Suku Cia-cia Mengadopsi Huruf Korea (Han-geul)

Majalah KOREA Bulan Oktober telah tiba di rumahku. Apakah Sahabat sudah ada yang berlangganan? Bila belum, bagi yang tertarik silakan kunjungi korea.net untuk berlangganan majalah berbahasa Inggris ini secara gratis dan langsung dikirim dari Korea Selatan. 

Saat majalah KOREA ini kubuka-buka, ternyata pada halaman 14-15 membahas tentang kesuksesan pertama Korea dalam mengekspor hurufnya (han-geul). Sasaran pertamanya adalah suku Cia-cia yang tidak memiliki huruf sendiri untuk menuliskan bahasa Cia-cia.

Mungkin beberapa diatara Sahabat ada yang sudah pernah membaca hal ini, karena Yani pernah menuliskannya disini.

Sampul buku teks Bahasa Cia-cia

Suku Cia-cia yang merupakan suku terbesar di Pulau Buton, Sulawesi, kini telah mulai menggunakan huruf Korea dalam penulisan bahasa mereka. Kurikulum baru pengajaran Han-geul mulai diberikan di sekolah-sekolah lokal, bahkan ada nama jalan yang ditulis dalam han-geul, dibawah tulisan yang menggunakan alfabet.

Rupanya ambisi Korea dalam memperkenalkan negara dan budayanya, tidak berhenti sampai disini. Mereka masih mengharapkan ada suku lain dan negara lain yang akan mengadopsi han-geul.

Hmmm… Kini sebagian besar pelajar di Pulau Buton dapat menuliskan nama mereka dengan menggunakan Han-geul.

Apakah Sahabat juga berminat untuk mempelajari Han-geul  :)

74 thoughts on “Suku Cia-cia Mengadopsi Huruf Korea (Han-geul)

  1. Suku Cia-cia yang merupakan suku terbesar di Pulau Buton, Sulawesi, kini telah mulai menggunakan huruf Korea dalam penulisan bahasa mereka.

    kakaakin … bagaimana dgn tulisan dan bahasa Indonesia kita?

    • Nggak ada hubungan sejarah.
      Bahasa daerah, bila tidak dilestarikan, lambat laun akan punah. Hal ini dikeluhkan oleh suku Cia-cia. Pihak Korea mengetahui hal ini, lalu menawarkan kepada suku Cia-cia untuk mengunakan/mengadopsi huruf Korea dalam penulisan bahasa mereka.
      Jadi, kurikulum di sekolah ditambahkan pelajaran bahasa Cia-cia dengan menggunakan huruf Korea😀

    • Bener banget, Mas… Korea gencar banget memperkenalkan budayanya ke luar negri, sampai-sampai huruf mereka juga ditawarkan. Majalah KOREA juga gratis dari Kementrian Pariwisata dan Budaya Korea.
      Mungkinkan Indonesia bisa memperkenalkan budayanya sedemikian rupa??

  2. korea memang selalu inovatif dan gencar dalam promosi teknologi sampai budaya, sampai untuk han geul aja sukses diadopsi suku cia-cia. Mamah suka yang bau-bau korea khusus untuk movie, drama atau beriat artisnya, jadi gak sampai tulisannya sih.

    • Kurang ngerti sih, Mbak…
      Katanya sih suku-suku sekitar situ ada juga yang mengadopsi huruf arab untuk bahasa daerahnya. Suku Cia-cia ini yang secara resmi bekerja sama dengan pihak Korea.

  3. Han geul memang praktis ya, pernah sekilas numpang baca2 buku belajar tulisan korea di gramed, tiap huruf ada lambangnya sendiri, nggak ribet ngafalin karakter spt cina dan jepang, makanya mungkin jadi gampang diterima suku cia-cia. Ulas lebih detail dikit kin, jadi pengen tau.

  4. Teknik yg dipakai Korea memang pintar,, mereka yang pernah bekerja dengan korea akan tahu, kalo diawal2 mereka joint venture dgn Indonesia di tempat kerja karyawannya dilarang berkomunikasi dgn bhs Inggris, tetapi mereka yang belajar bhs Indonesia,jadi komunikasi dengan kita bhs Indonesia, mrk ngobrol dgn sesamanya bhs korea, karyawan sok idealisme kyak sy, ogah belajar bahasa mereka, padahal apa susahnya yaa, memanfaatkan spti mereka, synya aja yang ga mudeng kali yaa😀

  5. Denuzz pun dengan senang hati ingin belajar bahasa korea …
    soalnya kepengen ketemu jang geun suk, kim bum,lee min ho, kim joong, park shin hye … kan mereka gak bisa bahasa palembang … hehe

    Salam BURUNG HANTU

  6. Saya pernah ke korea tepatnya di seoul, semua orang disana sangat fashionable. Namun yang bisa bahasa inggris juga jarang, bahasanya susah juga (emang ga’ bisa bahasa korea) hehehe…

    Salam kenal

  7. Assalaamu’alaikum Kakaakin…

    Satu perkembangan bahasa yang menakjubkan. Jarak yang jauh namun mampu mengeksport bahasanya ke benua Indonesia. Serasa satu kerugian yang besar jika tulisan asli sendiri tiada sehingga terpaksa meminjam tulisan orang lain. itu daro aspek kontranya.

    Dalam aspek pronya pula, perkembangan bahasa dan budaya terbentuk dengan cepat dan memberi peluang kepada manusia dalam lingkungan tersebut untuk berubah. satu kepintaran yang luar biasa.

    Salam mesra dari saya di Sarikei, Sarawak.

  8. wah..kalau suku cia-cia belajar tulisan korea dengan tujuan untuk menambah kemahiran berbahasa, disamping bahasa Indonesia..saya sih menyabutnya dengan gembira Kak

    Tapi jika dengan maksud untuk menjadikannya sebagai media hurup untuk menuliskan bahasa daerah buton .. saya koq ya jadi khawatir..

    Saya pernah membaca (maaf saya lupa link nya) bahwa pernah ditemukan manuskrip tentang penyebaran Islam di daerah Buton, yang ditulis dalam bahasa Buton dan menggunakan hurup arab gundul.Dan itu terjadi sekitar abad 16.

    Seandainya boleh memilih, sepertinya lebih baik mengajarkan penggunaan hurup arab gundul kepada penduduk buton🙂

  9. salam kenal kak..
    wah sepertinya saya senasib dengan shizukawa (salam kenal jg ya..^_^). saya jg dah dftar lewat internet bbrp bulan lalu tp mpe skrg gak da kiriman sama sekali..>.<..

    untuk suku cia-cia jgn mpe melupakan kebudayaan indonesia..

  10. […] Ada orang asing menerbitkan buku dalam bahasa Batak,  he….he…. jadi malu …buku pelajaran surat Batak sudah kumiliki beberapa lama, tetapi belum sempat juga dipelajari, aku malah lebih dulu belajar menulis dan membaca huruf Korea (Han-geul), sekedar ingin tahu. Inilah pengaruh virus Korea yang melandaku …..he..he…. Tetapi suku Cia-cia di pulau Buton,  Sulawesi memakai Han-geul untuk menuliskan bahasanya bukan karena keranjingan drama Korea, tetapi karena mereka tidak punya aksara ( sumber : Kakaakin) […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s