Asam Tempayang

Beberapa hari yang lalu temanku baru pulang dari Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Bila sedang musim buah, di daerah ini akan banjir buah-buahan, antara lain durian, elai dan cempedak. Selain buah yang sudah familiar, ada juga buah hutan yang merupakan buah khas Kalimantan. Alhamdulillah, kemarin aku diberi oleh-oleh buah ihau (buah ini pernah kutulis disini) sekresek gede dan sebiji buah asam tempayang.

Asam tempayang ini oleh warga sekitar biasanya disebut buah asam. Kulitnya agak kasar, berwarna kusam kecoklatan (gimana tuh warnanya🙂 ). Buah ini wangi seperti kuweni, tapi serat-seratnya jauh lebih kasar. Kulit buah harus diiris agak tebal untuk menghindari getah yang terdapat di kulitnya, jika tidak bibir akan bengkak akibat getahnya. Seperti sekarang… Bibirku jadi kering dan agak pecah-pecah setelah makan buah asam ini 2 hari yang lalu, padahal kurasa aku sudah mengupas kulitnya tebal-tebal. Hmm… madu nggak ada, lip balm-pun tak punya untuk mengolesi bibir supaya tidak terlalu kering… Jadinya pasrah deh, senyum nggak usah lebar-lebar, karena agak terasa nyeri😦

Begini nih penampakan buah asam tempayang ini, lumayan kusam ‘kan…:mrgreen:

Seperti ini penampang buahnya yang matang setelah kuiris, rasanya manis dan segar, namun seratnya nyangkut-nyangkut di gigi🙂

Saat omku melihat buah ini, beliau langsung menyebut nama buah ini adalah BACANG. Kata beliau,  biasanya buah ini ditambahkan pada es campur untuk mendapatkan aromanya. Omku berasal dari Jakarta dan waktu beliau kecil, dulu sering mengambil buah bacang di daerah sekitar Lubang Buaya. Kupikir, mungkin saja ada sebutan yang berbeda di daerah lain. Tapi aku jadi bingung, dari yang kudengar buah asam tempayang merupakan khas Kalimantan, namun kok ada tumbuh juga di daerah lain ya??

Kucoba cari informasi tentang buah asam di internet, ternyata masih sedikit sekali. Saat pencarian kuarahkan ke ‘bacang’, ketemu deh sama Mbah Wiki yang menjelaskan detailnya buah bacang. Buah bacang ini masih bersaudara dengan mangga. Kemudian ada juga tulisan “di Kalimantan Timur, bacang juga kerap digunakan sebagai asam dalam membuat sambal.” Ternyata bacang yang ada di Kaltim sama dengan bacang yang tumbuh di daerah lain. Awalnya banyak ditemukan di Semenanjung Malaya, Sumatra dan Kalimantan, baru kemudian disebarkan ke daerah lain, termasuk Jawa dan Filipina. Bacang juga berkerabat dekat dengan kweni.

Yang ini, buah bacang (kiri) didampingkan dengan kuweni (kanan). Gambar dari sini.

Lalu apakah buah asam tempayang sama dengan buah bacang? Ternyata berbeda!! Di link tersebut dikatakan…

Di Kalimantan juga dikenal kerabat dekatnya disebut asam payang (Mangifera pajang). Jenis endemik Kalimantan ini berbuah lebih besar, berklit lebih tebal, manis asam, dan baunya tidak begitu menyengat.

Hmm… berarti benar, yang kumakan adalah asam tempayang atau asam payang (Mangifera pajang) yang tentu saja berbeda dengan bacang (Mangifera foetida). Tapi entah asam tempayang, bacang atau kuweni, sepertinya sama-sama bisa bikin bibir jontor saat makan daging buahnya bila kita mengupas kulitnya kurang begitu tebal🙂

32 thoughts on “Asam Tempayang

  1. klo di Bukittinggi jenis mangga yang gatel itu disebut Ambacang. Wujud Asam Tempayang baru bundo lihat disini.

    kweni lebih aman, bundo ngga pernah gatel tuh. paling enak buat campuran jus karena wangiiii😀

  2. (maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
    kalau gak salah buah yang masih berkerabat dengan mangga (Mangifera) ini di jawa disebut limus. Sayang masyarakat kurang tertarik untuk membudidayakannya. Kalah populer dengan mangga gadung, manalagi dkk.
    Post yang muangtab, Mbak!

    • Jenis mangga yang lain jauh lebih enak sih…🙂
      Thanks ya, Mas🙂
      Huaahhmm… *ngantuk berat* tapi masih pengen nonton serial Korea:mrgreen:

      • Keknya ada yang keliru saat saya menyamakannya dengan bacang atau limus.
        Kemarin dapat referensi baru ternyata keduanya beda jenis. Asam tempayang jenisnya Mangifera pajang, sedangkan bacang = limus Mangifera foetida.
        Asam tempayang (Asam payang) endemik kalimantan, sedangkan bacang tersebar mulai jawa, Sumatera, Kalimantan, sampai daratan asia tenggara.
        Jenis Mangifera banyak banget, sampai 40-an. Kesemuanya mirip-mirip dan di setiap daerah di Indonesia punya nama yang beda-beda.

  3. kalo di bengkulu bacang itu disebut bembam
    di sana lebih banyak pohon bembam daripada mangga, kalo pohon bembam berbunga keren deh, bunganya merah menyala, kalau mangga kan kuning

  4. aku maLah beLum pernah makan tuh yg namanya bacang, asam tempayang atau apalah…

    di medan kayaknya gak ada…
    berarti ntar kLu emak sama abah ku pulang ke medan, aku harus minta dibawain asam tempayang itu…:mrgreen:

  5. pulang dari dinas di kalteng dulu saya pernah membawa bibitnya, dan saya tanam di kebon rmh. tumbuh dan sempat menikmati hasilnya. tp kini, sdh nggak ada pohonnya, sdh ditebang oleh bapak saya ketika akan memperluas bangunan rumah🙂

  6. Kalo di tempat oyen namanya Pakel mbak…mangga besar yang banyak seratnya dan baunya semerbak itu kan

    Btw, 2 bulan lalu pas Oyen ke Tabalong, kalsel juga pas musim buah, sepanjang jalan penuh rambutan, durian, duku (kata orang sana langsat) dan cemperdak…wueehh, mpe mobil penuh n makan tuh buah2an sepanjang jalan..ho..ho

  7. teh, tadinya saya agak bingung
    soalnay teteh nyebutnya asam
    klo asam disini paling asem
    atau lebih populer asem jawa
    warnanya mirip tapi bentuknya beda
    sering dibikin bumbu rujak
    tapi kang alam bilang limus
    kalau limus saya tau
    moga cepet sembuh bibir kering nan sakitnya ^^

  8. buah bacang… asyiiik tuh dicampur ama ess, segeeeer. skarang dah jarang tuh buah bacang, jadi buah langka sama2 temannya buni, lobi2, jamblang, kecapi dll

  9. Kakaakin,
    Kenapa Jontor, apakah karena seratnya tebal ?

    Mirip2 mangga ya.. karena buah-buahan tersebut memang satu keluarga dengan Mangga yach.. (mangifera indica)…

  10. Asam tempayang yang dimaksudkan di sini adalah asam ambawang namanya di Kalimantan Barat, species bacang kalau dicium dari aromanya dan serat buahnya tapi bentuk buahnya berbeda ukuran dan tekstur kulitnya sama-sama bisa bikin bibir rusak kalau salah cara mengolah. Asam ambawang adalah endemik kalimantan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s