Hallux Valgus

Ini bukan gambar kakiku🙂 Gambar diambil dari mdmercy.com

Hallux valgus (bunion) adalah suatu kondisi kaki dimana jempol kaki membengkok ke arah kelingking. Dari asal katanya, ‘hallux’ berarti jempol kaki, ‘valgus’ berarti pembesaran sudut sendi tulang ke arah luar sumbu tubuh. Keadaan yang menyertai pembengkokan jempol kaki ini adalah ‘bunion’. Bunion adalah pembesaran tulang atau jaringan yang ada di sekitar sendi pangkal jempol kaki yang biasanya akan bengkak dan menimbulkan rasa nyeri. Semakin besar bunion yang terbentuk, maka sudut kemiringan jempol kaki juga bertambah. Biasanya kondisi kaki seperti ini hanya disebut sebagai ‘bunion’ saja (untuk mewakili hallux valgus dan bunion).

Seperti gambar di bawah ini, gambar pertama menunjukkan sendi pada pangkal jempol kaki menjauh dari sendi jari ke-2. Gambar kedua menunjukkan perbandingan antara kondisi kaki yang normal dengan kaki yang mengalami kelainan bentuk.

Gambar dari footcaredirect.com

Penyebab terjadinya bunion:

  • Sepatu. Sepatu sempit yang menyebabkan jempol terjepit tak diragukan lagi merupakan penyebab utama terbentuknya bunion. Oleh sebab itu bunion ini banyak terjadi pada wanita.
  • Cara jalan. Cara jalan yang tidak seimbang akan menimbulkan gerakan dan tekanan yang abnormal pada sendi.
  • Keturunan. Bunion bukan merupakan penyakit keturunan, namun cenderung terjadi dalam satu keluarga akibat bentuk atau tipe kaki yang serupa, misalnya telapak kaki datar dapat menigkatkan insiden terjadinya bunion, diperburuk lagi bila menggunakan sepatu yang sempit.

Secara umum, bunion ini terbentuk dalam waktu yang lama (bertahun-tahun) dan biasanya disebabkan oleh kombinasi dari bagaimana cara kita berjalan, bentuk kaki yang kita miliki dan diperparah lagi oleh sepatu yang kita kenakan.

Tanda dan gejala bunion:

Bunion dimulai dengan miringnya jempol kaki ke arah jari ke-2, sendi pada pangkal jempol menonjol. Mungkin pada awalnya belum terasa sakit. Selanjutnya saat jempol bertambah miring, bunion bisa tersasa sangat nyeri. Di sekitar pangkal jempol akan terasa nyeri dan tampak bengkak serta kemerahan. Nyeri biasanya timbul karena 2 hal, yaitu akibat tekanan sepatu, atau radang sendi yang terjadi.

Penanganan bunion :

Tujuan awalnya pilihan pengobatan adalah untuk mengurangi tekanan pada bunion dan gejala yang mungkin timbul dan untuk menghentikan atau memperlambat perkembangan cacat sendi. Tidak ada yang lebih efektif  dalam mengatasi bunion selain operasi. Tetapi ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi gejala dan memperlambat pembesaran bunion, walaupun tidak mengoreksi perubahan bentuk sendi.
  • Terapi fisik, untuk meningkatkan ruang gerak sendi dan mengurangi nyeri. Beberapa latihan yang dapat dilakukan antara lain dengan cara menarik jempol kaki ke segala arah dan menahannya selama sekitar 10-15 detik untuk setiap arah, lakukan beberapa kali sehari. Cara lain adalah dengan membebat kedua jempol kaki dengan perban elastis, kemudian renggangkan kedua kaki sehingga kedua jempol kaki jadi meregang, tahan beberapa menit, lakukan beberapa kali.
  • Gunakan sepatu yang tepat. Pilihlah sepatu yang longgar pada bagian depannya.  Hal ini dapat mengurangi penekanan pada sendi. Hindari penggunaan sepatu high heels.
  • Foot orthotics, yaitu beberapa jenis peralatan yang dapat dapat digunakan utnuk membantu ketidakstabilan sendi, misalnya sepatu khusus untuk kaki dengan bunion.
  • Beristirahat, pemberian kompres serta obat-obatan penghilang rasa nyeri.

Jika gejala bunion tidak merespon dengan tindakan konservatif atau jika  bunion telah berkembang melewati ambang batas di mana langkah-langkah diatas tidak efektif, operasi bunion  mungkin diperlukan untuk memperbaiki bentuk sendi  dan menghilangkan bunion. Berbagai macam prosedur bedah tersedia dan pilihan akan tergantung pada beberapa hal seperti tulang apa saja yang terlibat, hubungan sudut antara tulang-tulang yang berbeda, jumlah kerusakan pada sendi dan adanya kelainan bentuk selain bunion.

Berikut ini adalah video salah satu jenis operasi pengangkatan bunion. (warning: kalo gak tahan, mending gak usah dilihat🙂 tapi ini sepertinya pake jempol kaki mayat, karena nggak ada darahnya ). Video dari Weil4feet.

Kalau kita sayang dengan kaki, sebaiknya perhatikan sepatu atau alas kaki yang kita kenakan. Namun apa daya… Akhir-akhir ini aku juga sering merasakan nyeri pada pangkal jempol kaki kiriku. Tanda-tanda kemiringan jempol udah tampak nih, walopun belum ekstrim.  Sepertinya hallux valgus yang kualami ini adalah karena cara jalanku akibat kecelakaan yang kualami 11 tahun yang lalu. Tampak dari luar cara jalanku normal dan baik-baik saja tanpa orang tau bahwa tulang paha dan tulang betis kiriku pernah patah. Rupanya selama ini beban yang ditanggung oleh jempol kakiku terlalu berat agar dapat beradaptasi dengan kondisi fisikku. Mudah-mudahan nggak akan bertambah buruk karena aku bukan penggemar sepatu sempit, apalagi high heels…no way🙂

credit:

  • Wikipedia
  • epodiatry.com
  • mdmercy.com

23 thoughts on “Hallux Valgus

  1. oh aku baru tau, ku pikir bentuk kaki seperti itu memang dari lahirnya. nenek buyutku jg jempol kakinya seperti itu, kira2 bisa menurun gak ke aku? aku sih jarang pake high heels.
    videonya serem gak mo liat ah…
    Aku baru tau Akin Ssi pernah kecelakaan, mudah2an sampai sekarang Akin Ssi baik2 saja…

    • Hehe… bentuk kaki seperti itu memang merupakan proses bertahun-tahun. Menurun sih nggak…
      Dalam satu keluarga ‘kan cenderung kakinya se-tipe. Bila mbah buyut bisa terkena bunion, berarti cucunya bisa kena juga. Tapi tergantung faktor lain juga sih, seperti beban yang di tanggung oleh jempol dan sepatu yang digunakan.
      Kalau dlm keluargaku, jempol kaki pada lurus smua.

      Kejadiannya udah lama banget, n alhamdulillah just fine…. 🙂
      Amiin…

    • Untung yang dibedah mayit ya, kalo yang hidup…pasti darahnya udah mbleber ksana kemari…🙂
      mungkin karena cenderung terjadi pada wanita, jadi namanya bu nion…😆 Ayo… jangan pake sepatu sempit ya…. ntar jadi pa nion deh…

    • Awalnya sih jempolnya baik2 aja… tapi karena proses bertahun2, jadinya begitu deh…🙂
      Polidaktili ‘kan emang bawaan sejak lahir.

    • Syukur deh… tapi kalau keseringan pake sepatu sempit atau hak tinggi, lama kelamaan bisa muncul bunion loh…
      Mudah2an just fine ya…🙂

  2. Aq sich paling sering karena pake sepatu yang sempit, sering juga menyebabkan nyeri di jempol kaki..
    Kakaakin apa khabar… Apa di East Bornea sudah musim hujan?? Kalu sudah musim hujan.. berbahagialah!.. Krn di west timor maseh kering kerontong…panas-panas-panas
    Salam Hangat

    • Alhamdulillah baik aja, Pak. Memang lagi sering hujan nih, biasanya panas terik pagi – siang, trus hujan deh sorenya.
      Siap2 juga ngadepin banjir lagi…🙂 Walau banjir, tetep bahagia…
      Mudah2an nggak terlalu kesulitan air disana ya, Pak. Walaupun kemarau, mudah2an pak Agus nggak jadi kering kerontang ya…
      Salam hujan… (biar agak adem dikit🙂 )

  3. keren baik keterangan maupun video nya. kaki saya miring seperti itu juga yang kiri dan mulai terasa karena beberapa kali diajak golf marathon dan sepatu golf mulai kaku. mungkin karena dah lama ga dipakai. Gara” artikel ini sepertinya saya harus beli sepatu dengan tapak lebih lebar. Thanks banget dan video nya menarik….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s