya, kalo barang lain diinjak juga… kan kotor jadinya😀

  5. Walah…untung cuma sendal jepit..lha kalau diinjak beneran dan bobotnya yang menginjak di atas 60 kg, bisa-bisa barangnya langsung rusak….hehehe

    Hehe… belum diinjak aja sudah mulai eror deh printernya😦

  6. wah sukur aku tidak mengenal budaya itu ….
    tapi yang jelas, meski mungkin budaya ini untuk “bergurau” atau menunjukkan “keakraban” tapi ngak usalah …. dikuatirkan ada nada “iri” karena teman punya hal yang baru ….
    okelah, idenya menarik juga heeeee

  7. Hohohohoho😀

    Kalo kaki nya yang baru diinjak ga ya Mbak (ngaco he he he)

    Hmm,,, iya sich, sampe kuliah juga, ada tuwh temenku yang sepatunya baru langsung jadi rebutan buat diinjak2 he he

    Salam Mbak, Maaf sudah lama tidak blogwalking euy

    Salam semangat selalu

  8. Jiahhhhhhhhhhh,,, Fina sangat kreatif ya kak, hahaha…
    yupz, nginjak ini sebagai stempel tanda sah sebagai barang baru kak, malah kadang sengaja minta diinjak lho, hahhaha,,

  9. ha ha ha..
    aya aya wae,sampai segitu nginjeknya xixii

    iyah masih sampai sekarang,kalu ada yang pake sepatu baru pasti diinjak..

    udah sebatas sepatu ajah,kalu baju palingan bilang,cieeee..baju baru neeh yeee..😀

    tapi kalu kompie enggak🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s