Senangnya jika punya kawan yang jago memasak. Salah seorang rekan kerjaku di Puskesmas pandai memasak, padahal ia seorang laki-laki. Kemampuan ini ia dapatkan saat ia bekerja di sebuah perusahaan katering, sebelum bekerja di Puskesmas. Sempat pula ia membuka cafe. Bila sedang jaga dengannya, siap-siap saja dengan limpahan makanan yang ia buat. Tak jarang ia membagi aneka resep masakan atau minuman. Namun dari beberapa resepnya itu, ada yang menggunakan angciu, sesuatu yang baru kudengar.
Suatu hari ia pernah membuat sup kepiting asparagus di Puskesmas. Kami semua menyukainya. Beberapa pekan kemudian ia menceritakan resep sup buatannya itu. Ia menambahkan angciu, sesuai dengan resep yang pernah ia pelajari. Aku yang baru pertama kali mendengar tentang angciu lalu bertanya padanya. Ia menjelaskan bahwa angciu adalah semacam arak yang ditambahkan pada masakan, terbuat dari air tape. Pemberian angciu ini akan meningkatkan aroma dan cita rasa masakan.
“Loh, bukannya arak haram dimakan oleh umat muslim?” sahutku.
“Tetapi kandungan alkoholnya akan menguap saat terkena panas. Seperti halnya wajan yang menyala, itu membakar alkohol, jadinya alkoholnya habis,” urai temanku itu.
Aku terdiam karena tidak mengerti apakah benar alkohol pada masakan akan hilang bila terkena panas. Namun aku tetap berkeyakinan bahwa penggunaan arak dalam masakan adalah haram.
Alhamdulillah setelah googling aku menemukan beberapa bahan bacaan yang bermanfaat mengenai angciu ini. Pada situs halal MUI, tertulis artikel Arak Dalam Masakan yang menyatakan penggunaan arak dalam masakan, sedikit atau banyak tetaplah haram. Sedangkan pada artikel selanjutnya yang berjudul Betulkah Alkohol Menguap, menuliskan bahwa alkohol tidak akan hilang walaupun dimasak cukup lama dengan cara apapun.
Inilah penampakan angciu.
Dari beberapa tulisan yang kubaca menuliskan bahwa ternyata penggunaan angciu ini memang sangat banyak di kalangan masyarakat. Biasanya angciu dipakai umumnya Chinesse food, atau pada tumisan, daging panggang, dll. Bukan hanya di restoran, bahkan hingga warung-warung pinggiran juga kerap menambahkan angciu pada masakannya. Aku jadi khawatir bila warung nasi goreng langgananku juga memakai angciu, karena rasanya masakannya yang enak. Mungkin ada baiknya kutanyakan saja pada pemilik warung itu.
Demi alasan meningkatkan cita rasa, banyak juru masak menambahkan angciu, anggur merah atau arak sejenisnya ke dalam masakan. Makanan yang tidak halal bukan hanya yang berasal dari babi, namun penggunaan arak dalam masakan juga dapat membuat masakan itu jadi tidak halal. Semoga kita bisa menjaga diri dari makanan yang tidak halal.







Abi Sabila
/ September 13, 2012Kalau urusan masak memasak, terus terang saya angkat tangan, melambai ke arah kamera alias menyerah. Diantara pekerjaan yang sangat tidak saya kuasai adalah masak memasak.
Sebelum baca postingan ini, saya pikir Ang Ciu ini sejenis anggur atau minuman beralkohol, barangkali terpengaruh kata Ciu-nya.
kakaakin
/ September 13, 2012Bukan minuman, Bi. Tapi sejenis arak yang digunakan untuk memasak. Sama-sama mengandung alkohol.
fadecancer
/ September 13, 2012memang sebagian besar masakan cina, menggunakan arak ang ciu ini Kak
bunda juga tau dari teman yang punya usaha resto masakan cina
daripada ragu, lebih baik tinggalkan, begitu sunnah Rasulnya ya khan Kak ?
salam
kakaakin
/ September 13, 2012Iya, Bunda. Jadi khawatir kalo mau makan dimana-mana. Hehe…
Nunu El Fasa
/ September 13, 2012nggak pernah kepikiran sampai kesana mbak jika saya beli chenese food.. wah kudu hati-hati sekarang… benar lebih baik ditanyakan dulu yaa sama pemilik warungnya
kakaakin
/ September 13, 2012Iya, Mbak. Dari pada kita terlanjur makan makanan yang tak halal…
yisha
/ September 13, 2012iya, ka, hati-hati…………..dengan menu!
kakaakin
/ September 13, 2012Jangan asal makan yaa
niqué
/ September 13, 2012selain itu yah, berhati2 jugalah masuk ke rumah makan / restoran chinese food
karena beberapa restoran yang saya datangi, ternyata menghidangkan masakan yang mengandung babi. jadi kita yang harus aktif bertanya.
kakaakin
/ September 13, 2012Mari kita mencari tempat makan yang berlabel halal
IFAN JAYADI
/ September 13, 2012Wah, saya jadi khawatir juga dengan angciu setelah membaca artikel ini. Memang kalau saya amati, beberapa warung makanan kadang menggunakan bahan dari botolan yang saya tidak tahu apa kandungannya. Apalagi kalau ke warung nasi goreng, kayanya banyak sekali bahan2 yg ditambahkan yg tampaknya asing bagi orang awam
kakaakin
/ September 13, 2012Hehe… bisa lebih dari 5 botol berjejer di warung2 nasi goreng itu ya, Fan. Tanyain aja, pake angciu apa nggak.
IbuDini
/ September 13, 2012Itu mungkin salah satu kenapa masakan cina lebih enak rasanya.
kakaakin
/ September 13, 2012Banyak yang mengira tak menggunakan lemak babi, artinya sudah halal. Padahal penambahan arak pada masakan cina, membuatnya jadi tidak halal
achoey el haris
/ September 13, 2012bahkan saya dinasihatin teman kalau beli nasi goreng saja harus bilang, “maaf jangan pakai ang ciu”
Kalau di Mie Janda jangankan ang cui, MSG aja nggak pakai
kakaakin
/ September 13, 2012Hebat euy warung mi janda. Banyak orang yang tak percaya diri dengan bumbu masakannya, jadinya menambahkan MSG banyak2 pada masakan
Dooh… jadi pengen nyobain makan mi janda nih…
giewahyudi
/ September 13, 2012Nampaknya penjelasan dari temannya Kakaakin belum memuaskan, tapi menurut saya itu tetap tidak halal..
Orin
/ September 13, 2012Iya Ka, si angciu ini yg bikin masakan chinese food maknyuss, beneran harus nyari yg ada label halalnya
'Ne
/ September 13, 2012wah baru tahu juga, padahal suka juga makan chinese food..
mkasih ya kak biar ntar hati2 kalau saya mau makan..
rahmiaziza
/ September 13, 2012Ho oh bun, banyak yang memebri label halal pada masakannya, hanya karena tidak mengandung babi, padahal definisi halal kan tidak sesederhana itu ya…
Gusti 'ajo' Ramli
/ September 13, 2012sebelum membeli mungkin tanya dulu pakai angciu atau tidak, terutama di restoran tiongkok ya mbak,,,
Idah Ceris
/ September 13, 2012idah koq malah baru tau ya?
Baru denger pula, Kak.
Tidak pernah masak ala Chinesse dan sepertinya belum pernah makan masakan cina juga. . .:lol:
alamendah
/ September 13, 2012Saya sendiri masih tetap beranggapan bahwa alkohol yang digunakan dalam masakan tidak akan hilang semuanya. Jadi tetap berusaha untuk menghindari makanan2 yang menggunakan bahan itu
Tebak Ini Siapa
/ September 13, 2012Aku baru dengar nih angciu… kata baru untukku…
helgaindra
/ September 13, 2012buset lah
kudu ati-ati nih kalo makan makanan china
mending makan yang bias-bias aja deh
kaga usah pake angciu angciu segala
Evi
/ September 13, 2012Bau angciu ini khas, mirip bau air tape tapi ada juga bau lain…:)
Lidya
/ September 14, 2012yang saya tau juga ini tidak halal ya kak
Ayahnya RanggaSetya
/ September 15, 2012Tidak ada kompromi untuk sesuatu yang jelas hukumnya haram, yah? Meski cuma setetes, misalnya?
Jadi ingat pribahasa ‘sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit’, begitu juga dalam soal mengonsumsi makanan haram, lama-lama yang sedikit itu bisa jadi banyak.
awai
/ March 16, 2013walaupun setetes tape mengandung khamr dan anggur juga mengandung khamr seharusnya di haramkan
Ananda Mutiara
/ September 17, 2012Jadi ingat ketika ada perusahaan restoran chinesse food yang datang ke kantor saya untuk mensertifikasi produknya. Saya kebetulan bekerja di sebuah lembaga sertifikasi halal produk. Saya tanya apakah pakai arak masak? Jawabnya ya karena itulah ciri khas masakan chinesse food. Akhirnya proses sertifikasi halal tidak bisa dilanjutkan karena perusahaan tidak mau mengganti arak masak itu dengan bahan yang kita anjurkan.
Arak masak yang saya tahu sebenarnya bisa diganti dengan jeruk nipis dan kecap asin. Kecap asin udah banyak yang bersertifikat halal.
Semoga kita bisa menjaga diri dari makanan yang tidak halal. Amin. Jazakumullah postingannya Mbak Akin, sangat bermanfaat.
Saya
/ November 14, 2012Angciu haram…bagaimana dengan poligami?membunuh sesama atas nama agama?mengganggu umat dari agama lain yg akan beribadah??apakah itu tidak lebih haram dan menjijikan??Agama yg anda anut benar2 egois perusak moral dan ideologi nusantara…dan anda adalah korban..
Abdullah
/ January 14, 2013Klo angciu haram menurut islam memang kenapa? Kalau Anda bukan muslim jadi kenapa tersinggung?
Poligami, apakah ada yg salah dengan itu? Saat ini yang salah adalah orang menjalankan poligami hanya karena nafsu belaka tanpa mengerti esensi syariatnya. Dalam Islam hanya dibatasi 4, kalau tidak mampu cukup 1. Bagaimana pendapat anda tentang raja-raja nusantara (sebelum islam masuk) yang punya banyak istri dan selir yang tdk terhitung jumlahnya. Coba Anda tanya pada hati nurani Anda, kenapa pelaku selingkuh dan zina banyak pendukungnya dan tidak malu dengan kelakuannya. Mana yang salah? Poligami atau selingkuh/zina?
Membunuh atas nama agama? Klo agama yang diyakini dihinakan apakah harus perpangku tangan? Kalau agama anda dihina apakah akan diam saja? Bagaimana pendapat anda saat indonesia kalah bertanding dengan malaysia, atau saat ada kesenian yg diklaim menjadi milik malaysia? Sewotkah Anda?
Barat dan agamanya menyerang banyak negara lain karena minyak dan sumber daya alam lainnya, Bagaimana menurut Anda?
Coba baca dengan benar kasus yg terjadi di indonesia, apakah memang agama lain diserang tanpa ada sebab atau memang ada provokasi sebelumnya bahkan menantang?
Media mainstream hanya memblow-up satu sisi saja tanpa mencari tahu asal muasalnya. Erbeda kalau yang terjadi sebaliknya, saat muslim diserang tanpa ampun dibelahan dunia (termasuk indonesia) manapun media hanya diam pura-pura tidak ada yang salah dengan kondisi tsb.