Wisuda

Beberapa hari yang lalu aku diundang untuk menghadiri acara wisuda di kampus Akademi Keperawatan Pepmprop. Kaltim, Samarinda, tempatku menimba ilmu keperawatan dulu, serta tempatku bekerja selama kurang lebih 4 tahun. Kupikir akan sangat menyenangkan bertemu kembali dengan rekan-rekan kerja dulu, sekalian halal bihalal. Setelah pindah tempat kerja, ini adalah kali keduaku menghadiri acara wisuda di kampus ini.

Menyaksikan acara wisuda, cukup menyenangkan bagiku. Mungkin karena biasanya aku hanya menghadiri wisuda Akper yang lulusannya hanya seratus lebih sedikit, tidak sampai ribuan seperti di universitas. Kuingat-ingat, rentetan acaranya kurang lebih sama saja dengan saat aku masih bekerja di kampus dulu dan turut menjadi seksi sibuk.

Acara wisuda ini dimulai dengan tarian selamat datang, Tari Enggang yang berasal dari suku Dayak Kenyah. Biasanya para penarinya adalah mahasiswa Akper yang bersuku Dayak.

Tari Enggang

Aku belum pernah menyaksikan acara wisuda selain wisuda Akper. Pada wisuda lulusan Akper, selalu ada acara pengambilan sumpah sesuai dengan agama masing-masing lulusan. Mungkin setiap lulusan profesi, harus diambil sumpah ya..? Seperti dokter, apoteker dll. Setelah pengambilan sumpah, sudah resmilah para lulusan ini bergelar Ahli Madya Keperawatan, yang berarti mereka termasuk tenaga profesional pemula di bidang keperawatan.

Pengambilan sumpah lulusan Akper yang dilaksanakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Kaltim.

Bila menyaksikan prosesi wisuda, sempat bertanya-tanya dalam hati, apa sebenarnya makna tata cara pelaksanaan wisuda tersebut. Mulai dari jubah hitam itu, topi toganya dan terutama makna menggeser tali toga dari kiri ke kanan itu. Kucoba browsing, dan aku menemukan tulisan ini. Menurut tulisan di artikel itu, tali toga yang semula berada di sebelah kiri, menandakan otak kiri yang digunakan semasa kuliah. Dengan dipindahkannya ke sebelah kanan, diharapkan setelah lulus mahasiswa juga menggunakan otak kanan yang berhubungan dengan kreatifitas, imajinasi dan inovasi. :)

Penyerahan salinan ijazah serta penggeseran tali toga dari sebelah kiri ke sebelah kanan :D

Setelah prosesi wisuda ada acara sambutan-sambutan. Yang paling berkesan adalah sambutan dari Kepala Dinkes Prop. Kaltim, dr. H. M. Syafak Hanung, Sp. A. Bila biasanya sambutan hanya dibacakan dan cenderung membosankan, beliau malah melupakan teks yang mungkin sudah dipersiapkan. Beliau benar-benar ingin seisi ruangan memperhatikan beliau yang menggunakan cara penyampaian yang lebih komunikatif.

Dalam sambutannya, dr. Syafak berpesan agar para lulusan bisa menjadi perawat profesional yang bisa melayani pasien dengan ramah. Beliau menyebutnya ‘melayani dengan hati’. Kemudian beliau juga berpesan agar lulusan tidak menolak untuk ditempatkan dimanapun di seluruh Kaltim, terutama daerah-daerah pelosok, karena tenaga kesehatan masih sangat dibutuhkan disana. Lagi pula lulusan daerah hendaknya bisa berkarya dan membangun di daerah sendiri, karena ternyata lulusan dari daerah lain, terutama dari Pulau Jawa, lebih siap untuk ditempatkan di daerah terpencil. Selain itu, beliau juga mendorong lulusan yang ingin bekerja di luar negri, karena banyak kesempatan terbuka untuk menjadi perawat di luar negri. Dengan catatan, kemampuan berbahasa Inggris (bahas asing) harus baik. :)

Sesudah acara wisuda, dilanjutkan dengan acara foto-foto para wisudawan dengan dosen. Dulu aku turut duduk manis diantara deretan dosen itu. Rasanya senang banget berfoto dengan jatah seragam panitia wisuda yang keren. Aku jadi teringat dengan foto-foto saat wisudaku sendiri, kutaruh dimana ya..?? :mrgreen:

Foto para wisudawan…

Acara-foto-foto lumayan lama berlanjut. Kuperhatikan hampir semua pendukung acara juga turut berfoto-foto. Termasuk para penari, anggota paduan suara dll. Oiya, anggota paduan suaranya juga memakai sarung Samarinda yang dibeli dari pengrajin yang ada di sekitaran kampungku.

Sarung yang dipakai diluar celana panjang pada laki-laki. Perempuan memakai selendang dari Sarung Samarinda.

Ikutan narsis bareng ‘mantan’ rekan kerja :D

Sebenarnya acara inti yang paling kunantikan adalah acara makan siang. Dulu, setiap sehabis acara wisuda, panitia inti selalu syukuran dengan mengadakan makan siang di restoran yang mungkin selanjutnya tak dapat kumasuki lagi (karena mahal). Kini, acara makan siangnya hanya digelar di kampus, tepatnya di ruang kelas. Beberapa undangan (termasuk diriku), panitia inti serta para pendukung acara, turut makan siang bersama. Menurutku yang seperti ini lebih bermakna, karena lebih banyak yang bisa ikutan makan :D

Ehm… Yummy… Alhamdulillah, acara wisuda selesai, perutpun kenyang :mrgreen:

Terucap pula do’a dalam hati, semoga suatu saat nanti aku bisa diwisuda lagi dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi :D

*****

Saat akan pulang, aku melihat hamparan foto di depan gedung tempat pelaksanaan acara wisuda. Seingatku aku sempat 3 kali dijepret oleh tukang foto-tukang foto itu. Kupandangi deretan foto-foto yang digelar. Ada fotoku diantaranya, namun kemudian kubiarkan saja. Sama sekali tak berminat untuk membelinya, menanyakan harganyapun tidak. :mrgreen:

Can you see me? :mrgreen:

About these ads

25 thoughts on “Wisuda

  1. Acara wisuda selalu menyenangkan, menyaksikan wajah-wajah bahagia, baik bagi yang diwisuda maupun orangtuanya. Kerja keras, belajar mati-matian telah terbayar lunas…..

  2. aku baru sekali menyaksikan acara wisuda ,Kak
    wisuda anak sulungku, dan rasanya terharu sekaligus bahagia :)

    seperti Mas Enha , aku juga baru tau ada makna dibalik pemindahan tali di toga wisuda itu :)
    salam

  3. wahahaha..ada pengambilan sumpah juga yah mba?…
    wisuda ku dulu juga begitu…sumpah anti korupsi, terus pake tanda tangan pakta kesepakatan bersama kalo di tempat kerja nanti kita gak mau korupsi…ckckckck……
    masih mengharapkan wisuda untuk gelar selanjutnya…doakan yah mba,,,

    eh, itu foto kalo gak diambil disimpen sama abangnya loh…hihihihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s