Memanjat Pohon

Memanjat pohon???

Wah… itu sih kita banget kan…?🙂

Sebenarnya waktu aku kecil aku cukup sering memanjat pohon, terutama pohon-pohon buah yang tidak terlalu tinggi dan banyak tumbuh di hutan belakang SD-ku. Namun permasalahannya adalah, selain aku takut dengan ulat bulu, aku juga takut TURUN😯

Kadang aku hampir menangis (dalam hati) dan kebingungan bagaimana cara untuk turun. Apakah harus langsung loncat, atau bagaimana? Jujur saja, aku bukan ahlinya untuk turun dari pohon. Namun alhamdulillah, aku belum pernah terjatuh saat turun dari pohon:mrgreen:

Hingga sekarang aku merasa terkagum-kagum dengan orang yang jago memanjat pohon, terutama pohon kelapa. Seperti saat aku jalan-jalan ke daerah pesisir beberapa pekan yang lalu, aku memperhatikan cara orang memanjat kelapa.

Memanjat kelapa

Subhanallah, pohon kelapa yang tak bercabang dan tinggi banget itu bisa dipanjat dengan mudah. Memang sih, di batang pohon kelapa itu ada lekukan-lekukan kecil yang dibuat dengan parang sebagai tempat untuk pijakan kaki, namun hanya orang-orang tertentu saja yang bisa dan berani memanjat pohon kelapa😀

Kukira buah kelapanya dilempar ke bawah satu persatu. Dengan teknik tertentu menggunakan tali, setandan kelapa dapat dihantarkan ke tanah dengan selamat sentosa😀

-oOo-

Seperti halnya banyak kejadian dalam hidup kita, memanjat pohon inipun dapat menjadi hal yang traumatis bagi kita. Misalnya saja karena terjatuh, disengat tawon, atau terkena ulat bulu, membuat kita jera untuk memanjat lagi.

Salah seorang temanku, cowok, tak berani lagi memanjat pohon hingga sekarang. Dulu ia pernah terjatuh dari pohon saat masih kecil. Kejadiannya sangat mengenaskan. Saat ia bergelantungan di dahan, seorang temannya yang berada di atas pohon perlahan-lahan melepaskan satu persatu jemari temanku itu. Alhasil diapun terjatuh dan mendapatkan patah tulang lengan.

Bagaimana dengan Sahabat?  Masih suka memanjat-manjat?

Atau memiliki pengalaman traumatis juga?

41 thoughts on “Memanjat Pohon

  1. Selamat malam…
    Akhirnya aku bisa pertamax di sini…😀

    Kalau sampai sekarang mba masih terkagum-kagum liat orang manjat pohon, kalau ketemu aku pasti mba juga akan terkagum-kagum ….👿

    aku paling seneng naik pohon kelapa, metik kelapa muda di atas…, menikmati kicauan burung dari deket… angin yang semilir…

    salam dari http://ahsanfile.wordpress.com

    • Hohoho… ternyata ada ahlinya datang😀
      Awas ya, kalo kelapanya nggak dibagi-bagi:mrgreen:
      Sebenarnya aku malah takut dekat-dekat pohon kelapa, kadang banyak ulat bulunya🙄

    • No hope dah kalo ulat bulu,
      setauku ulat bulu jarang yang dipohon kelapa…

      Kalau aku takut dibawah pohon kelapa itu takut kejatuhan buahnya yang udah tua…

  2. (Maaf) izin mengamankan KEEMPAX dulu. Boleh, kan?!
    Saya masih suka panjat memanjat, Mbak. Mulai pohon jambu sampai pohon mangga. Bahkan panjat tebing.
    Yang enggak mungkin dua dulu, deh; panjat pinang sama panjat kelapa.
    *Emang yang dipanjat kelapanya atau pohonnya, sih?

  3. Maaf mba, jangan suruh sayah manjat yah. plis.😀

    yang bikin saya angkat jempol adalah orang yg manjat pohon kelapa, ditengah hujan petir. (saya pernah liat).
    Mungkin inilah yang dinamakan dengan pemanjat berani mati.🙂

  4. wah, bunda kalau disuruh manjat pohon sekarang, yg ada pohonnya pada tumbang dan patah2 krn keberatan …hahaha…😀😀

    seingat bunda sih, terakhir manjat pohon, masih SD deh, sama teman2 dulu paling suka makan jambu air atau belimbing diatas pohon ( kalah deh monyet😀 )
    salam

  5. Segala sesuatu serahkan sama ahlinya, termasuk dalam urusan manjat. Jika anda enggak punya bakat, eh jangan nekat. Sebab jika masih aja nekat manjat.. jika jatuh wuih bisa ringsek tuh pantat..

  6. Memanjat pohon? Wow..kren…aku juga waktu kecil sering memanjat pohon, maklum anak desa yang kanan-kirinya banyak tumbuh pohon. Dikalangan anak desa seperti saya ini, nggak bisa manjat pohon dianggap anak lemah, manja dan bukan cowoklah. Jadi mau gak mau harus manjat pohon walopun awalnya takut. Manjat pohon ada filosofinya loh buat para pejabat-pejabat. Kalo bisa naik maka harus bisa turun….he he he

  7. Salam mbak kaakin,
    postinganya pasti mbak kaakin abis deh ….

    mbk panjat pohon pas masa kanak2 itu tradisi di Indonesia LHo mbak yang kagak mesti ada di negara lain… di amerika misalnya anak kecilnya gakpernah panjat pohon. Tetik dulu paling jago panjat pohon…

    Paling berani pokok dah >_<

  8. gilaaa….memanjat pohon kelapa…
    apa ga takut kejatuhan kelapa nya itu…
    gimana kalau ampe kena angin kenceeng….
    ga kebayang deh..brani manjat pohon ampe pucuk nya hehheee

  9. Alah bisa karena biasa, memanjat pohon kelapa karena sudah menjadi kebiasaan dan mata pencahariannya kan yank. Coba dia suruh ikut KUMAT, pasti gak sanggup.

    Saya pernah jatuh dari pohon mangga, lumayan cedera ringan pada tungkai.
    Ati2 kalau manjat pohon dan perhatikan pakaian lho, jangan pakain rok.

    Salam sayank selalu dari Surabaya

  10. kalo kelapa saya gak berani, kalo jambu, mangga. jago waktu ekcil. jatoh pernah mbak, patah tangkai pohon yg saya injak, wkakakakak…guling2 ngilu pantat…:D

  11. Ayah ibu sangat protektif terhadap anak-anaknya, akibatnya saya tumbuh jadi anak baik, tak nakal, tapi juga nggak bisa apa-apa….tak bisa memanjat pohon.

    Setelah bekerja, ternyata harus ikut outbound..memanjat tebing, menyelam, memanjat tali dari pohon ke pohon..duhh serem banget, syukurlah bisa mengatasi semua itu, walau pakai jatuh bangun. Tapi temanku ada yang pucat pasi karena ketakutan. Jadi, sebagai orangtua, kita malah harus melatih anak…jangan melarang, namun kita ikut mendampingi.

  12. Kalau pohon jambu saja sih saya masih berani …

    Kalau manjat kelapa ???
    aaarrrggghhh … nyerah weiceh …
    saya takut ketinggian

    hehehe

    salam saya Kak

  13. aduh aku gak berani deh manjat2 gitu,aku takut ketinggian kin ,suka keringat dingin sendiri kalau di tempat terlalu tinggi soalnya

    waktu kecil gak suka main panjat2an,sukanya main galasin sama tak benteng dan tak umpet hehehehe😀

  14. Wah… ini hobby aku sejak kecil, kalau cuma panjat pohon kelapa, akulah jagonya, maklum anak desa, temen-temen yang pingin belajar manjat pohon kelapa, bahkan bisa panjat 2 pohon tanpa turun terlebih dahulu, langsung loncat kayak tupai gitu….wah.. asyik yah ..? cepet hub aku

  15. Saya Juga Pernah jatuh dari pohon jambu klutuk Pas Masi SD gara gara sala injak dan saja jatuh tulang belakang kena pagar kayu Dan Blakang saya jadi Biru untung saja Tidak Patah Huhh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s