Vending Machine di Samarinda

Jaman memang cepat sekali berubahnya. Tuntutan gaya hidup yang lebih praktis sangat susah untuk dibendung. Salah satu contohnya adalah vending machine. Seperti yang telah kita ketahui, vending machine adalah mesin penjual otomatis yang biasanya menjual aneka barang antara lain, minuman, makanan dan rokok. Negara terbesar pengguna vending machine adalah Amerika dan Jepang, namun telah banyak juga negara-negara lain yang menggunakan mesin ini. Di Jepang bahkan mengembangkan vending machine yang menjual makanan hangat khas Jepang, misalnya sejenis bola-bola daging lengkap dengan kuahnya, dalam kemasan kaleng.

Indonesiapun tak luput dari rambahan vending machine, terutama di Jakarta selaku ibukota negara. Di beberapa lokasi strategis ditempatkan mesin ini. Mungkin ada diantara Sahabat yang pernah memanfaatkan mesin ini🙂 Cara penggunaan mesin ini bermacam-macam. Yang jelas, pada setiap mesin selalu dipajang caranya. Ada yang dengan cara memasukkan uang atau sejenis kupon.

Saat aku ke Lembuswana Mall hari ini, di dekat pintu selatan aku melihat sebuah benda mirip kulkas display minuman yang bagian pintunya berupa kaca transparan, namun yang ini lebih besar dengan tombol-tombol di sisi kanan. Waahh… aku takjub, ternyata di Samarinda ada vending machine juga!!😯 Wow!!! Entah mungkin aku yang baru lihat, atau memang mesin ini telah lama terpajang disini🙂 Atau mungkin saja di tempat lain di Samarinda telah ada juga mesin sejenis??

Vending machine dari coca cola grup rupanya🙂

Sepintas kubaca cara pembelian minuman di mesin itu adalah dengan cara memasukkan kupon melalui lubang yang disediakan, kemudian tekan nomor minuman yang kita inginkan. Kupon dapat dibeli di kios yang ada disamping mesin ini, harga kupon sama  harganya dengan minumannya.

Yang membuatku tertawa dalam hati adalah, mesin ini aneh. Ngapain juga pake vending machine segala, rada lebay deh, padahal kulkas saja udah cukup. Toh sama saja, mesti bayar juga pada penjaga kios tersebut. Bedanya, kalo pake kulkas, minuman diambil setelah itu langsung dibayar, sedangkan kalo pake mesin ini, mesti beli kupon dulu ke kios, kemudian kupon dimasukkan ke mesin, lalu pencet-pencet tombol dan akhirnya keluar deh minuman yang kita inginkan… Hmm… sami mawon…:mrgreen:

Berbeda halnya bila jenis vending machine yang cara pembayarannya langsung memasukkan uang ke dalam mesin tersebut, jadi nggak pake beli kupon segala🙂 Tapi entahlah… Tentu saja pihak pedagang telah mempertimbangkan plus minusnya penggunaan mesin ini🙂

Menurutku pribadi, kehadiran vending machine di Samarinda masih belum waktunya, hehe… Apalagi vending machine pertama yang kulihat ini berada hanya beberapa meter dari supermarket yang menjual lebih beraneka macam minuman dingin🙂 Bisa-bisa nggak laku-laku tuh minuman di vending machine, kasihan kan…:mrgreen:

Wallahua’lam…

53 thoughts on “Vending Machine di Samarinda

  1. Barusan gugling… ternyata di tempat lain di Samarinda juga udah ada mesin kek ginian… hehehe… Baru tahu diriku…😳😳😳

  2. Masih lumayan juga ada yg jaga kasir, soalnya 1 dari 10 pembelian pake mesin sejenis itu di Jkt, selalu saja ada yg macet atau error, terutama mesin yg jual aneka kopi, pencet kopi mocca eeh… yg keluar kopi item. jadi masih bisa komplain ke kasir he he,..

  3. wahh benar2 repot ya kin kalo beli kupon lagi..:( jadi ribet gitu …..

    kalo di luar biasanya terletak di bus stop atau terminal yang gak ada penjual lain.. jadi benar2 berguna..

    tapi keren juga tuh…🙂

  4. mestinya itu bukan kupon tapi uang cash,tapi ya itu tadi ,mungkin takut diakal2in sama orang sih,tau sendiri disini budayanya masih belum bisa dipercaya,telepon koin aja koinnya dipakein tali kan? hehehehe😛

  5. wah…itu bukti perkembangan teknologi mbak…
    tapi teknologi emang terkadang malah bikin ribet..

    “tiap diriku melihat profil picture mu diblog sahabat yang lain, membuat ku rindu tuk berkunjung kerumah mu nan ramah ini
    tapi apa daya, terkadang cuma bisa jadi pembaca rahasia..
    kesibukan dunia nyata mengalihkan ku dari mu…
    maaf jarang berkunjung mbak…”

  6. di negeri ini yang begituan bisa bertahan berapa lama ya?
    soalnya di tempat umum itu rawan diusilin…
    banyak yang jahil
    salam sukses..

    sedj

  7. sering kuliat di halte baswei, tapi blm bisa qt sendiri yg ngambilnya, ada org kusus (pegawe dari coca cola)…
    padahal kan pengennya ngambil ndiri gtu😀

  8. kirain langsung pake koin atau uang beneran. Kalo beli kupon, kan same aje. Hehe…
    Mungkin masih sosialisasi kali ya, atau takut disalahgunakan trus cepet rusak.

  9. Salam Takzim
    Biasanya dengan mesin ini Lebih steril mbak, kalau pakai kulkas sudah terjamah dan tentunya dinginnya tetap terjaga, namun demikian ini suatu pemborosan juga kok mbak, karena dayanya jauh lebih besar dibanding kulkas. Selamat menikmati aja mbak karena ini sebuah teknologi
    Salam Takzim Batavusqu

  10. Wah… Samarinda sekarang menjadi kota yang sepertinya gaya berbelanja masyarakatnya mulai konsumtif. Lihat aja mal2 baru bermunculan. Dan yang bakalan nyusul adalah Mall di Jl. M Yamin. Dan Vending Machine itu seperti tonggak awal yang menadai maju pesatnya perkembangan kota Samarinda

  11. iya bener mbak..memang tidak efektif..saya juga mikir pas saya lihat vending machine yang ada di halte busway sudirman. ni caranya gimana si..kayanya iya pake kupon juga tapinya kan ribet malah g laku😀 kalo di luar ngeri sana mah pake uang koin ya. tapi kan uang koin di kita cuma buat ngasi ke polisi gopek😀

  12. vending machine seharusnya utk kepraktisan dan ini kok malah jd repot dgn hrs menukarkan kupon segala.
    kelihatannya negeri kita blm siap utk menggunakan mesin ini😦
    salam

  13. wah, saya yang di Surabaya aja baru tau mesin beginian…Belum pernah nemu sih, cuma pernah lihat di tayangan tipi saat masih bau kencur dulu..(sekarang bau apa ya…?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s