Waiting For KCB 2…soon

Samarinda tidak ketinggalan mengalami demam film Ketika Cinta Bertasbih. Satu-satunya bioskop 21 yang ada di Kota Samarinda adalah di Mall Samarinda Central Plaza (SCP). Hari itu adalah hari ke-5 pemutaran film  KCB  dan aku datang 30 menit sebelum pintu depan mall dibuka pukul 10 pagi. Begitu pintu dibuka aku langsung menuju ke lantai 5 tempat bioskop berada dan telah banyak orang yang mengantri untuk membeli tiket film KCB. Alhamdulillah 7 tiket yang kuperlukan bisa kudapat untuk menonton penayangan pukul 11.00.

Mengapa aku membeli begitu banyak tiket? Selain untukku, tiket tersebut tentu saja untuk rombongan kecilku yang terdiri dari ibu dan tanteku (sama-sama lansia); 2 orang keponakanku, cewek (remaja); 2 orang keponakanku, cowok (masih SD) yang ini gara-gara mereka nangis2 nggak mau ditinggal… *lupa memperhatikan, KCB itu untuk semua umur ga? hehe…* rombongan yang aneh…

potongan tiket

potongan tiket

Selama menonton film, aku merasa enjoy banget ( walaupun ada gangguan kecil, si keponakan2 yang masih SD sempat bertengkar ). Dari jeng jeng jeng awal masuk film yang menampakkan keindahan Mesir aku sudah terhanyut. Kelucuan-kelucuan yang ada pada beberapa scene sangat membumbui film ini. Plotnya sejalan dengan novel dan hampir sesuai dengan apa yang kubayangkan saat membaca novelnya, jadi hepi banget. Akting para pelakon-nya pun sangat memuaskan, kecuali pada peran Furqon yang agak diluar dari imajinasiku, kurang greget…:(

Salut sekali dengan sutradaranya, Chaerul Umam yang dapat mendirect film sebagus ini. Yang kocak, setiap kali sponsor muncul di film, seperti Bank M*nd*ri dan Y*m*ha, penonton di sekelilingku jadi ribut. Jempol dua buat Anto Hoed dan Melly yang jadi music directornya, keren banget. Penempatan musik dan lagunya pas banget dengan adegannya…:)

Yang tidak kusukai dari film ini adalah adanya tulisan ‘to be continued’ alias bersambung. Mengapa harus bersambung??? Setelah kupikir-pikir, memang lebih baik membagi dua film ini seperti novelnya karena sebegitu banyaknya poin-poin yang ingin disampaikan. Akan sangat disayangkan bila terlalu banyak bagian novel yang dihilangkan karena akan mengurangi daya pikat film tersebut.

Dan sekarang diriku jadi merana menunggu pemutaran lanjutan film KCB ini..*lebai*. Cuplikan-cuplikan adegan KCB 2 pada akhir film KCB hanya membuatku tambah penasaran. Membaca tulisan di blog Hasan Junaidi mengobati rasa penasaranku, sedikit sih… Katanya KCB 2 akan premiere di bulan Juli… Insya Allah aku akan membawa rombongan lagi tuk menyaksikan KCB 2, tapi minus 2 orang keponakanku yang cowok itu, khawatir mereka bakal membuat keributan beneran di bioskop ntar…hehe…

6 thoughts on “Waiting For KCB 2…soon

  1. @miya: insya Allah tuh kponakan nyang SD ntar ga diajak k bioskop lg, takut bikin keributan bgt…trus kponakan nyang dua lg gmana ya…???hehehe…

    @Fauzy Ajussi: KCB 를 너무 좋아…
    serasa pengen berulang kali ke bioskop tuk nontonnya…
    Di youtube blom ada cangkulannya ya?? Nunggu CD-nya masih lama. Ajussi sampai kapan di Hanguk?

  2. @yani: Rombongannya memang seru bgt, hampir malu-maluin malah..
    onnie… sabar..sabar..sementara ntn trailernya dl ya…

  3. saya sependapat dgnmu, gak sabaran lagi menunggu season 2 nya. Kalau diperhatikan kcb 1 adalah film romantis yg tetap memperhatikan nilai2 agama, tdk menonjolkan kecantikan/ketampanan semata tapi lbh menonjolkan akhlaq/sikap terpuji pemainnya, tdk menonjolkan permusuhan tp nilai persahabatan yg tinggi. Dan pada kcb 2 nanti kita akan diberi pelajaran ttg meningkatkan etos kerja so.. Kcb 2 wajib dinantikan…terlebih bwat pemuda/i berjiwa optimis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s