Akhir Tahun… oh Akhir Tahun…

Hari ini lagi-lagi aku dapat giliran jaga pagi. Seperti biasa, kesibukan rutinitas telah menungguku. Pasien yang bertambah ramai saja, administrasi pasien, dll. Inilah susahnya, ketiadaan tenaga admin di bagianku menyebabkan perawat diberikan beban kerja tambahan untuk mengurus administrasi bla bla bla. Aku bersyukur karena bukan aku yang diberi amanat untuk menjadi bendahara, karena rasanya aku masih belum sanggup.

Pernah nggak sih, sahabat merasakan enggan bertemu dengan bos? Sebenarnya inilah yang cenderung aku rasakan, agak kurang bersemangat jika mendapat giliran jaga pagi. Why? Karena bakalan bertemu Si Bos!๐Ÿ™‚ Biasanya, saat si bos mendekati meja konter perawat, mulailah beliau dengan rentetan instruksi yang mengingatkanku pada peluru senapan (apa tuh?) yang dipakai si Rambo.ย Dan pagi ini, aku ย tak dapat menghindari beliau. Bagaikan di awang-awang, aku mendengarkan instruksi dari beliau, bak pita kaset yang rusak, karena untuk setiap instruksi selalu beliau ulang-ulang. Semakin diulang semakin nggak mudheng lah diriku. Hanya sepatah dua patah kata yang nyangkut di kepalaku, karena terlalu banyak instruksi yang disampaikan…. hehehe… Piss ya, Bos…:mrgreen:

Insruksi 1 :

“Kamu selesaikan….@#$%&*%$#@….Jamkesmas….&^%$#@#$%… bulanan… perincian….%$#@#$…” Aku hanya manggut-manggut, sambil menyahut…”ya… Insya Allah..”

Instruksi 2 :

“Jangan lupa…. $#@#$%^&%$…. dipisahkan…. &%$# … Jasa puskesmas…jasa pelayanan… #@#$%$… ” Tanggapannya idem.

Instruksi 3 :

“itu juga… yang pasien Asmara (Askes Masyarakat Samarinda) …%$#@#$%… rekap… %$#@#$… ” Tanggapanku lagi-lagi idem, sambil tanya-tanya dikit ini itu dan WHAT? secepatnya dikumpul? (kayak anak sekolahan aja๐Ÿ™‚ ) Ada yang harus diserahkan besok lagi….๐Ÿ˜ฅ๐Ÿ˜ฅ

Hiks… seandainya pasien hanya satu atau dua orang, mungkin aku akan sanggup mengerjakannya di sela-sela waktu jagaku. Namun pasien datang seperti air yang mengalir saja dan perawat di tempat kerjaku juga harus membagi badan antara ruang UGD dan ruang pasien rawat inap. Akhirnya… tak lain dan tak bukan, aku harus membawa pekerjaan pulang ke rumah…

Ini nih, dua kresek besar yang berisi buku laporan, bundelan status pasien yang harus ku-rekap, belum lagi semua data-data itu juga harus ada dalam bentuk soft file dan hard file.

Bismillah… pelan-pelan kumulai membuka kresek merah itu, tak lupa juga aku bersiap-siap pengen menghadiri malam penganugerahan bagi pemenang PPC diย abdulcholik.com:mrgreen:

Semoga Allah Ta’ala mengampuniku, serta memudahkan jalanku… Amiinn…๐Ÿ™‚

37 thoughts on “Akhir Tahun… oh Akhir Tahun…

  1. izin mengamankan yang kedua

    wah cepetan ntar ketinggalan acara PPC nya pakdhe. Saya baru aja pulang dari sana. Seru dan meriah.๐Ÿ˜€

    Yang sabar bu, itulah negeri ini padahal kan masih banyak yang nganggur (pengangguran maksudnya) kenapa mesti rangkap jabatan ya. jadi keluar istilah “Kalau bisa satu, ngapain dua”

    • Hehe… udah kesana… puisi juara I-nya bagus…
      Daleem… banget๐Ÿ™‚
      Kita kudu belajar lebih banyak kata2 yang penuh makna๐Ÿ™‚

      Insya Allah, pelan2 kuselesaikan…
      walaupun merambat lambat seperti siput…:mrgreen:
      (sambil online sih… )

  2. akhir tahun hawanya udah seperti liburan panjaang..
    pada ambil cuti.. pulang kampung..
    liburan ke luar kota..
    hmm…. kalo masih banyak tugas…
    yaah.. sabar n ikhlas.. hehe

  3. akhir tahun, ada yg liburan, ada yg harus berkutat dengan laporan2 kantor
    heheh selamat bersibuk ria aja kin, heheh semangat ya

    • Huffff… hufff… peregangan badan…. udah nggak tidur semalaman gara-gara membereskan laporan…๐Ÿ™‚
      Ntar malam jaga malam lagi…, bisa2 melayang2 di udara nih rasanya…:mrgreen:

  4. Salam Takzim
    Bos jangan lupa kerja pakai tenaga, bayaranya tambah dong, satu instruksi 500000 biar bisa tenang kalau ketemu bos tiap pagi kan jadi senang
    gimana bos setuju ga
    Salam Takzim Batavusqu

  5. Inilah yang kusuka … pelayanan tanpa henti.
    Memang begitu kan tugasnya? Ha..ha..ha.. Gak terbayangkan kalau semua institusi publik cuti akhir tahun semua. Listrik, air, operator telepon, rumkit dan puskesmas tutup semua, dll…dll…
    Salut untuk kakaakin.

    • Kalo aku akur aja sih… ‘kan diriku cinta damai…:mrgreen:
      Alhamdulillah baik aja…๐Ÿ™‚
      Kamu juga apa kabar? “kabar”โ“:mrgreen:

  6. Mungkin saya pernah merasakan ga pengen ketemu sama bos, dulu sih, tapi bos di sekolah saat ini enak banget. Kita seperti patner, kadang seperti orang tua dan anak. Emang sih bete banget kalo kita terlalu diberi banyak amanah, tapi kita ga mau. Huh, hanya Allah yang tau. Mau nolak, ga bisa karena amanah. Balik lagi ke niatan awal kita aja,Mbak. Ibadah, bismillah…jalani๐Ÿ˜€

  7. selamat pagi

    lagi sibuk nih kayaknya, kakaakin๐Ÿ˜‰
    masih sempet juga ya nge-blog. hebat !!
    saya kalo lagi disibukkan urusan duniawi,
    bisa sampai 3 hari gak nge-blog. hehehe๐Ÿ˜›

    wah, lagi ada hajatan di Pakdhe Cholik toh.
    meluncur aaaahh ke tempat kejadian

    terima kasih dan mohon maaf๐Ÿ˜ฎ

  8. wkwkkkk coba akin kerja di ruangan bundo saja, dijamin ga akan ada perintah macem-macem untukmu, kecuali “yak Akin hari ini jatahmu mencabut gigi 20 pasien!” palingan pulangnya akin gempor..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s