Motif Tribal

Aku hanya bisa geleng kepala saat melihat cepatnya perubahan tren masa kini. Ada lagi sebuah tren tahun ini, yaitu motif tribal. Bagi Sahabat yang belum tahu, motif tribal adalah motif yang berasal dari berbagai suku di dunia, seperti Afrika, Indian, dll. Motif ini dicirikan dengan adanya kombinasi/tabrakan dari berbagai motif/garis dan warna-warna yang mencolok.

Awalnya aku bingung saat melihat banyak orang yang mengenakan pakaian dengan motif etnik dan warna secerah pelangi. Mulai dari legging, baju, jilbab, tas, sepatu, dll. Salah seorang temanku kemudian memberitahu bahwa motif itu disebut “Tribal”.

Gambar dari sini.

Bagi penyuka warna polos mungkin tak akan melirik motif satu ini. Aku juga merasa salut pada orang-orang yang ‘berani’ memakai warna ngejreng ini. Menurutku, bisa jadi orang yang menggunakan pakaian motif ini dikarenankan motif tribal sedang ‘in’. Mungkin saja setelah musim berganti, warna-warna mencolok ini kembali ditinggalkan. :D

Bila diperhatikan, ternyata banyak motif etnik nusantara yang juga bisa digunakan untuk motif tribal ini. Bila dikenakan, tentu akan semakin menunjukkan kecintaan pada produk Indonesia. Coba Sahabat lihat saja aneka macam tenun di negara kita tercinta ini. Salah satu contohnya adalah pada gambar kain tenun khas Dayak di bawah ini.

Gambar dari sini.

Koleksi tas etnik nusantara juga bisa menjadi pilihan dalam fashion bermotif tribal dan tentu saja tak kalah keren dibanding motif tribal dari negara lain kan… :)

Bagaimana, Sahabat? Apakah tertarik untuk menggunakan busana atau pernak-pernik lain dengan motif tribal? :D

37 thoughts on “Motif Tribal

  1. Seandainya ada kesempatan, mungkin saya lebih tertarik pada pakaian yang bermotif tribal ini, hanya saja coraknya dipadukan dengan warna yang lembut. Soalnya kalo gaya afrika tentu warnanya sangat kontras. Entar saya dikira orang dari Kongo hhh.
    Batik indonesia memang jempol banget

    • Bener banget tuh, Pak. Ada yang bilang, kalo mau pake motif tribal, mesti pandai2 me-mix and match-kannya. Motif, berpadu dengan polos. Bila motif tribal dipakai dari atas sampai bawah, bisa2 akan menyakiti mata orang yang melihatnnya :mrgreen:

    • Yup, bener banget, Yud. Hanya saja kebanyakan orang berkiblat pada fashion dari luar negri yang banyak menggunakan motif tribal dari suku2 tertentu, seperti suku Aztec, Navajo, suku2 di Afrika, dll.

    • hahaha… Lagian, kalo baju bermotif agak susah kalo mau sering2 dipake. Soale baju kita jadi gamoang dikenali orang. Bisa2 orang ngomong, “loh, kemarin juga pake baju itu…”
      Hehe…

  2. waaauuuu…
    sebagai penyuka batik suka banget motif2nya, kereenn
    Indonesia memang luar biasa kaya dengan budaya

    oh iya mbak..
    Media Robbani Mengucapkan Selamat Tahun Baru 1434 H
    semoga kebahagiaan dan keberkahan selalu bersama Kakaakin sekeluarga

    • Tasnya memang unik. Terbuat dari rotan dengan menggunakan pewarnaan alami. Tas itu adalah salah satu tas etnik khas Kalimantan. Awalnya saya berniat beli, tapi ternyata harganya di atas seratus ribu. Gak jadi deh…
      *ngelus2 dompet :D

  3. maaf ya baru bisa kunjungan balik sekarang..
    maklum emak2 rempong..hehehe

    untuk motif tribal aku suka..tapi klo terlalu full dalam 1 baju kayakny kurang pede buat dipake..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s