Peci Baru

Penjual Peci

Ramadhan datang, berbagai jejualan khas pun marak terlihat. Selain pedagang kue untuk berbuka, penjual peci turut meramaikan bulan suci ini. Banyak orang yang baru ngeh bahwa pecinya sudah terlalu butut untuk dipakai sholat tarawih di masjid, sehingga mereka berburu peci baru. Mungkin juga dengan peci baru, memberi energi atau semangat baru agar lebih rajin ke masjid. Peci yang dibeli bisa juga sekalian untuk persiapan sholat Ied.

Bukan bermaksud membahas penampilan salah satu pasangan capres-cawapres yang saat ini menonjolkan peci-nya, memang penutup kepala yang satu ini menjadi bagian dari bangsa Indonesia atau bagi orang melayu pada umumnya. Berdasarkan KBBI daring, dikatakan peci adalah “penutup kepala yang terbuat dari kain dan sebagainya, berbentuk meruncing kedua ujungnya; kopiah; songkok”. Lalu saat mengetikkan kata “kopiah”, menurut KBBI maknanya adalah  peci (biasa dipakai orang Islam waktu shalat). Lalu untuk kata “songkok”, maknanya adalah tudung kepala untuk kaum pria (biasanya terbuat dari beledu); kopiah; peci.

Peci, songkok dan kopiah memang memiliki makna yang kurang lebih sama, yaitu sesuatu yang dikenakan oleh kaum pria di kepala dan biasanya berkaitan dengan umat muslim. Terkecuali peci yang terbuat dari beledu dan cenderung berwarna hitam, yang kini sudah menasional, peci jenis lain masihlah berkaitan dengan penampilan umat muslim. Misalnya peci putih bulat yang biasa dikenakan seseorang yang sudah berhaji. Ada juga peci yang banyak digemari anak muda yang biasanya terbuat dari bahan katun atau rajutan, dengan aneka pilihan warna.

Penutup kepala yang satu ini berasal dari jazirah Arab, karena itu beberapa variasinya yang dikenal di Indonesia kemudian bernama negara asal model peci tersebut. Misalnya peci Mesir, peci Turki, dll. Karena di Indonesia banyak memiliki kain tenun khas daerah, bahan pembuat peci ini pun dimodifikasi. Berikut ini adalah contoh peci atau songkok dengan menggunakan kain khas sarung Samarinda.

sumber gambar

Nah, sudahkah Sahabat sekalian memilih-milih peci baru?

About these ads

8 thoughts on “Peci Baru

  1. ♫♪
    Peci baru, alhamdulillah..
    Tuk diapakai di hari raya.
    tak punya pun tak apa-apa
    Masih ada peci tetangga…. ♫♪ ♫♪

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s