Aku nyontreng disini…

Hari ini tanggal 9 April 2009 kurasakan suasana yang berbeda di kampungku, di Samarinda Seberang. Suasana jalan yang lebih ramai dari biasanya, bahkan dibanding waktu Lebaran sekalipun suasananya tetap jauh lebih ramai. Memang hari ini adalah hari yang ditetapkan pemerintah untuk melaksanakan Pemilu Legislatif yang di kampungku orang-orang menyebutnya “pemilihan caleg”. Warga di lingkungan RT-ku sejak pagi tampak antusias mengunjungi TPS dengan membawa kertas undangan untuk memilih yang telah dibagi-bagikan beberapa hari sebelumnya. Meskipun harus antri, mereka tetap sabar menunggu giliran.

dsc01134warga antri untuk nyontreng

Aku berangkat ke TPS bersama dengan ibu dan tanteku yang sudah lansia. Yang lucunya, sejak di rumah kami sudah heboh karena beliau  sibuk mempersiapkan apa dan siapa yang harus dicontreng. Ibu menunjuk kalender yang berisikan gambar partai berlambang Ka’bah dan seorang wanita berjilbab untuk daerah pemilihan Kota Samarinda, beliau berkata begini ” Mama’ pilih ibu ini aja, karena ibu ini pernah ke pengajian mama’ tempo hari. Mama’ ‘kan juga pilih PPP dari dulu”. Rupanya pendapat tanteku juga sama, mungkin para pemilih yang lain juga memiliki pemikiran yang kurang lebih sama terhadap pilihan mereka, apalagi ibu-ibu pengajian yang sering didatangi para caleg untuk menarik simpati dengan cara membagi-bagikan kain atau jilbab.

Tiba di TPS, mendaftar terlebih dahulu, baru kemudian kami menuju papan yang ditempeli daftar caleg.

TPS 7 SMD SBR

daftar duluPerhatikan calegnya...

Akhirnya ibu dan tanteku menulis di tangan mereka apa yang akan dicontreng, kata ibuku ” daripada lupa nantinya”. Kejadian di bilik suara cukup seru juga bagi kami, karena kami datang bersamaan jadi saat nyonytreng juga bersamaan, sambil contek-contekan juga kayak anak sekolahan. Pilihanku tentu saja berbeda dengan yang beliau pilih.

Bilik suara

Nyontreng akhirnya selesai juga, walaupun TPS-TPS masih tampak sibuk menghitung suara hingga malam hari. Entah apa harapan warga terhadap caleg-caleg yang mereka pilih, tapi yang pasti mereka mengharapkan perubahan, entah apapun perubahan itu. Alhamdulillah Pemilu di tempatku berlangsung dengan aman dan damai. Mudah-mudahan para caleg yang kelak terpilih tidak melupakan janji-janji yang mereka sampaikan saat kampanye. Mudah-mudahan rumah rakyat jadi lebih bersih dan orang-orangnya menjalankan amanh dengan sungguh-sungguh. Amiin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s