Mohon Do’anya ya…

Sebuah paku, sangatlah bermanfaat untuk memperkuat sambungan antar potongan kayu. Sebuah paku juga dapat digunakan untuk menggantung lukisan di dinding dll. Namun sebuah paku juga dapat membahayakan. Jika paku itu ada di jalan raya, biasanya akan melubangi ban kendaraan yang melindasnya. Tak terhitung telah berapa kali aku harus menyeret sepeda motorku menuju bengkel, akibat ban motorku tertusuk paku.

Bahaya lain dari sebuah paku adalah bila kaki kita terinjak paku. Rasa nyerinya pasti ada, penyakit tetanus pun membayang. Biasanya kita terinjak paku di kebun atau di dekat tumpukan kayu bekas bongkaran bangunan dll.

Tadi malam aku ke ruang ICU RSU AWS, untuk membesuk Pak Ridwan. Beliau adalah dosenku waktu aku kuliah, dulunya beliau adalah perawat di RS. Saat aku bekerja di kampus, beliau menjadi rekan kerjaku. Beliau di rawat di bagian isolasi ruang ICU karena mengalami tetanus. Awalnya aku kaget mendengar berita ini dua hari yang lalu. Bagaimana mungkin seorang perawat senior mengalami tetanus, akibat tertusuk paku😦

Gambar diatas kuambil dari bagian luar ruang isolasi. Tampak tubuh beliau dipasangi berbagai alat-alat medis. Entah berapa jenis cairan infus yang masuk ke tubuh beliau. Dan yang terpenting adalah terpasangnya ventilator untuk membantu beliau bernapas. Ruangan untuk pasien tetanus haruslah tenang dengan pencahayaan minimal.

Penyakit tetanus ini merupakan penyakit yang menginfeksi sistem syaraf dan otot. Tetanus sendiri artinya mengejang, diambil dari bahasa Yunani. Saat kejang biasanya punggung pasien melengkung keatas, rahang terkunci dan seluruh otot mengencang. Tetanus disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani yang banyak ditemukan di tanah, kotoran, dan di daerah pertanian. Masuknya bakteri tersebut ke dalam tubuh bisa jadi dari luka yang terkontaminasi tanah. (Sumber dari wiki)

Aku juga berbincang-bincang dengan istri Pak Ridwan tadi malam. Istri Pak Ridwan adalah seorang perawat juga. Kata beliau Pak Ridwan tertusuk paku saat bekerja di kebun, hari minggu tanggal 7 Maret yang lalu. Luka yang ada hanya dibersihkan Pak Ridwan dengan alkohol, tanpa suntikan vaksin tetanus. Beberapa hari esoknya Pak Ridwan masih dapat bekerja walaupun kaki agak nyeri sedikit. Namun pada hari Kamis akhirnya beliau mulai masuk RS dan kini dirawat di ICU.

Sebenarnya standar tindakan penanganan pada luka tertusuk paku adalah luka tusuk yang ada diperlebar, biasanya dengan cara melakukan sayatan silang (cross incisi) sesuai dengan kedalaman luka. Hal ini dilakukan mengingat sifat dari bakteri tetanus ini bersifat anaerob. Kemudian ke dalam luka di semprotkan H2O2 (perhidrol) agar bakteri yang mungkin ada terbawa keluar. Setelah itu luka dibersihkan dan diberi bethadin. Setelah luka selesai dikerjakan, pasien diberikan suntikan TT (Tetanus Toxoid) untuk mencegah tetanus. Semua tindakan ini bisa didapatkan di tempat pelayanan kesehatan seperti puskesmas, klinik dan rumah sakit.

Aku yakin dosenku itu sangat paham cara menangani luka tusuk ini, namun entah mungkin karena menganggap remeh atau mungkin karena beliau berharap takkan terjadi apa-apa karena saat tertusuk paku beliau sedang memakai sepatu boot, jadinya luka yang didapat mungkin saja tidak terlalu dalam. Entahlah…

Aku mohon dengan sangat, agar Sahabat turut mendoakan kesembuhan Pak Ridwan ya… Beliau adalah sosok yang tak terlupakan, sangat ramah dan religius. Setahuku dulu beliau selalu sholat dzuhur dan ashar tepat waktu di kantor. Beliau juga sangat rajin bercocok tanam di kebun belakang rumah beliau. Tak jarang beliau membawa hasil kebun ke kantor.

Tetanus memiliki angka kematian hingga 50 %, artinya jika ada 10 orang penderita tetanus, kemungkinan besar 5 dari 10 orang tersebut akan meninggal. Namun, Allah Ta’ala jualah yang menentukan segala-galanya. Dari yang kulihat, pihak keluarga juga memiliki coping yang baik dalam menghadapi musibah ini.

Semoga Allah Ta’ala memberikan kesembuhan pada Pak Ridwan… Amin.

43 thoughts on “Mohon Do’anya ya…

  1. saya ikut mendoakan semoha pak Ridwan segera diberikan kesembuhan dan dapat segera beraktifitas spt sedia kala.
    selama ini saya mengira klo tetanus itu diakibatkan oleh masuknya benda/besi berkarat ke dlm tubuh, nggak tahunya oleh bakteri Clostridium tetani.

    • Amin…
      Thanks ya, Pak.
      Masih banyak orang yang meremehkan tertusuk paku ini, sebenarnya tertusuk duri dan tusuk sate juga bisa menyebabkan tetanus🙂
      Gara2 si Clostridium tetani itu…

  2. wah, jadi lebih berhati-hati nih kalo tertusuk sesuatu…ternyata bukan dari besi yang berkarat saja toh…
    aku doa kan deh, moga pak Ridwan cepet sembuh ya, dan di angkat penyakitnya oleh Allah SWT

  3. semoga segera diberi kesembuhan untuk Pak Ridwan, kesembuhan yang tanpa sedikitpun meninggalkan rasa sakit. sekaligus menjadi pengingatan agar kita berhati-hati jika dalam kondisi luka.

  4. semoga Pak Ridwan diberikan kesembuhan oleh Allah swt.
    dan dpt beraktivitas kembali .
    Baru tau disini, kalau tetanus penyebabnya adalah bakteri, bunda kira krn kuman yg masuk dr paku atau benda yg berkarat.
    terimakasih utk sharingnya .
    salam

  5. Semoga beliau segera diberkan kesembuhan oleh Allah. Paku, kecil tapi bisa menjadi lantaran bahaya yang sangat besar

    Ini komentar asli dari Alamendah, bukan kek orang yang ngaku-ngaku sebagai alamendah dan menuliskan fitnah dan provokasi sebagaimana baru saya posting

  6. ikut berdoa deh,semoga lekas sehat kembali. sering denger tetanus sih,untung belum pernah ngalamin,jangan ampe deh amit2,mudah2an setelah baca ini gak bakalan sampai kena,sebelum terjangkit buru2 ke dokter atau puskesmas,makasih atas infonya soal tetanus ya:D

  7. Salam Takzim
    Semoga cepat sembuh kaka, agar bisa aktifitas kembali dosen kaka, oh iya terimakasih atas kunjungan di blog kang Alam saya berkaca-kaca dan merinding membacanya ka, Mudah-mudahan saya tidak terkena fitnah.
    Sekali lagi semoga lekas sembuh ya Allah.
    Salam Takzim Batavusqu

    • Subhanallah…
      Alhamdulillah bisa disembuhkan dari penyakit tetanus ini ya Pak…
      Saat ini Pak Ridwan terpasang ventilator dan diberi penenang dosis tinggi. Saat dokter mencoba menurunkan sedikit dosisnya, tubuh Pak Ridwan mulai kejang2 lagi…😦

  8. semoga pak ridwan bisa segera pulih, tak terjadi apa-apa dengan beliau dan Allah memberi kesembuhan. tetanus bahaya sekali rupanya… dari sini saya tahu, jangan menyepelekan ketika luka dianggap hal yang enteng apalagi kena benda berkarat…

  9. iya semoga tidak parah dan berbahaya n cepet sembuhhh yaw buad pak ridwann amienn,,

    berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya he
    salam blogger
    makasih😀

  10. mudah2n pak ridwan bisa cepat sembuh ya mbak…
    kaki sil juga dulu pernah tertusuk paku mbak,emang nyeri banget rasanya, tapi alhamdulillah ga sampai tetanus, karena langsung di suntik..
    pokoknya sering banget disuntik waktu itu…

    wah ternyata tetanus berbahaya juga ya mbak..
    makasih infonya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s