Aroma Kampung Nelayan

Pernahkah Sahabat jalan-jalan ke kampung nelayan? Aroma apa yang tercium oleh hidung Sahabat?

Ikan yang dijemur, memberi kontribusi terhadap aroma kampung nelayan

Ikan yang dijemur, memberi kontribusi terhadap aroma kampung nelayan

Beberapa waktu yang lalu aku mengunjungi Kelurahan Samboja Kuala, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kampung ini sangat khas kampung nelayan. Pijakan yang berpasir, karena masih bagian dari pesisir. Kemudian banyak pohon kelapa yang tinggi menjulang. Satu hal yang paling spesial, adalah aromanya. Aroma laut yang amis, karena pekerjaan para nelayan yang berkaitan dengan produk ikan.

Sebagian hasil tangkapan, diolah menjadi ikan asin untuk menambah pemasukan bagi keluarga. Di beberapa rumah, kaum wanita yang berperan dalam pengolahan ini. Setelah ikan melewati proses pengasinan, ikan lalu dijemur di bawah sinar matahari.

Hmm … saat menuliskan postingan ini, hampir saja liurlu menitik membayangkan ikan asin yang sudah digoreng dan disajikan dengan sambal terasi. Nasi … mana nasi …? :mrgreen:

Keterangan: Foto diambil dengan kamera ponsel 2MP Samsung Monte

Ditulis dalam rangka ikutan Turnamen Foto Perjalanan 34: Kampung

About these ads

14 thoughts on “Aroma Kampung Nelayan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s