Belajarlah Dari Kejadian Ini

Laila adalah salah seorang sahabatku yang rumahnya di depan rumahku. Kami sama-sama perawat, tapi bukannya nyontek loh.  Tempat sekolahnya aja beda. Karena kami bertetangga, saling kunjung kerap kami lakukan.

Saat kami masih remaja, suatu hari Laila datang ke rumahku. Saat itu salah seorang kakakku bersama istri dan seorang anaknya, masih tinggal di rumah orang tuaku. Saling bercanda merupakan hal yang biasa terjadi antara aku dan sahabatku serta saudara-saudaraku. Aku dan Laila bercengkerama di ruang tamu, sementara kakakku yang tampak berpakaian rapi mondar-mandir ke ruang tamu kemudian balik lagi ke dalam. Continue reading

Wanita Pecinta Produk Dalam Negri

Pagi itu sangat cerah. Mungkin hal ini yang membuat tukang pos bersemangat mengantarkan sebuah paket ke satu alamat yang ada di ujung kota. Penerima paket itu adalah seorang wanita. Ia sudah tau apa isi paket itu, karena telah diumumkan sebelumnya. Ia mencoba mencium aroma paket itu, apakah akan beraroma kecut-kecut segar, atau malah beraroma terasi seperti kuah rujak serut yang dibuatnya dulu. Maklumlah, karena paket ini dikirimkan seseorang dalam rangka partisipasi wanita ini dalam kompetisi menguleg bumbu rujak 🙂 Continue reading

Bemain Sudoku (Bukan Tutorial)

Beberapa hari ini aku sedang senang-senangnya main sudoku. Mainnya sih di fesbuk. Hmm, sebenarnya akun fesbuk-ku sudah hampir kututup, tapi tidak jadi kututup setelah kutahu di fesbuk ada sudoku. Lagipula beberapa teman blogger juga malang melintang di fesbuk ini, termasuk mbakyu yang lagi bikin martabak manis keju coklat kacang di Saudi sono :mrgreen:

Sebenarnya aku bukan gamer. Sudoku adalah satu-satunya game yang kusentuh di fesbuk. Kalo di kompi, aku senangnya main ‘minesweeper’ bawaannya microsoft. Game strategi atau ketangkasan aku paling nggak bisa. Beberapa game lain, hanya kumainkan sesekali saja. Kalau game yang berbau kartu, aku juga nggak bisa, karena nggak ngerti dan sejak kecil memang nggak kenal dengan kartu yang berwarna-warni itu. Gara-gara sudoku ini juga, blog ini dan KakaAkin terbengkalai beberapa hari 😦

Beberapa waktu yang lalu, Om NH membuat postingan tentang sudoku (psstt… surprise juga, ternyata beliau suka sudoku 🙂 ). Sejarah singkat sudoku bisa dibaca di postingan beliau itu. 🙂 Continue reading

Kau Tahu yang Kubutuhkan

Beberapa pekan yang lalu, kudapati sebuah amplop coklat di lokerku di puskesmas. Saat kubuka amplop coklat yang merupakan kiriman dari Surabaya itu, aku sudah tau bahwa isinya adalah sebuah buku. Buku yang  kudapatkan kali ini adalah hasil dari persahabatanku dengan sebuah kaleng susu cap nona, buktinya ia telah 2 kali meloloskan namaku. Kaleng susu ini bukan sembarang kaleng, karena itu dijaga ketat dan disimpan oleh pihak manajemen BlogCamp yang berbasis di Surabaya. Namun bila ingin bekenalan langsung dengan kaleng susu cap nona ini, silakan sambangi manajemen BlogCamp. :mrgreen: Continue reading

Mohon Do’anya ya…

Sebuah paku, sangatlah bermanfaat untuk memperkuat sambungan antar potongan kayu. Sebuah paku juga dapat digunakan untuk menggantung lukisan di dinding dll. Namun sebuah paku juga dapat membahayakan. Jika paku itu ada di jalan raya, biasanya akan melubangi ban kendaraan yang melindasnya. Tak terhitung telah berapa kali aku harus menyeret sepeda motorku menuju bengkel, akibat ban motorku tertusuk paku.

Bahaya lain dari sebuah paku adalah bila kaki kita terinjak paku. Rasa nyerinya pasti ada, penyakit tetanus pun membayang. Biasanya kita terinjak paku di kebun atau di dekat tumpukan kayu bekas bongkaran bangunan dll.

Tadi malam aku ke ruang ICU RSU AWS, untuk membesuk Pak Ridwan. Beliau adalah dosenku waktu aku kuliah, dulunya beliau adalah perawat di RS. Saat aku bekerja di kampus, beliau menjadi rekan kerjaku. Beliau di rawat di bagian isolasi ruang ICU karena mengalami tetanus. Awalnya aku kaget mendengar berita ini dua hari yang lalu. Bagaimana mungkin seorang perawat senior mengalami tetanus, akibat tertusuk paku 😦 Continue reading

Berbenah

Sekali beres-beres di kamar, ternyata sampahnya segunung. Lemari dan laci-laci di kamarku banyak berisi kertas-kertas dan barang-barang nggak jelas. Ada berbagai macam katalog, leaflet-leaflet yang kucomot dari pameran-pameran yang kudatangi, koran dan tabloid expire, dll. Souvenir dari sekian banyak resepsi pernikahan yang kudatangi juga menuh-menuhin laciku. Buku sekolah dan kuliah juga masih terlihat. Pakaian-pakaianku yang tak dapat mengikuti perkembangan badanku juga masih banyak di lemari. DVD drama Korea yang sudah kutonton juga turut ambil andil dalam menuh-menuhin kamarku :mrgreen:

Ini sih baru sebagian… :mrgreen: Continue reading

Mengejar Pak Raden Yang Sedang Mengejar Si Hitam

Di tempat pelayanan kesehatan terutama rumah sakit sering kali kita temui banyak hewan yang numpang hidup. Aku bukannya ingin ngomongin tentang kecoa atau tikus, tapi yang gedean dikit, yaitu kucing. Biasanya kucing ini adalah kucing liar yang (mungkin saja) merasa rumah sakit merupakan surga makanan, atau bisa jadi banyak pemilik kucing yang membuang  hewan peliharaannya ini karena si kucing tidak ikut program keluarga berencana :mrgreen:

Di tempat kerjaku juga tak luput dari kedatangan kucing. Kadang aku memberi makan mereka dengan sisa bekalku. Selama ini kucing yang numpang tinggal adalah yang berjenis kelamin betina. Aku dan rekan kerjaku tak jarang menjadi ‘bidan’ yang menolong persalinan si kucing, hehe… Namun si Bos nggak suka kalo ada kucing di puskesmas kami dan biasanya beliau akan menyuruh cleaning service untuk membuang kucing ke tengah kota. Namun tetap saja, tanpa diundang, kucing lain datang lagi 🙂 Continue reading

Ketika Aroma Merasuk Hidung

Ada banyak hal yang dapat membuat kita mendadak terkenang akan sesuatu. Misalnya saat membaca buku, memori kita jadi flashback, atau saat memandang hujan, kita jadi teringat dulu sering main hujan-hujan waktu masih kecil. Contoh lain adalah misalnya saat kita melihat wajah seseorang yang mirip teman kita, kita langsung teringat akan teman kita yang mungkin saja masih punya utang yang belum dibayar :mrgreen:

Ada juga sebagian orang yang sengaja melakukan hal-hal tertentu agar dapat mengenang yang terjadi di masa lampau, misalnya mendengarkan musik/lagu-lagu jadul, nonton film era 80-an, atau pergi ke tempat-tempat yang penuh kenangan 🙂 Kata tanteku, saat beliau memandang matahari yang terbenam, beliau akan terkenang masa kecil dulu waktu masih di kampung.

Selain hal-hal diatas, ada lagi sesuatu yang dapat membuat kita teringat akan sesuatu atau kejadian yang telah lewat, yaitu aroma atau disebut juga bau. Aroma-aroma tertentu terkadang dapat membuat kita teringat hal-hal yang manis atau bahkan pahit 🙂

Ada beberapa aroma yang membuatku mendadak flashback, antara lain :

1. Minyak angin

Minyak angin mengingatkanku saat kecilku dulu sering bepergian bareng orang tuaku ke luar kota, naik bis atau kapal laut. Biasanya kalu aku mual atau muntah, ibuku selalu mengusapkan minyak angin ke dada dan punggungku. Kini bila mencium bau minyak angin, aku cenderung akan merasa mual 🙂 Continue reading