Beberapa hari yang lalu Mae minta dibuatkan kue bingka telur. Bingka telur ini mungkin adalah khas Kalimantan (awalnya kukira khas Bugis), karena saat aku gugling, nemu blog dari Kalsel yang memuat resep kue ini. Sedangkan resep yang kugunakan adalah dari mulut kemulut seputaran kampungku. Kedua resep itu kurang lebih sama bahan dasarnya.
Saat kuklik bagian gambar pada laman pencarian gugel dengan tag ‘bingka telur’, kutemukan sebuah gambar yang berasal dari blogku. Aku baru ingat, bahwa dulu aku pernah membuat tulisan tentang bingka telur ini, hehe…
Sebuah resep bingka telur juga kusertakan pada tulisan bertanggal 25 Agustus 2009 itu, dengan judul tulisan Kue Ramadhan. Gambar diatas adalah kue bingka telur yang dulu dibeli tanteku di pasar Ramadhan. Bila tahun lalu bingka telur ini seharga Rp 15.000, tahun ini naik menjadi Rp 20.000. Lumayan mahal ya.
Jadinya aku membuat bingka telur, tentunya jauh lebih hemat. Mae request bingka telur yang plain alias original nggak usah pake rasa apa-apa. Bingka telur pada gambar diatas adalah beraroma pandan, sesuai dengan warnanya. Kemudian rasa lain ada juga yaitu gula merah. Perbedaannya hanya pada penggunaan gula yang diganti dengan gula merah.
Berikut adalah bahan-bahan yang kugunakan untuk membuat bingka telur:
- Telur ayam
- Santan kental
- Gula pasir
- sedikit garam
- Loyang berbentuk kembang, olesi dengan minyak goreng.
Kocok lepas telur dan gula hingga gula larut. Masukkan santan kental. Tambahkan garam, aduk rata. Masukkan ke dalam loyang dan kukus hingga matang. Siap disajikan. Bila ingin disajikan dingin, bisa dimasukkan ke dalam kulkas terlebih dahulu.
Catatan : Perbandingan bahan telur, gula dan santan kental adalah sama, 1:1:1. Untuk menghasilkan rasa yang lebih gurih, gunakan santan yang benar-benar kental, dari kelapa parut yang hanya ditambah sedikit air. Bila ingin menurangi rasa rasa manis, takaran gula bisa dikurangi sedikit.
Hehe… udah habis separuh, baru ingat ngambil gambarnya
Subhanallah… Rasanya maksyusss
Trus, karena masih ada sisa adonan, kukukus lagi, namun dengan menggunakan cetakan mangkuk plastik kecil, tak lupa diolesi minyak terlebih dahulu.
Catatan lagi: Karena tidak diberi warna apa-apa, jadinya bingka telur buatanku tampak butek dan tidak menarik. Namun alhamdulillah, rasanya uenak tenan
Bayangin aja, cuma mengandung 3 komponen utama, yaitu telur, santan dan gula. Hmm… kolesterol banget nih…








monda
/ August 6, 2011Di Pontianak udah jadi bhn oleh2, sering dibwin, dikotakin satu2 , kl simpan di kulkas bisa awet berhari2. Di Samarinda udah diusahakan begitu nggak?
Kakaakin
/ August 7, 2011Wah… keren banget ya, Mbak..
Di Samarinda kue ini cuma nongol pas Ramadhan aja…
niQue
/ August 6, 2011kepengin bikin, mudah kayaknya, tapi kata penutup terakhir itu lho … KOLESTEROL huhuhuhu …. jika aku masak, otomatis sendiri ga berani makan … apa dapet pahalanya aja ya dari yang makan hahaha ga mo rugi.com
Kakaakin
/ August 7, 2011Boleh lah nanti kalo Mbak Nique yang bikin, saya yang makanin, hehe…
Susindra
/ August 6, 2011Yang kuning ditoping itu apa, mbak?
Kakaakin
/ August 7, 2011Itu bukan toping, tapi kuning telur yang gak terkocok rata. Maklum telurnya cuma dikocok lepas sih
Invincible Tetik
/ August 6, 2011Wah mbak siang2 nemu yang enak2 nih…
cobain deh mbak resepnya tapi pas tetik di pulang di rumah pastinya kos di rumah gak bisa masak huhf…
Kakaakin
/ August 7, 2011Pas banget kalo disajikan buat keluarga, asalkan keluarga pada sehat semua ya.. Gak ada yang pantang makanan
Lidya
/ August 6, 2011belum pernah merasakan kak. wah itu ngukusnya pakai steam it dari tupperware ya
Kakaakin
/ August 7, 2011Hehe.. Lebih praktis, Mbak…
Dari pada pake dandang
ientanainie
/ August 6, 2011baru denger deh makanan ini… kykny enak… mau coba ah…. tq y…
lam kenal……..
Mabruri Sirampog
/ August 6, 2011mau banget dah kalau tinggal makannya saja kak..
Kakaakin
/ August 7, 2011Sama, aku juga mau
susisetya
/ August 6, 2011bahan dan cara buatnya simple yah mbak…
Kakaakin
/ August 7, 2011Iya nih, gak pake lama lagi
30 menit menjelang buka puasa juga bisa, insya Allah
mascoro
/ August 6, 2011Hmmmm….nyammy….rasanya seperti apa ya mbak….! Boleh kayaknya tuh di kirim ke Jember…
Kakaakin
/ August 7, 2011Haha… Sempat bonyok lah pas nyampe sana
Hayo… bikin sendiri aja
kangmartho
/ August 6, 2011hmmm dari gambarnya sudah kelihatan menggoda selera…
saya mau ja di DPRnya (Dewan Pengincip Rasa)
Kakaakin
/ August 7, 2011Wah… mesti melewati pilcaleg dulu nih
Asop
/ August 6, 2011*menelan ludah* nikmat banget berbuka puasa dengan ini…
Kakaakin
/ August 7, 2011Hahaha… Alhamdulillah nikmat banget. Apalagi kalo ada gratisan ya…
hilsya
/ August 6, 2011enak lagi kalo ditambahin irisan nangka ya?
Kakaakin
/ August 7, 2011Sepertinya bakalan tambah wangi lagi, Mbak
Abi Sabila
/ August 6, 2011Wah, semestinya saya berkunjungnya sekitar sejam lagi , jadi sudah waktunya berbuka, siapa tahu Mbak Akin masih menyisakan sedikit untuk saya ikut mencicipinya.
Soal masak memasak, saya paling jauh dari dikatakan bisa.
Kakaakin
/ August 7, 2011Maaf ya… di kulkas udah habisss
SITI FATIMAH AHMAD
/ August 6, 2011Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Aakin…
Kembali bergabung dan menyapa setelah lama tidak berkunjung ke blog mbak yang selalu menggugah hati dengan rasa masakan dan makanan yang neak2.
Kalau di Malaysia, bingka telur itu namanya serikaya terlur mbak. Ia dimakan bersama roti/bread dan banyak dijual di bakery. Saya suka makan bersama roti dan kurang menyukai makan begitu sahaja lantaran manisnya. Memang enak mbak, sangat enak. Saya suka yang berperisa pandan asli. wangi baunya sudah membuat hati tergugah untuk mencicipinya.
Terima kasih ya mbak udah berkongsi resep enak ini. Tentu sekali kalau berbuka akan menjadi lebih menyelerakan. Alhamdulillah, demikianlah Allah mengurniakan kebaika kepada kita semua.
Selamat menjalani puasa dan ibadah di bulan barakah ini. Maaf dipohon andai ada kesilapan selama bersahabat di maya. Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.
Kakaakin
/ August 7, 2011Wah.. ternyata dimakan sama roti ya. Memang sih, rasanya sangat manis. Kadang terasa ngilu di gigi
Setau saya kalo di Indonesia, serikaya itu semacam selai, Bunda
alamendah
/ August 7, 2011Gak usah komen panjang2, deh.
Pokoknya uennnnnaaaaaaak buanged!!
Kakaakin
/ August 7, 2011Pastinya, Mas…
*muji2 masakan sendiri*
Ami
/ August 7, 2011kolesterol ya… jadi ingat puding karamel. gula, susu telor juga…
Kakaakin
/ August 7, 2011Iya ya… Mirip aja…
Cuma ini pake santan. Tapi ya rasanya sama2 creamy
Masbro
/ August 7, 2011Hmmmmm….
Kakaakin
/ August 7, 2011Ahaaa
@helgaindra
/ August 7, 2011saya pasti mau banget tuh kalo disuruh nyicipin makanan bikinan kakak
:-p~
Kakaakin
/ August 7, 2011Hehehe… hayuk kemari, Ga
Gaphe
/ August 7, 2011belom pernah makaan.. hihihi. tapi sering liat siih kalo liputan di tipi-tipi. dan karena manis, makanya cocok buat penganan buka puasa.
biar kata banyak kolesteroll, yang penting nikmaat.. bukan begiitu makcik?
Kakaakin
/ August 7, 2011Betul betul betul… *ala upin ipin*
Rasanya kurang siip kalo buka puasa gak ada kue manisnya
Dhenok
/ August 7, 2011bingka telur rasanya sama kayak bingka ambon gk kak??
Kakaakin
/ August 7, 2011Beda banget, Dhe…
Kalo bingka telur ini gak pake tepung dan teksturnya ‘basah’
ysalma
/ August 7, 2011Dari awal dan ngelihat gambarnya yang pandan, menggiurkan sekali Kin,
Bahan utamanya santan kental dan telur, hayya, setuju sama catatan akhirnya, buat bingka banyak boleh, cicipi secukupnya, sisanya, silahkan bagi ke tetangga2 anda untuk ikut menikmatinya juga
Kakaakin
/ August 7, 2011Dan pastikan tetangga gak ada yang berpenyakit diabetes atau hipertensi
akhnayzz
/ August 7, 2011pengen banget<<<
salam kenal,,
mampir juga y…
Kakaakin
/ August 7, 2011Salam kenal juga…
Makasih udah mampir ya…
aziz ihwan
/ August 7, 2011walah laper kayak gini postingannya makanan aduhhhhh pengen polll aku
Ahmad Alkadri
/ August 7, 2011Ah, baru kemarin saya nyobain ini! Hehe, rasanya memang enak!!
Rahad
/ August 7, 2011aaargggh kenapa harus ngeliat gambar kuenya di siang2 gini?? jadi laper deh
kapan ya waktunya bukaa? *muka melas*
Kakaakin
/ August 7, 2011Hayo… buruan request azan magrib
edratna
/ August 7, 2011Kalau ke Samarinda lagi, mesti pesan Akin nih..biar dibuatkan Bingka Telur….Bisa dicoba juga nih Akin, untuk berbuka puasa.
Kakaakin
/ August 7, 2011Haha… Hmmm… gak pede ah, buat diajuin ke Bu Enny
riez
/ August 7, 2011mirip carabikang
Kakaakin
/ August 7, 2011Beda banget loh, Riez
Tiara Putri
/ August 7, 2011waaah 20ribu segede gitu ? mahal juga ya.
kayaknya gurih-gurih gimana gitu ya :d
Kakaakin
/ August 7, 2011Padahal modalnya gak nyampe 10 ribu loh
tunsa
/ August 7, 2011yang penting rasanya bung!
jngn liat buteknya
Kakaakin
/ August 7, 2011Hohoho… So yummy pokoe
bundadontworry
/ August 7, 2011kelihatannya bahannya mudah, dan membuatnya juga gak sulit ya Kak

tapi, kalau bunda yg bikin, kayaknya bakalan gagal deh
secara paling gak bisa bikin kue ..hiks…
mendingan disuruh masak makanan lauk pauk ajah
salam
Kakaakin
/ August 7, 2011Bunda pastinya jago banget masak ya…
)
Tapi kalo urusan kue, serahkan pada tukang kue aja ya, Bunda,,,
(bukan pada saya
Sugito Kronjot
/ August 7, 2011Idola saya tuh, manis2….
Nyobain dong !
@brus
/ August 8, 2011woww kue yg kerennn …
citromduro
/ August 8, 2011ehm yummi yummi
akhmad fauzi
/ August 8, 2011Wah pertama baca judulnya ” bingka telur “? sekilas bingkai n kirain pigora mbak?he…he..ternyata makanan to….
Orin
/ August 8, 2011Wuidiiih….ngiler Ka, tapi komponen pembentuknya betul2 ‘gaswat’ ya, agak berbahaya nih kalo banyak2 makan
Blog Keluarga Kesehatan - Budi
/ August 8, 2011Bingka ini kak yang bikin kangen sama suasana Ramadhan… Tetapi sekarang di Balikpapan ada yang jual everyday dengan rasa yang bermacam-macam,,, ada nangka, pisang de-el-el. Soalnya kemaren teman yang bawain…. tapi yang paling favorit rasa tape ketan…
Baju Tanah Abang
/ August 8, 2011kalo dikasih saya pasti nggak bakal nolak de,,,hehehe..salam
Ann
/ August 8, 2011Kalau melihat makanan yang warnanya terlalu ngejreng aku malah jadi ragu untuk mencoba.
zee
/ August 14, 2011Wah mbak kayaknya enak nih. Pengen juga ah bikin buat vaya…..
mimin
/ July 24, 2012Loyangnya abis dikasih minyak mesti dikasih plastik lagi gak trus santannya direbus dulu ga????
Maria
/ August 14, 2012memang BINGKA itu makanan khas BUGIS, karena di BANJAR itu banyak orang bugisnya.
Maria
/ August 14, 2012seperti halnya BARONGKO, jg populer di BIMA -Nusa tenggara, BARONGKO itu makanan khas BUGIS