Menyelamatkan Durian

Rasanya belum lama aku membuat beberapa postingan tentang buah karena waktu itu sedang musim buah di kotaku, sekarang posting tentang buah lagi deh. Kali ini tentang durian yang gede banget, yaitu durian monthong.

Gambar pinjam dari sini.

Kini di kotaku sedang banyak tersebar pedagang durian monthong. Kisaran harganya sekitar Rp 30 ribuan perkilonya. Meski terhitung mahal, namun tampak banyak juga pembelinya. Tampaknya durian yang berasal dari Thailand ini memiliki posisi kelas yang lebih dibanding durian lokal, padahal menurutku rasanya lebih enak durian lokal😛

Beberapa hari yang lalu, omku membeli sebuah durian monthong di supermarket. Saat di rumah, kulihat durian itu teronggok saja dalam wadah di dapur. Sepertinya baru termakan sebiji isinya. Saat kucoba mencicipi, pantas saja durian ini agak terabaikan karena rasanya yang kurang enak, dan agak hambar. Sepertinya durian yang dibeli omku ini karbitan deh (hehe… ini sih asal-asalan pendapatku aja).😀

Kulihat label harga yang ada pada tangkai durian itu, harganya hampir Rp 100 ribu, wow… lumayan mahal ya. Eman-eman banget kalau harus terbuang begitu saja, karena akupun tak suka rasanya.

Akhirnya duriannya diambil isinya, kemudian ditaruh di wadah dan disimpan dalam kulkas  hingga masa yang belu dipastikan *lebay*:mrgreen:

Untung saja keesokan harinya aku teringat waktu dulu aku jalan-jalan ke Bandung, aku pernah mencicipi es durian. Waktu itu es dijual dalam gelas plastik. Sebutir durian dimasukkan dalam gelas, kemudian ditambahkan es puter, trus ditambah susu kental manis nggak ya? *lupa*. Yang kuingat waktu itu aku beli sampai beberapa gelas, sambil menunggu teman-teman yang sedang belanja di Cihampelas😀

Lah, di rumah gak ada es puter. Mau beli es krim, entar pengeluaran nambah banyak. Akhirnya aku ada ide💡 Sebutir durian monthong kumasukkan dalam gelas, ditambah es batu yang dipecahin kecil-kecil, trus ditambah susu kental manis, lebih banyak susunya lebih enak. Lumayaann… jadi es durian deh😀 (karena terlalu semangat, gak sempat dipoto esnya)

Tanteku bersyukur banget, karena akhirnya ada cara untuk menikmati durian itu, daripada mesti terbuang percuma😀

-oOo-

Maaph, postingan ini bukan bermaksud ‘ngecein’ orang yang lagi kangen sama durian:mrgreen:

55 thoughts on “Menyelamatkan Durian

  1. hihihi,anehnya laki2 dalam keluargaku semuanya gak ada yg suka durian kin😛

    sedangkan para wanitanya doyan abis hahaha:mrgreen:

    awas kebanyakan bisa mabok lho🙄

  2. Salam kakaakin yang cantik… Lama tidak bersua… akhirnya bisa berkunjung lagi. Sayang sang ayah tidak bisa makan durian, sehingga bunda juga harus rela tidak menikmati durian…. Bisa juga idenya sehingga durian bisa terselamatkan….

  3. betul bro, durian montong makin merajalela. knp ya pada seneng? pdhl rasanya ga jauh2 amat ma duren lokal? mahal lagi. ckckck
    apa karna gengsi?

  4. wah enak tuh es duriannya, saya jadi pengen ke bandung… ada es durian yang enak… (beda jenis dengan es krim durian yang dijual di cihampelas tapi cara bikinnya malah mirip yang dipraktekin mbak)

    • Hahaha… saya jadi ingat pas lagi nginap di Ibis mangga dua bersama teman2 saya di tempat kerja yang dulu, kami di tegur security karena bawa durian ke hotel, penghuni lain juga pada komplen😀
      Maklum, orang kampung:mrgreen:

  5. Saya kenyang akan duren ketika dinas di Palembang lho yank.
    Kalau di Balikpapan ada buah lae namanya-mirip durian juga.

    Salam hangat dari BlogCamp yang saat ini sedang menggelar acara ” Ungkapkan Opini Anda” dalam rangka menyambut 1st BlogCamp’s Anniversary.
    Silahkan bergabung di BlogCamp dan raihlah hadiah yang menarik.

  6. Kalau saya suka pusing mencium bau durian, tapi saya pernah melihat kalau orang habis makan durian itu minum air yang ditaruh di bekas kulit durian itu bisa menghilangkan baunya🙂

  7. kin di sini lagi diskon montong, 12 ribu sekilo,
    mungkin krn lg banjir duren ya
    tp aku g pengen, lebih suka durian lokal, rasanya lebih enak ada pait2nya dikit,

    hidup durian lokal he..he..
    (niatnya sih nggak pengen beli buah yg impor)

  8. kemarin lewat jalan slamet riyadi
    emang banyak durian monthong dijual disana

    tapi kami sekeluarga emang ga terlalu suka durian
    jadi santai aja hehehe

    cerita ttg es durian
    jadi ingat almarhum Abah, beliau suka sekali es durian🙂

  9. mbak akin, ini mah udah termasuk ngecein orang yang kangen durian he..he..lama nian gak makan durian semenjak setelah peristiwa mabuk durian tahun lalu.

  10. oalah, itu toh maksudnya diselamatin.

    emang apes dah kalo dapat durian yg gak oke.

    btw, kemarin saya juga habis pesta durian montong sekeluarga. mehehehe😛

    terima kasih dan mohon maaf😮

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s