Makan Bubur Ayam Yuks…

Postingan tentang makanan lagi nih, xi..xi.. Emang dasar yang nulis (salah satu) hobinya makan!!! And Insya Allah bakalan banyak postingan selanjutnya tentang makanan. Tentang masalah kesehatan… later aja lah…

Di kotaku tercinta, Samarinda, ada warung bubur ayam yang sangat terkenal yaitu “Bubur Ayam Samarinda Seberang”. Banyak warga Samarinda yang menyukai bubur ayam ini sejak dulu, karena porsinya lumayan gedhe, harganya murah meriah yaitu Rp 6.000/porsi, ditambah lagi rasanya… Kuahnya itu loh, hangat, pedas, pas banget disantap saat cuaca dingin. Eits… tunggu dulu, jangan kaget, memang bubur ayam yang sudah kukenal sejak kecil ini pake kuah. Beda banget dengan bubur ayam Bandung yang mengagetkanku waktu pertama kali memakannya: ko’ ga pake kuah? Tapi tetap aja, aku suka dua-duanya.

Beberapa tahun terakhir banyak bermunculan warung bubur ayam Bandung di Samarinda yang mengiringi perjalanan bubur ayam Samarinda Seberang yang melegenda. Menurut pemantauanku, yang paling ramai dikunjungi adalah warung bubur ayam Kartika di Jl. Pirus. Tampaknya walaupun terbiasa dengan bubur ayam yang berkuah, bubur ayam Bandung ini lumayan bisa diterima. Biasanya kalau ada waktu aku akan sarapan disini dan ternyata yang makan disini banyak yang pendatang juga, terutama yang dari Bandung dong.

BuburAyam Kartika

DSC01305

Walaupun rasa dan komponen bubur ayam dimana-mana mirip, tapi menurutku di Kartika lebih spesial karena buburnya sendiri lebih berasa gurih dan saat mengunyah terasa ada yang kenyal-kenyal dan agak asin. Saat kutanya ke A’a yang punya, katanya itu adalah asinan sawi. Ini ngga ada kutemui di bubur ayam Bandung yang lain di Samarinda, apalagi pilihan minumannya juga ada, terutama teh poci-nya ok banget.

Ini yang lebih spesial lagi :daftar menu

Di bagian bawah daftar menu tertulis “terima kasih, Anda telah berbagi/menyumbang Rp 150,- dari tiap porsi Bubur yang akan kami sebarkan melalui : Dompet Dhuafa kaltim”. Jadi, makan bubur ayam sekalian sedekah juga. Apalagi kalau sekalian beli koran sama anak kecil loper koran yang biasa nongkrong di dekat warung itu, trus kembaliannya ga usah diambil, mmm… Insya Allah pahalanya berlipat ganda. Jadi tambah nikmat deh makan bubur ayam-nya..

2 thoughts on “Makan Bubur Ayam Yuks…

  1. Bubur yah?
    Gw sih mau itu dibilang bubur ayam terenak sedunia bahkan sejagat raya, gw gak akan mau makannya. Gak pernah suka bubur sih. Hehehe…
    Btw, thanks for coming to my blog yah!

  2. ini lokasinya di samarinda seberang sebelah mana mba?
    aku tinggal di pesona mahakam.. pengen bubur ayam bandung.. hehe.. thanks infonya..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s