Pernahkah sahabat mendengar “tanggal 45″? Tentu saja bila dicari di kalender masehi maupun arab, takkan ditemukan tanggal 45, Karena tanggal maksimal pada setiap bulannya hanya pada tanggal 29, 30 atau 31. Aku mendengar istilah tanggal 45 dari kakakku beberapa hari yang lalu.
Sebelum bekerja di kantornya yang sekarang ini, dulu kakakku bekerja di salah satu perusahaan kayu lapis di Kota Samarinda. Sebagaimana yang kita ketahui, kayu merupakan salah satu komoditi unggulan di bumi Borneo. Selama berpuluh-puluh tahun, kayu sudah memberikan penghidupan yang lumayan layak bagi sebagian besar penduduk Kalimantan Timur, khususnya Kota Samarinda. Kayu juga telah membuat kaya raya sebagian orang-orang yang duduk di level atas. Geliat perekonomian sangat terlihat di sekitar perusahaan yang banyak berderet di sekitar tepian sungai Mahakam.

Beberapa tahun yang lalu, perusahaan kayu hampir memasuki akhir dari masa jayanya. Banyak perusahaan yang gulung tikar, atau denyut aktifitas pabrik yang semakin lemah. Bahkan sekarang hanya tersisa 7 perusahaan kayu di Kaltim! Hutan yang semakin gundul sehingga menurunnya bahan yang dapat diolah, menjadi salah satu penyebabnya. Ada pula yang mengatakan bahwa kualitas kayu hasil olahan pabrik di Samarinda, atau mungkin merata di seluruh Indonesia, jauh lebih buruk dibandingkan kualitas kayu dari negara lain, Malaysia misalnya. Hal inilah yang menjadikan kayu hasil olahan tersebut tidak dapat diekspor. Akhirnya berdampak buruk pada penghasilan pabrik.
Saat kakakku mengunjungi perusahaan tempat kerjanya dulu itu, betapa mirisnya hati beliau. Rekan-rekan seangkatan beliau sesama supervisor di pabrik, tampak nelangsa. Belum lagi bekas anak buah beliau dulu yang masih bertahan dan sempat bercerita kepada kakakku bahwa gaji mereka sudah tidak tentu turunnya. Misalnya gaji bulan ini tidak dibayar, maka mereka akan mendapatkan gaji setelah 1½ bulan bekerja, yaitu pada tanggal 15. Itulah yang disebut kakakku sebagai tanggal 45.
Sebenarnya masih lebih untung bila gajian pada tanggal 45 dan gaji dibayar penuh. Masalahnya adalah sering kali gaji mereka hanya dibayar separuh. Sudah bekerja 45 hari, gaji hanya separuh pula. Yang lebih parah lagi, saat mereka baru digaji setelah berberapa bulan kemudian. Itupun yang dibayarkan kadang hanya gaji sebulan. Kasihan! Kemungkinan terburuk adalah adanya PHK. Lalu, akan kemanakah perginya 700 karyawan yang di-PHK ini?
Entah kakakku harus bersyukur atau bersedih. Bersyukur karena sudah terlepas dari perusahaan itu sejak beberapa tahun yang lalu, saat perusahaan mulai goyah. Bersedih karena melihat kondisi mantan rekan kerja beliau yang merana.
Mungkin kejadian tanggal 45 seperti ceritaku ini, tidak hanya terjadi di kotaku dan sekitarnya. Bisa jadi di daerah lain pun memiliki kisah yang sama. Bagaimana dengan di daerahmu, Sahabat?






Nchie Hanie
/ October 3, 2012yang aku tau disini ga pernah denger tanggal 45 kak..
tega bener, dah lama kerja di bayar separo lagi hiks..
malahan familiar semangat 45 padahal dah 2012 ya? hihii..
kakaakin
/ October 3, 2012Maklumlah… perusahaannya udah sekarat
cumakatakata
/ October 4, 2012baru tau disini Mbak, ternyata tgl 45 tu gajiannya molor setengah bulanya…….
semoga 700 karyawan tu dapat pekerjaan yang lebih bagus…..
kakaakin
/ October 4, 2012Dan 700 orang itu baru di pabrik yang dikunjungi kakakku itu… Di daerah lain juga ada pengurangan karyawan
Aamiin, semoga mereka tetap sabar…
cumakatakata
/ October 4, 2012jiaaaaaah, 700 ternyat dalam satu Pabrik….
kakaakin
/ October 4, 2012Aku ingat dulu, waktu kayu masih jaya, banyak perusahaan yang masih aktif dengan ribuan karyawan. Bebrapa hari yang lalu saat aku lewat di depan beberapa pabrik, kulihat sepi… hanya tersisa pabrik kosong… Sudah tutup…
cumakatakata
/ October 4, 2012hidup bener2 kayak roda ya Mbak, sama dengan orang2 dikampung saya, yg dulunya kalangan atas, sekarang bisa dibilang terbalik….
Wong Cilik
/ October 4, 2012hidup semakin berat aja ya …
semoga mereka cepat mendapat penghidupan yang lebih baik …
kakaakin
/ October 4, 2012Aamiin…Bila tak mampu bertahan, bisa2 gila jadinya…
septarius
/ October 4, 2012..
hati selalu trenyuh kalau lihat berita2 tentang buruh..
negeri yg katanya kaya, gemah ripah tapi rakyatnya banyak yg susah..
..
kakaakin
/ October 4, 2012Negri yang kaya… Tapi tidak semua rakyat bisa menikmatinya…
Erwin
/ October 4, 2012kisah seperti itu tidak hanya di Kalimantan saja mbak.
intinya sesuatu itu tidak akan diatas terus, pasti suatu saat di bawah juga. yg menyadari akan hal ini akan mempersiapkan diri, jika suatu saat dibawah tidak kaget.
Negara kita sebenarnya kaya akan SDA ya, tapi kemiskinan dimana-mana.
kakaakin
/ October 5, 2012Yup… sudah terlihat nih efek pengerukan SDA. Lambat laun akan habis. Dulu hutan, sekarang tambang batu bara sudah mulai gonjang-ganjing
yisha
/ October 4, 2012hikssssssssss……………
kakaakin
/ October 5, 2012Cup cup cup…
Rawins
/ October 4, 2012betul itu
perusahaan kayu lapis sekarang mulai beralih bisnis jadi perusahaan kue lapis
kakaakin
/ October 5, 2012Pastinya bukan kue lapis pelangi, alias rainbow cake ya…
Rawins
/ October 7, 2012yang penting ada lapisnya, hehe
Idah Ceris
/ October 4, 2012Di Banjarnegara juga ada pabrik kayu lapis, kak. . .
Saya kurang begitu memperhatikan, tapi sepertinya masih berjalan normal, karyawannya banyak bangetttt. . .
Kalau gaji molor sampai tanggal 45, terus yang sudah berkeluarga piye ya?
Melasi. . .
Terus sudah ada solusi untuk pabrik tersebut belum, kak?
Solusi untuk pemberian honor. . .
kakaakin
/ October 5, 2012Udah ada tuh solusinya… Pengurangan 700 karyawan
Syukurlah bila perusahaan kayu lapis di daerahmu baik-baik saja, karena sekarang kayu sudah sangat sulit berkembang…
Yunda Hamasah
/ October 4, 2012Mirisnyaaaa… wong tiap tgl 30 aja dah pada sulit
kakaakin
/ October 5, 2012Sering kali pas lewat pertengahan bulan aja udah banyak yang kelimpungan masalah duit…
narno3
/ October 4, 2012masih untung ya gajian tanggal 45, koq ada yang sampai tanggal ke 120 gajian belum dikasihkan, begitulah nasib para pekerja sungguh memprihatinkan
kakaakin
/ October 5, 2012Wah… udah kebayang tuh utang yang numpuk di warung
Mira
/ October 4, 2012Sabar ya mba, makasih sudah berbagi pengalamannya
kakaakin
/ October 5, 2012Sama-sama…
Ananda Mutiara
/ October 4, 2012Tanggal 45? Baru tahu Mbak. Alhamdulillah kalau di tempatku, akhir atau awal bulan. Semoga mereka selalu diberi kesabaran dan dimudahkan untuk mencari pekerjaan yang layak dan lebih baik. Amin
kakaakin
/ October 5, 2012Aamiin…
Setelah banyaknya pengurangan tenaga kerja di perusahaan2, yang kulihat kini semakin banyak orang yang berdagang kue atau makanan lainnya…
tunsa
/ October 4, 2012hehe… kalo boleh request sih aku mau tanggalnya jngan sampe tgl 28…
#modeonSuamiGalau, hihi
kakaakin
/ October 5, 2012Hahaha…
Semoga segera bertemu kembali sebelum tanggal 28 deh
Isnuansa
/ October 4, 2012Tadinya mikir pas baca judulnya. Setelah selesai baca, jadi sedih.
Etapi ngomongin kaya dari kayu itu agak2 gimanaa gitu.. Kekayaan alam dikeruk juga kan jadi kekayaan pribadi. Beda nggak sama korupsi? Kok malah OOT gini..
kakaakin
/ October 5, 2012Sepertinya sih beda dengan korupsi, Mbak. Karena mengeruk hasil hutan gak bisa kelihatan jumlahnya. Kalo korupsi, jelas jumlah dan sumber duitnya… eeh, gitu ya…?
Orin
/ October 4, 2012Duh…kesian bgt ya Ka, mari kita doakan sama2 mereka bisa punya pilihan lebih baik drpd harus menunggu gajian tanggal 45..
kakaakin
/ October 5, 2012Iya, Rin. Semoga mereka gak berputus asa…
sulunglahitani
/ October 4, 2012ya habisnya di sisi lain jg mereka trlalu menggantungkan diri pada kekayaan alam, mbak. syukur2 klo misalnya mereka ada melakukan tebang pilih ataupun reboisasi
kakaakin
/ October 5, 2012Katanya sih mereka melakukan reboisasi… Tapi ya nyatanya banyak hutan yang gundul juga…
imam boll
/ October 4, 2012kalo di tempat saya juga ada tanggal 45 mbak
tapi tanggal yg dibuat orang tua mbujuk’i anak’e dengan menjanjikan akan membelikan barang di tgl45, pdhl kan g da di tanggalan
kakaakin
/ October 5, 2012Wah wah… biasa bo’ong ya…
nunuelfasa
/ October 4, 2012sama mbak ditempatku juga bayarannya pertengahan bulan, jadi dobel, akhir bulan dibayarkan untuk Gaji Pokok dan uang transpotnya sedangkan tanggal 15nya untuk gaji bonusnya
kakaakin
/ October 5, 2012Mending ya kalau dobel gitu. Yang ini, gaji pokok pun entah bisa diterima penuh atau tidak
Lidya
/ October 4, 2012baru dengar tanggal ini kak , ksaihan ya sudah nunggu 45 hari masih dibayarkan tidak penuh
kakaakin
/ October 5, 2012Iya, Mbak. Perusahaannya udah sekarat sih
Ely Meyer
/ October 4, 2012aku malah br dengar ttg tanggal 45 dr postinganmu mbak
kakaakin
/ October 5, 2012Hmm… kasihan banget ya, Mbak…
Myra Anastasia
/ October 5, 2012dulu wkt kantor suami sy masih baru dirintis, tanggal gajiannya juga gak menentu.. Belom tentu sebulan gajian.. Tp skrg manajemennya udah baik.. Alhamdulillah..
Ngomong2 ttg hutan, itu dia yg kita khawatirkan ya.. Byk org hy berpikir utk menbang saja tanpa melakukan reboisasi.. Akibatnya ya kayak skrg.. utan semakin gundul, manusia yg kena imbasnya juga. Pdhl ulah manusia juga
kakaakin
/ October 5, 2012Sekarang sih tambah parah, Mbak. Hutan banyak yang berubah menjadi kebun sawit. Padahal sawit itu sangat banyak menyerap air tanah. Jadi jangan heran jika ketersediaan air bersih sudah sulit
De Cipia
/ October 5, 2012Pailit sih pailit… hak karyawan harus tetap dipenuhi bahakan sebelum keringat mereka kering. *emosi sesama pekerja*
Tebak Ini Siapa
/ October 6, 2012Aku kira tanggal 45 apaan,
kasian ya mbak kalau begitu…