Berburu Batik di Pasar Klewer

Awalnya kukira hanya mimpi aku bisa menjejakkan kaki di Kota Yogyakarta dan Solo. Alhamdulillah, pada tahun 2004 aku bisa juga mendapatkan kesempatan itu. Saat itu aku masih bekerja di kampus Akper Pemprop. Kaltim dan aku berangkat bersama belasan rekan kerja, sehingga suasana sangat meriah. Karena kedua kota ini menjadi termasuk diantara kota yang menjadi icon batik Indonesia, maka oleh-oleh yang kami buru tak jauh dari batik.

Dengan modal pengetahuan berbahasa Jawa yang sangat minim, aku mencoba menawar aneka barang di Malioboro. Mungkin karena aku menawar terlalu rendah, salah seorang pedadang mengumpat padaku. Entah apa yang diucapkannya, aku hanya memahami raut wajah dan nada bicaranya saja. Salah seorang teman menarikku dan memberi tahu agar kalau mau memborong batik, nanti saja saat kami ke pasar Klewer, Solo.

Saat ke pasar klewer, aku takjub. Rasanya baru kali itu aku berada di tempat yang hampir melulu batik. Saat memandang ke kiri, ke kanan, ke depan dan ke belakang, hampir semua yang tampak adalah berupa kain dengan corak khas yang disebut batik. Rombongan kami pun memencar untuk berburu barang-barang yang diinginkan dan sudah harus berada di bis pada jam yang ditentukan.

Aku sudah mencatat di benakku barang-barang yang akan kubeli. Tentu saja hampir semua adalah oleh-oleh untuk keluarga. Antara lain pakaian untuk keponakan, seprai batik untuk di rumah dan yang terpenting adalah pesanan emak, yaitu kain panjang. Sebenarnya aku juga sambil lirik-lirik jika ada pakaian yang pas di hati dan pas di kantong. :D

Tentang kain panjang pesanan emak, beliau tidak hanya memesan 1 atau 2 helai, tetapi 10! Mungkin sebenarnya di Samarinda ada dijual kain panjang pesanan emak itu, namun permintaan beliau kuturuti saja. Mengapa emak memesan kain sebanyak itu? Kata beliau kain itu untuk disimpan dan dipakai sebagai penutup bila ada keluarga yang meninggal dunia. Benar saja, kain panjang itu kemudian ada yang terpakai di tahun yang sama, yaitu pada saat kematian bapakku.

Teknik belanjaku mungkin salah, karena aku membeli barang yang berat-berat terlebih dahulu sehingga aku kesulitan untuk memilih barang yang lain lagi. Aku membawa 2 buah kantung belanja yang masing-masing berisi beberapa seprai batik dan kain panjang pesanan emak. Kedua kantung itu ternyata cukup berat untuk dibawa kesana-kemari. Terpaksa aku tak bisa melirik-lirik lebih lama lagi. Akhirnya aku kembali ke bis yang parkirnya cukup jauh dari pasar, sambil menunggu anggota rombongan yang lain selesai berbelanja.

Sebuah hari yang melelahkan di pasar Klewer. Lelah, namun menyenangkan karena berada di lautan batik. Seolah-olah aku merasa seperti… “ya, aku sudah berada di tempat yang tepat untuk mencari batik…”.

_______________________________

Postingan ini diikutsertakan dalam Giveaway Catatan Akhir Pekan dengan Tema Aku Cinta Batik Indonesia.

Sumber gambar: http://solo.yogyes.com/id/see-and-do/market/pasar-klewer/photo-gallery/1/

About these ads

38 thoughts on “Berburu Batik di Pasar Klewer

  1. Saya malah gak sempat mampir ke Pasar Klewer Kak, padahal menurut info, disana batiknya bagus2 lo, semoga ntar pas ke Yogya lagi bisa mampir kesana :)

    Sukses GA nya Kak, semoga menang :)

  2. saya sudah 4 kali ke pasar klewer mbak, batiknya memang bagus bagus, yang mau order buat jualan juga mendapatkan harga yg relatif rendah

    semangat mbak buat lombanya :D

  3. Aku tiap Mudik ke Solo pasti Mampir sana..
    Memang sangat terkenal pasar itu..
    dengan beraneka ragam Batik murah ampe agak mahal..

    Pesenanku Mana Kak??

    Sukses ya Ngontesnya..!!

  4. Meskipun sering ke Yogya …
    namun … seingat saya … saya belum pernah ke pasar klewer Kak …
    seringnya sih ke Pasar Bering Harjo … atau Toko besar di seberangnya (Mi**ta)

    Salam saya Kak

    • Memang gitu sih… sama halnya ada orang yang tinggal di Jakarta, tapi belum pernah ke Taman Mini. Orang jauh dari luar kota malahan sudah pernah berkali2 ke sana. Hehe…

  5. belanja batik di malioboro mah sama juga boong
    ke selatan dikit di pasar bringharjo lebih murah dan lengkap
    lebih lengkap lagi di klewer sih
    kalo beli banyak pengen murah ke pabriknya aja di daerah klaten
    home industri yang harganya lebih miring
    dibanding kauman solo yang sudah telanjur terkenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s