Dia Mengalami CKR (Cedera Kepala Ringan)

 

Beberapa waktu yang lalu di blog ini aku menceritakan tentang adek sepupuku yang melakukan hal stupid. Tugas menceramahi (atau memarahi???) telah diambil alih oleh salah seorang kakakku. Kata kakakku, stressor perlu diberikan, misalnya dengan ancaman melaporkan dia ke polisi bila tetap melakukan hal itu. Sepertinya bila menasehatinya agar bisa menjaga nama baik keluarga, atau paling tidak agar dia kasihan pada dirinya sendiri, tidak akan mempan. Mudah-mudahan dengan adanya ancaman tersebut, dia akan berhenti dari kegiatan stupid itu.cedera kepala ringan

Tiba-tiba kemarin (31/10/09) keluargaku mendapatkan kabar bahwa sepupuku ini mengalami KLL alias kecelakaan lalu lintas. Sepertinya ini merupakan ujian dari Allah pada keluarga kami, kira-kira kami bakalan sabar atau nggak dalam menghadapi hal-hal yang terjadi pada sepupuku ini. Lihatlah tampangnya pada foto diatas… (sstt…aku motonya nggak bilang-bilang dia…🙂 ). Karena kejadiannya di sekitar Samarinda Seberang, penolong membawanya ke RSU I.A. Moeis yang terletak di Samarinda Seberang. Kudengar kabar dari kakakku yang menemaninya di IGD RS. I.A. Moeis, katanya sepupuku ini perlu dirujuk ke RS lain untuk mendapatkan pemeriksaan CT Scan, karena di Kota Samarinda hanya ada 2 RS yang memiliki CT Scan, yaitu RSU A. W. Syahranie dan RS Darjat. Kusarankan untuk membawa sepupuku ke RSU AWS saja, karena kalau ke RS swasta biayanya amit-amit cabang olah raga…🙂 Terlebih lagi dengan adanya Asmara (Asuransi Masyarakat Samarinda), salah satu program Pemkot Samarinda bagi warga yang berobat ke RS pemerintah, biaya tidak menjadi masalah lagi.

DSC01632

Kata dokter jaga IGD RSU AWS, hasil CT Scan-nya baik-baik saja alias gak ada kelainan (alhamdulillah… ). Kuintip diagnosa medis yang dituliskan dokter itu di lembaran status sepupuku, “CKR” kependekan dari cedera kepala ringan. Hanya perlu diobservasi beberapa hari di RS serta diberikan obat-obatan yang diperlukan dan tak ketinggalan (mau nggak mau) diriku bertugas sebagai perawat jaga, jadinya dengan terpaksa juga pekerjaanku di puskesmas kutinggal tuk sementara waktu. Buat me-refresh pengetahuanku dan daripada bete jaga di RS, aku memutuskan tuk browsing dan cari tau tentang cedera kepala ringan. So, berikut ini adalah penjelasan secara garis besar…CEDERA KEPALA

Pengertian :

Cedera kepala adalah gangguan traumatik pada fungsi otak, tanpa atau diikuti terputusnya keutuhan otak, dan dapat menyebabkan kematian dan kecacatan pada otak.

Penyebab :

Penyebab utama cedera kepala adalah kecelakaan lalu lintas, trauma benda tajam dan tumpul, kejatuhan benda berat, kecelakaan industri.

Penyebab cedera kepala traumatik terbanyak akibat kecelakaan kendaraan bermotor (50%), akibat jatuh (21%), akibat olahraga (10%), sisanya akibat kejadian lain.Puncak insiden cedara kepala pada usia 5 tahun, 15-24 tahun dan di atas 70 tahun. Cedera kepala pada laki-laki lebih sering daripada wanita.

Proses terjadinya Cedera Kepala :

  • Cedera kepala primer. Gambarannya sederhananya adalah saat kepala terbentur di satu sisi, maka kerusakan otak yang lebih parah terjadi pada sisi yang berlawanan dari arah benturan. Misalnya kepala yang terbentur adalah sisi kanan, maka kerusakan otak yang lebih parah akan terjadi di sisi kiri, karena otak bergerak memutar, meregang dan membentur permukaan dalam tulang kepala.
  • Cedera kepala sekunder. Dapat terjadi sebagai akibat dari adanya perdarahan, jaringan yang membengkak atau adanya penumpukan cairan sebagai reaksi dari infeksi. Volume kepala manusia dewasa tetap begitu saja, tidak dapat berubah. Jadi bila terdapat substansi yang menambah isi kepala, berarti akan terjadi penekanan pada jaringan otak yang dapat meningkatkan tekanan intra kranial (TIK), sehingga dapat memperparah kerusakan yang terjadi.

Klasifikasi cedera kepala :

1) Cedera kepala ringan: gangguan fungsi neurologi (saraf) ringan yang terjadi sesaat, dengan gejala hilangnya kesadaran kurang dari 10 menit, tidak mengalami gangguan orientasi, mual, muntah, nyeri kepala, GCS 13-15, dan tanpa adanya kerusakan struktur otak.
2) Cedera kepala sedang : gangguan fungsi neurologik ditandai dengan hilangnya kesadaran lebih dari 10 menit sampai dengan 2-5 jam, pasien mengalami disorientasi ringan, mual, muntah, GCS 9-12 disertai kerusakan jaringan otak tetapi kontinuitas otak masih utuh.
3) Cedera Kepala berat: ditandai dengan hilangnya kesadaran lebih dari 24 jam, pasien mengalami disorientasi berat, GCS kurang dari 9, otak mengalami memar, laserasi dan haemoragik (perdarahan).

Penatalaksanaan Cedera Kepala :

Penatalaksanaan cedera kepala bertujuan mempertahankan fungsi umum tubuh, penanganan segera akibat cedera primer, pencegahan atau meminimalkan cedera kapala sekunder dengan penanganan peningkatan tekanan intrakranial, mempertahankan tekanan aliran cairan pada otak dalam kondisi yang baik.

  1. Cedera kepala ringan: Bila hasil CT scan normal, pasien boleh pulang dengan pesan-pesan, bila ada mual, muntah, kejang, perdarahan, sakit kepala hebat, penglihatan dobel, pola napas abnormal, kejang, kelemahan, pasien segera dibawa ke RS.
  2. Cedera kepal sedang-berat: mungkin diperlukan pembedahan atau perawatan di ICU.

Mohon maap sodara-sodara, kalo saya memuat bahasa yang tidak familiar di telinga Anda. Insya Allah kalo sempat, akan saya buat daftar kata2nya….🙂

credit : perawat blogger, kabarindonesia.com

33 thoughts on “Dia Mengalami CKR (Cedera Kepala Ringan)

    • Alhamdulillah gak papa, cuma pandangannya aja masih berbayang. Insya Allah besok bisa pulang…🙂
      Iya nih…harus sangat brhati-hati…

  1. Sajangnim yg baru ya… Kasih xtra senyuman aja, spaya gak marah2…🙂
    materi cedera kepala nih trmasuk dlm plajaran ilmu persyarafan. Dulu ilmu syaraf ini momok bgt bagiku krn bnyk yg harus dihafal. So, sekarang aku pengen review dikit2… Mdh2an nyantol di otak..

  2. Berkendaaran emang harus ektra hati-hati., apalagi roda dua.. Jaga kecepatan kendaraan, dan liat situasi jalan… Tapi terlepas dari itu semua… Cepat sembut dech buat sepupunya Kakaakin.
    Salam hangat.

    • Iya tuh, di Panseb. Tau sendiri kan di Seberang itu padat banget, jalannya sempit, yang lewat banyak… Eeh… masih nekad aja mau ngebut… Gedubrakkk deh…😦
      Alhamdulillah udah keluar dari RS….🙂

  3. Assalamu’alaikum,
    Semoga segera dikaruniakan kesembuhan dan kesehatan kembali seperti semula, amin. Terima kasih ya… Kakaakin, atas kunjungannya ke rumah baru saya.

  4. Jadi nambah pengetahuan nih… Siiip banget infonya… Makasih banyak yaa….🙂
    Oh yaa, moga sepupunya cepet pulih n sadar…
    Salam hangat dan damai selalu….

  5. aihhh….mengerikan sekali…
    itu gambarnya gak disensor yah….uhh…

    mbak dari samarinda juga kah…
    hehehe..salam kenal yah…
    mohon bimbingannya dalam mengarungi Kota Tepian ini, karena saya warga baru disini dan mungkin akan bertahan beberapa tahun di Kota ini…

    • Insya Allah diriku akan membantu dengan senang hati…🙂
      Welcome to Samarinda, hope you’ll enjoy living in here…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s