Aku berjalan menyusuri koridor RSU Samboja di Minggu pagi yang berhias mendung dan gerimis. Tak terasa hari ini genap sepekan aku berada di rumah sakit ini. Insya Allah besok sepupuku diperbolehkan pulang oleh dokter bedah. Kududuk di sebuah kursi tunggu sambil memijat leherku yang pegal. Kulihat ramai penjaga pasien lalu lalang. Ada yang ke kamar mandi umum, antri pengambilan air panas di dapur atau kegiatan lainnya.
Rumah Sakit Umum Samboja ini usianya relatif muda, belum melewati 10 tahun. Bangunannyapun masih terlihat bagus dan bersih. Namun, meskipun terlihat bersih, tetap saja ada yang menodainya. Misalnya kemarin
ada seseorang yang lewat didekatku dengan santainya membuang bungkus es di selokan. Padahal dimana-mana ada tempat sampah yang lumayan besar. Jadi tak mengherankan bila kulihat banyak kemasan air minum yang mengapung di selokan.
Kejadian seperti di RSU Samboja itu juga terjadi di puskesmas tempat kerjaku. Tempat sampah besar telah disediakan di depan ruang rawat, namun masih saja sampah-sampah dibuang melalui jendela. Akhirnya di samping puskesmas banyak sampah dan berbau.
Kejadian diatas juga kerap terjadi di rumah sakit lain dan tempat umum lainnya. Tulisan ‘JAGALAH KEBERSIHAN’ atau ‘BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA’ tiada bernyawa lagi. Perilaku saat berada di tempat pelayanan kesehatan saja sembarangan, apalagi di luarnya. Pernahkah Sahabat melihat tulisan ‘DILARANG MEMBUANG SAMPAH DISINI’, justru malah di tempat itu yang ditumpuki sampah?
Perilaku yang tidak bijak mengenai sampah ini seolah-olah menjadi tradisi yang mendarah daging di negeri kita tercinta ini. Namun sebenarnya tak mustahil tradisi itu lenyap perlahan. Aku menghayalkan sebuah pergantian generasi, dimana generasi lama dengan sikap kurang baik, tereliminasi dari kehidupan. Kemudian digantikan oleh generasi baru yang memiliki sikap baik dan sehat. Mungkinkah?
Tentu saja sangat mungkin, bila generasi penerus dididik dengan baik serta generasi lama memberi contoh yang baik
Hmm… Pikiranku mengembara kemana-mana. Hari sudah beranjak siang. Gerimis dan mendung tadi telah dihapus oleh sinar mentari yang begitu cerah yang seolah-olah mengisyaratkan semangat baru. Geliat di RSU Samboja semakin ramai oleh pengunjung yang berdatangan. Leherku masih pegal akibat salah tidur. Aku berjalan kembali menuju ruang rawat sepupuku. Semoga kehangatan minyak gosok, bisa membantu mengurangi pegal di leherku. B-)
________
Apakah tulisanku ini sesuai tema lingkungan hidup? Semoga iya ya
Aku juga nggak bisa ngelink sana sini, karena nggak tahu caranya. Maklum, aku masih menggunakan hape






hilsya
/ June 5, 2011bukannya sampah rumah sakit harus masuk incinerator? masuk kategori B3 ya..
ayomendidik
/ June 7, 2011hayo kena loe heeeeee ….
apanya yang kena yach, mbak apa instansinya?
dua2nya kali
tunsa
/ June 5, 2011perasaan tulisannya bukan gitu deh mbak. yg bener
“JANGAN BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA?”
Itu di SMPku dulu,
Sugito Kronjot
/ June 5, 2011Coba klo orangnya bru buang sapa trus kita ambil dan masukin ke tmpat sampah.
klo dia ngliat psti deh dia bkal tertegur secara batinlah minimal.
Sugito Kronjot
/ June 5, 2011Coba klo orangnya bru buang sampah trus kita ambil dan masukin ke tmpat sampah.
klo dia ngliat psti deh dia bkal tertegur, paling nggak secara batinlah minimal.
alamendah
/ June 5, 2011Terima kasih telah menjawab “Tantangan untuk Para Blogger”.
Meski tanpa link tetap akan saya masukkan dalam daftar.
Selamat Hari Lingkungan Hidup 2011; Selamatkan Hutan Sang Penyangga Kehidupan.
Yang belum menjawab tantangan dari Alamendah langsung ceck TKP di: alamendah.wordpress.com/2011/06/03/tantangan-untuk-para-blogger-indonesia/
niQue
/ June 5, 2011saya sih ngeliat orang kayak gitu suka ga bisa nahan mulut
pernah tuh, teriak ga sengaja ngeliat orang nuang sampah dari tong yg dia bawa dari dalam rumah ke sungai, sampai kaget loncat orangnya … sabodo ah …
susah emang ngarep orang2 sadar soal2 begini
Mama Cal-Vin
/ June 5, 2011dimulai dari diri sendiri aja mungkin, susah juga kalau menyuruh orang yang tidak sadar diri
IndRa SP
/ June 6, 2011mesti kita akui.. kesdaran ttg sampah pada mayoritas indvidu saat ini sangat kurang… realita.
Galuh Lintang
/ June 6, 2011ga kaya di luar negri yak, hihi
sedjatee
/ June 6, 2011semoga dengan sampah ini kita bisa berpartisipasi pada kebaikan lingkunann kita..
selamat hari lingkungan hidup
sedj
ocekojiro
/ June 6, 2011Mungkin sampahnya yg masih layak di buang di koridor atau di jalan,,, karena manusianya yg pantas masuk tempat sampah !
yoriyuliandra
/ June 6, 2011Kadang kita jadi kepikiran apakah mereka yang membuah sampah sembarangan itu tidak tau bahwa sampah itu bisa menjadi malapetaka –> bencana banjir dan wabah penyakit.
Atau, setidaknya, sampah yang berserakan merusak pemandangan. Mungkin mereka nggak suka pemandangan yang bagus kali ya..
susisetya
/ June 6, 2011Sampah selalu menjadi masalah dimana mana sekali pun di Rumah sakit yang seharusnya tempat yang steril dan paling bersih…
melly
/ June 6, 2011Apa nggak pegel jarinya ngetik di hape sebanyak itu?
bener kak, tulisan jgn buang sampah disini malah jd tempat sampah.. keterlaluan memang
akhnayzz
/ June 6, 2011sampah tidak selamanya menjadi “sampah”
itu saja komentarnya, nanti kalau banyak-banyak tidak enak sama yang punya, sebelumnya salam kenal>>>
pertamax…
marsudiyanto
/ June 6, 2011Kayaknya tulisan ini sudah memenuhi syarat untuk ikut meramaikan Hari Lingkungan Hidup Mbak…
Invincible Tetik
/ June 6, 2011okey mbak semoga kita bisa lebih memperhatikan lingkungan sekitar >_<
bundadontworry
/ June 6, 2011ya ampun, jadi masih kemping ceritanya Kak?
masih pake hape bikin postingan.
hati2 Kak, nanti pada keriting jari2nya
salam
Ayahnya Ranggasetya
/ June 6, 2011alhamdulillah, meski tak biasa pake hp, tapi kakak sempatin posting mengenai hal yang luar biasa.
bchree
/ June 7, 2011emang sih masyarakatkita belum sadar betul tentang etika membuat sampah, yuk suarakan dengan blog, kayak mbak akin ini loooooo …..
termasuk sy kali ya belum sadar, masih pingsan dari dulu :O ?????? trim udah mengingatkan
@brus
/ June 7, 2011Ya ya … dalam sekali makna tulisan ini
… (lho kok kesana-sana)
memang sampah akan menjadi masalah kita kedepan,
di kota besar seperti Jakarta … ‘sampah menguras tenaga, pikiran dan biaya … belum lagi menangani ‘sampah masyarakat …
Ann
/ June 7, 2011Urusan sampah kita memang harus lebih banyak belajar. Bahkan di komplek perumahanku kebanyakan rumah gak punya tong sampah, semuanya hanya dimasukkan dlm kantong kresek dan diletakkan dipinggir jalan.
joe
/ June 7, 2011padahal justru seharusnya paramedis memberikan contoh cara hidup yang sehat ya…
amirul
/ June 7, 2011bahaya juga ni, sampah rumah sakit..
zhanaz45
/ June 7, 2011Hanya sebagian besar mbak generasi muda yang membuank sampah pada tempatnya, biasa tuch ada orank yang menasehati kita jangan buank sampah sembarang tempat ehh.. malah dia yang buank sampah sembarang tempat..
vizon
/ June 7, 2011Membuang sampah pada tempatnya adalah masalah kebiasaan.
Oleh karenanya, saya sedari dini sudah membiasakan anak-anak untuk membuang sampah pada tempatnya. Alhamduillah, berkat pembiasaan itu, akhirnya kesadaran pun muncul.. Semoga dapat tetap begitu terus ya
komuter
/ June 7, 2011anak saya saat buang sampah sembarangan langsung saya peringatkan. tapi dengan ngotonya dia bilang bahwa semua orang buangnya kok sembarangan, masa dia tidak boleh……
ampun dah
Orin
/ June 7, 2011Kalo seperti jadi bertanya2 ya Ka, bener nih orang Indonesia ga buta huruf? *ups*.
Btw, selamat udah pulang dr kemping ya Ka he he
amaq shofia
/ June 7, 2011gak hanya hotel dan restoran, rumah sakit juga penyumbang limbah terbesar di mana-mana. dan itu hampir tidak tertangani, sebatas memilah sampah atau recycle air pembuangan saja. cukup. padahal itu tetap kurang untuk menjaga lingkungan lebih bersih. semoga generasi berikutnya bisa menikmati dunia
ysalma
/ June 7, 2011sesuai tema lingkungan hidup banget kok Kin,
sampah kan memang menjadi permasalahan utama, dimana-mana karena bumi dikira tempat sampah kali,
udah baikan kan lehernya
Gaphe
/ June 8, 2011ckckck… jahat juga yaa yang nggak peduli tentang nasib bumi dengan buang sampah sembarangan begitu.. nggakk sopan banget ih, nggak berempati sama orang..
kalo nunggu generasi baru, sedangkan yang baru-baru malah meneladani yang lama-lama rasanya juga nggak banyak ada prubahan deh.
PS : maaf baru mampir, baru bisa koneksi internet mulus sekarang
cibugary2011
/ June 8, 2011Mudah2an masyrakat Indonesia semakin paham pentingnya tdk membuang sampah sembarangan.amiin
cibugary2011
/ June 8, 2011ok,siip
Travel Haji
/ June 8, 2011ok
Ari Muhardian Tunsa
/ June 8, 2011mari kita nyampah….
Rusa
/ June 8, 2011pas Earth Hour kemaren Rusa jadi kenal sama teman2 komunitas Nol Sampah Surabaya. keren2 deh mereka
Batavusqu
/ June 10, 2011Salam Takzim
Peraturan ko jadi sering dilanggar ya ka
Salam Takzim Batavusqu
Martono
/ January 27, 2013Katanya sampah organik kalau di bakar dan di suling asapnya jadi cairan ramah lingkungan . Apa betul itu ? Mohon saya di beri tahu ! Mbok saya dikirimi penjelasannya di e-mail saya : martonogamal@yahoo.com. Trimakasih.