Kesehatan Itu Mahal

Saat akan berangkat ke Jakarta beberapa hari yang lalu, telah kurasakan agak radang di hidungku. Sepertinya akan terserang pilek. Kucoba berikhtiar dengan meminum vitamin, namun akhirnya terserang jua. Hidungku tidak meler, namun langsung mampet dan telingaku terasa buntu.

Saat di pesawat aku sempat mengalami penurunan pendengaran akibat telinga yang buntu ditambah perubahan tekanan di kabin. Aku istigfar dan berdo’a semoga pendengaranku tidak mengalami masalah. Bayangkan bila Allah mencabut nikmat pendengaran…

Tiga hari di kota ini, menemani seorang ibu dan putranya ke tempat-tempat wisata sementara suaminya sedang ikutan raker, menjadi “nanny” seorang anak usia 5 tahun yang ibunya juga sedang raker, rupanya tak membantu hidungku😀 Hembusan AC yang dingin menusuk, di kamar maupun di taksi, bikin tambah buntu😦 Eh… kini radangnya udah turun sampe tenggorokan, plus batuk segala. Alhamdulillah nggak pake demam segala. Tapi suaraku nih… jadi bindeng dan aneh:mrgreen:

Karena aku nggak tau dimana bisa mendapatkan obat, jadinya aku coba pergi ke house clinic hotel tempatku menginap. Awalnya nanya ke security, katanya nggak kena charge. Namun stelah diperiksa oleh perawat yang ada di kinik itu dan diberi beberapa macam obat, aku harus membayar sejumlah Rp 302.000,-. Wow😯 Gedubrakkk!!!

Jumlah yang sangat besar itu membuatku terkaget-kaget. Akhirnya aku menggunakan jurus yang biasa digunakan pasien saat duitnya nggak cukup untuk menebus obat. Ya… kali ini aku adalah pasien😀

“Mbak, obatnya minta separoh aja” ujarku sambil tertawa dalam hati. Aku diminta untuk membayar Rp 175.000,- setelah obatnya dikurangi. Ya Allah, hanya karena radang aku harus membayar jumlah yang cukup besar. Jika di tempat kerjaku, jumlah segitu bisa digunakan hingga 4 orang pasien dengan keluhan yang sama denganku dan obat yang lengkap.😦

Tapi tak mengapalah… Semoga hidung, telinga dan tenggorokan serta suaraku bisa kembali normal.😀

___________________________________

Sekarang minum obat, trus istirahat. Save energy for tomorrow, to meet some friends. Insya Allah…😀

19 thoughts on “Kesehatan Itu Mahal

  1. Beli obat radang tenggorokan aja udah 300 ribuan!!! Jangan-jangan perut mual atau kepala pusing dikarenakan masuk angin tarifnya kurang lebih segitu!! Oh, Tuhan! Ternyata sakitnya orang kota mahal, ya!

  2. Memang mahal biaya obat sekarang…bahkan jika ke dokter 24 jam dan obatnya generik….jika batuk dan demam, rata2 saya juga menghabiskan segitu.Kalau bisa ke Puskesmas, obatnya juga sama…..namun harga lebih murah.

    Lho! Kakaakin sebetulnya tinggal dimana? Saya pikir di Jakarta, karena Didot ngajak ketemuan dan di Jakarta Selatan…
    Btw, makasih ya telah berkunjung ke blogku

  3. selamat pagi.

    waduh, mahal sekali. (-_-)

    kalo naik pesawat kan memang biasanya telinga jadi agak keganggu, efek dari ketinggian.
    kalo gak salah gitu.

    terima kasih dan mohon maaf😮

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s