Sekolah jaman sekarang mengenal istilah ‘share‘ ya… Atau mungkin ini hanya terjadi di sekolah-sekolah swasta, seperti yang sering diceritakan oleh emak-emak bloger? Anak membawa makanan ke sekolah, kemudian saat memakannya ia tidak sendiri, melainkan berbagi dengan teman atau gurunya.
Beberapa hari yang lalu rekanku di puskesmas bertanya padaku, dimana ia bisa membeli nasi nori. Rupanya di TK anaknya akan ada pengenalan makanan-makanan internasional. Lalu nanti di-share di sekolah. Anaknya yang bernama Alif mendapat tugas membawa nasi nori. Sedangkan anak-anak lain ada yang kebagian membawa chicken katsu, tempura, pizza, burger, dll. Masing-masing anak harus membawa 5 porsi makanan tersebut.
Sebenarnya baru kali itu aku mendengar istilah nasi nori. Mungkin yang dimaksud adalah semacam sushi yang dibuat dari nasi dibungkus nori (lembaran rumput laut). Bila ingin membeli, di Samarinda belum terlalu banyak pilihan restoran yang menjual makanan Jepang. Lagi pula harganya pasti muahal hal hal…
Kalau mau membuat sendiri sih guampang! *ngakak
Meskipun berbeda, namun antara sushi dan kimbab (nasi gulung ala Korea) masih ada persamaan lah…
Aku lalu mengajak rekanku itu untuk berburu nori, sebagai bahan yang paling penting. Sedangkan untuk isiannya, aku menyarankan crabstick, wortel (atau sayuran lain) dan telur dadar. Ehm, kurasa tak ada peraturan mengikat untuk isiannya kan??
Sayangnya kami tak menemukan nori yang lebar. Sebaliknya kami menemukan nori berukuran kecil di Hypermart.

Uh, lembaran nori-nya sangat kecil. Sudah jelas tak bisa untuk membuat sushi yang berukuran seperti biasa. Kupikir, paling-paling hanya bisa membungkus nasi seukuran jempol. Tetapi tak mengapalah. Daripada pusing mencari nori entah dimana, karena esok lusanya sudah harus dibawa.
Esok harinya aku memberi kursus singkat pada rekanku itu, tentang cara praktis menggulung sushi, meski tanpa anyaman bambu (alat penggulung sushi). Kami hanya menggunakan plastik dan nasi nori yang jadi memang hanya lebih besar sedikit dibanding ukuran jempolku.
Bagi Sahabat yang ingin menyontek resep sushi (nasi nori) super sederhana dan geje, bisa dilihat di bawah ini.
NASI NORI
Bahan-bahan:
- Nori
- Nasi pulen
- crabstick
- Sayuran (wortel/timun,dll)
- Telur dadar
Cara membuat:
1. Letakkan nasi di atas lembaran nori. Tipis-tipis saja. (Oiya, nori yang kubeli sudah berasa asin, jadi nasi tidak kutambah garam)
2. Susun bahan isian di atas nasi.
3. Gulung perlahan sambil dipadatkan.
4. Sajikan
Nah, karena nasi nori ini akan disajikan ke anak-anak, maka aku menyarankan untuk menggunakan mayones atau saos tomat/sambal untuk cocolannya. Entah tepat atau tidak, tetapi bagiku sih enak-enak saja…

Shusi jadi-jadian, alias nasi (asal dibungkus sama) nori ![]()
Acara sharing-nya sukses, kata rekanku. Namun ia sama sekali tidak mencicipi nasi nori buatannya. “Tidak suka,” katanya. Hehe… Ia lebih memilih makan udang tempura. Kalau dipikir-pikir, tugas Alif membawa nasi nori boleh dibilang cukup murah meriah bila dibanding anak lain yang harus membawa pizza, udang tempura atau chicken katsu.
Demikianlah cara membuat nasi nori versiku. Apakah Sahabat suka makan nasi nori?






Hima Rain
/ December 24, 2012saya suka sushi…. nori juga enak. sy kira nasi nori tadi itu onigiri hehehe.
wah itu buatan alif ya seru
kakaakin
/ December 26, 2012Bukan buatan alif, tapi buatanku
Sama sekali nggak rapi
IdAh CeRis
/ December 24, 2012Wow, share makanan internasional?
Aku belum pernah makan nasi nori, kak.
Daaaaaaaaaaan, aku baru tau ada nasi nori.
Daaaaaaan, aku juga baru tau kalau nori adalah lembaran rumput laut.
Aku ndesoo.
Seprtinya di Banjar belum ada norinya.
kakaakin
/ December 26, 2012Hehe… nori itu rumput laut
Nggak papa ndeso. Lagian belum tentu cocok di lidahmu
hm zwan
/ December 24, 2012uwaaaaa jd pgn nyoba nih kak zwan..g kbyg kl dicocol saos sambsl.nyemm
kakaakin
/ December 26, 2012aku belum pernah bikin cocolan yang pake wasabi sih
Erwin
/ December 24, 2012itu di bungkusnya tertulis Rumput Laut. kenapa namanya nori ya.

saya baru tau kali ini lho, kalo itu namanya nori.
biasa menyebutnya rumput laut, gitu.
kakaakin
/ December 26, 2012Hehe… aku sih biasa nyebutnya nori. Soale kalo dibilang rumput laut, ntar ketukar sama yang untuk dibuat agar-agar
LJ
/ December 24, 2012Bundo pernah coba makanan yang berbungkus nori begitu wkt di bdg.. tapi sejak di bukik belum pernah lg.. bikin sendiri juga belum kepikiran, krn bahan2nya masih langka. nori dan crabstick mgkn hrs cari di padang.
pd dasarnya bundo suka jenis makanan seperti itu, tapi klo bikin sendiri dijamin yang makan juga bundo sendiri, soale mama dan yg lain pasti ngerasa aneh.. xixi.
kakaakin
/ December 26, 2012Di rumah saya sih yang makanin saya sama emak. Beliau itu termasuk pemakan segala
nabils29
/ December 24, 2012kayaknya enak… saya cuma pernah yang nasi dan nori sj tanpa sayur sama sekali dan tanpa saos, tapi enak kok
… apalagi kalau kayak gbr diatas
kakaakin
/ December 26, 2012lumayanlah rasanya
nabils29
/ December 26, 2012kalau yang kayak diatas lebih siip lagi
monda
/ December 25, 2012anak2 di rumah sini suka nori kering gitu aja…..bundanya sih nggak doyan…
sekali lagi kreatifnya Akin muncul …top deh ..
kakaakin
/ December 26, 2012Lumayan, daripada beli, Mbak
achoey el haris
/ December 25, 2012mau donk dibuatin, enak nih buat sarapan
kakaakin
/ December 26, 2012Jangan ketuker sama lemper ya, A’
narno3
/ December 25, 2012sederhana tapi nampaknya enak ya?
kakaakin
/ December 26, 2012Diriku sih doyan
Dhymalk dhykTa
/ December 25, 2012wow..sepertinya enaak…jd lapeerr…
resepnya sy copy dan di sodorin ke istri, hehe
kakaakin
/ December 26, 2012Yang penting ada nori-nya
Erit07
/ December 25, 2012Wah saya sama sekali blum cicipin,kalau rumput laut nya itu saya gak suka. .
kakaakin
/ December 26, 2012Rasanya memang agak aneh. Tapi sensasinya itu beda banget. Susah diungakapkan dengan kata-kata… *halah
Lidya
/ December 26, 2012pascal suka banget loh kak makan nori, kadang belum sempat dibuat nasi nori , norinya sudah habis duluan dimakan
Wong Cilik
/ December 26, 2012kakaakin pintar masak-memasak ya …