Seputar Keluarga

Pendokumentasian tindakan keperawatan

Prinsip saat bekerja di UGD: manfaatkanlah waktu luang sebaik mungkin, karena terkadang di saat-saat padat bahkan segelas airpun tak sempat diminum.

Hehe.. itu sih prinsip karanganku sendiri. Nah, di tempat kerjaku biasanya waktu luang yang ada kami gunakan untuk ngobrol sambil ngemil😀 Kadang tangan kami gunakan juga untuk melipat kassa atau menggulung kapas.

Obrolan yang paling sering muncul adalah tentang keluarga. Hanya tinggal beberapa orang pegawai yang belum menikah, termasuk diriku. Jadi aku lebih sering jadi pendengar yang baik, menyerap perkataan mereka sedikit demi sedikit, meskipun dari segi usia aku lebih tua dari mereka. Tentu saja pembicaraan yang sering terjadi antara aku dan rekan kerja wanita.

Perilaku suami tak luput dari pembicaraan. Sejauh masih dalam batas kewajaran, aku dengan senang hati mendengarnya. Misalnya saja tentang menu makanan kesukaan suami mereka, atau kesediaan suami mereka mengantar istri ke tempat kerja. Maklum saja, tempat kerjaku jauh berada di tepi kota.

Ada keluhan salah seorang temanku yang membuatku tertawa,

“Tadi suamiku nggak menawarkan diri untuk mengantarku, padahal langit lagi mendung. Jadinya aku berangkat sendiri aja, naik motor” katanya sambil manyun😀

Hehe… mungkin temanku yang satu ini mengharapkan suaminya berinisiatif untuk mengantarnya tanpa diminta. Ye… Mbok ya ngomong dong…:mrgreen:

Obrolan lainnya adalah seputar anak. Banyak sekali ilmu yang telah mereka dapatkan selama memiliki anak. Misalnya saja cara mengatur supaya anak tidak jajan sembarangan, temanku sering membuat cemilan di rumahnya. Namun tak jarang juga terdengar keluhan mereka, yaitu sangat berat berpisah dengan anak-anak mereka apalagi jika harus jaga malam. Yang sangat menyedihkan adalah saat akan berangkat kerja, beberapa dari mereka harus bersembunyi dulu dari anaknya supaya si anak tidak melihat keberangkatan ibunya. Hmm… dilema wanita bekerja…

Sempat bertanya-tanya dalam hati, entar kalo aku punya keluarga sendiri, aku bakal gimana ya??😀

Bismillah… tawakkal aja… dan tentu saja berusaha melakukan yang terbaik nantinya… ya kan…😀

I said… Yes, I do…:mrgreen:

35 thoughts on “Seputar Keluarga

  1. pembicaraan hangat yg terjadi di kantor saya akhir2 ini kepusingan org tua dlm mencarikan sekolah utk anak2nya, tentu sj diskusi seru ttg piala dunia😀

  2. di kantor saya selalu sepi, tak ada percakapan macam gitu..
    paLing pas jam istirahat..
    semua konsen ke kerjaan, coz kerjaanya ga bisa diseLa…

    Wow, serius amat ya…😀

  3. dulu hampir 15 tahun saya selalu bertugas pada tempat yg isinya cowok muku..sekarang saya bertugas ditempat yg hampir semua ibu2..bahan pembicaraan jadi berubah drastis

    curhat tentang keluarga memang kadang perlu krn bisa saling mengambil pelajaran dari pengalaman sahabat asal jangan kebablasan..jadi gosip

    sabar aja kakak…jika sudah berumah tangga pasti akan berjalan dengans endirinya..insya Allah lancar2 saja
    🙂

    Memang kadang ibu2 itu senang juga ngomong yang aneh2… hiii… diriku kan masih anak kecil… hehe… Mending menjauh aja😀

  4. Belajar dari pengalaman orang lain memang baik Kakaakin. Jadi pendengar yang baik dan menyerap semua pengalaman mungkin ada baiknya suatu saat nanti.

    Mudah2an suatu saat nanti kakaakin bisa memaknai semua pengalaman mereka dengan baik.

    Insya Allah, mengambil yang baik, membuang yang buruk😀

  5. Wah kayaknya kalo Mbak Akin udah siap nih melangkah ke jenjang itu…abis udah berguru ke banyak teman seruangan, mestinya bekalnya udah cukup tuh….^^

    Semestinya sih begitu… *sambil manggut2*
    hehe…:mrgreen:
    Insya Allah…

  6. semoga ada kehidupan yang lebih baik y kaka ^^ amiin🙂
    memang pembicaraan saat bekerja bisa membantu kita rileks tapi jangan kebanyakan nanti salah suntik pasien wkwkw

    Hehe… syukur deh, pasiennya bukan Ian:mrgreen:

  7. Manfaatkan pembicaraan untuk belajar. Jika sudah mengarah ke gosip segera alihkan ke pembicaraan yang postif dengan cara yang bijak.
    Soal keluarga kelak, achhhh…entar juga berjalan dengan sendirinya nduk.
    yang penting, niatkan menikah untuk ibadah agar barokah, mendapat ridho dan langgeng-lestari. Amin

    salam hangat dari Surabaya

    Iya ya, Pakdhe… Mesti menyelami niatan awalnya: Ibadah pada Allah Ta’ala…
    Tengkiyu, Pakdhe🙂

  8. bunda yakin ketika nanti Kakaakin berkeluarga, akan menjadi keluarga yang bahagia lahir bathin, yang penting mendapatkan ridho dari NYA, dengan niat ibadah.
    kapan ya undangan resepsinya sampai ke bunda?🙂
    salam

    Pengennya sih segera, Bunda!😯
    Hehe…

  9. ada lagi kl ibu2 kumpul , ngomongin resep masakan
    trus besok2nya dibawain contohnya deh,
    enak…kenyang…

    Wah… yang kek gitu enak banget😀

  10. Sewaktu masih kerja di studio dulu, kalo ada waktu luang pasti kami manfaatkan untuk…tidur siang🙂

    Hehe… kalo tidur siang sih, kami mesti gantian, Mas🙂

  11. Pembicaraan Tentang Keluarga memang menyenangkan …
    kita bisa saling belajar satu sama lain …

    Yang tidak boleh nimbrung adalah …
    jika pembicaraan sudah menjurus kepada … masalah kasak-kusuk … gosip … dan yang sejenisnya …
    nanti jadi bergunjing jadinya …

    salam saya Kakaakin

    Hiks.. bener banget nih, Om… sangat sulit untuk tidak membicarakan si Bos😯

  12. ‘Temen’ Kutu yang sekarang lagi co-ass juga kayak gitu Mbak klo jaga, kadang2 jam 2 pagi masih sms saking2nya gak ada kerjaan. Tapi klo lagi banyak pasien y sms juga sih walau cuma bilang klo dia kecapekan ^^

    Berbicara tentang temennya Mbak, Kutu juga bingung deh … cowok kan bukan pembaca pikiran kayak Romy Rafael or pesulap2 gt, kita cuma manusia biasa yang butuh dikasih tahu, speak up lah🙂

    Waktu itu yang lain menimpali “Laki2 itu memang kek gitu… mut-mutan… kalo lagi pengen nganter, biar gak diminta juga langsung nganter😀 “

  13. Ada memang anak-anak yang menangis saat ibunya berangkat bekerja, anehnya jarang atau nyaris tak pernah terjadi jika bapak yang berangkat.

    Kebetulan anakku tak pernah mengalami seperti itu, kuncinya anak diajak mengobrol, jelaskan bahwa ibu bekerja untuk kepentingan anak-anak juga, tapi sore ibu akan pulang. Terkadang sedih jika harus pulang malam atau pergi ke luar kota, tapi si sulung selalu menyemangatiku…apalagi saat saya harus masuk pendidikan dan tidur di asrama, dia dengan tenangnya (umur 4 tahun)..”Ibu ga usah kawatir, nanti adik aku temani. Ibu belajar aja yang rajin biar dapat nilai bagus.”

    Teman2 saya merasa sedih karena harus sering berpisah dengan anak2 mereka, terutama saat sedang jaga malam, Bu…

  14. Klo di sekolah Meli….dari soal anak-anak (siswa) dan hamil, melahirkan/ menjadi ibu….Seru….Kisah yang berharga dan sayang untuk dilewatkan,Mbak ^^

    Banyak pelajaran yang bisa diambil ya, Mel😀

  15. Di ktr, memang banyak sekali pembicaraan yang kadang kala malah ngalor ngidul sifatnya. Tapi dari ngalor ngidul itu terkadang ada informasi bermanfaat yang kita perolehi utk selanjutnya dpt kita tetapkan dalam keseharian kita.

    Banyak tips2 kehidupan yang terselip dalam pembicaran di tempat kerja ya, Fan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s