Mudik (Part One) : Petugas P3K

Alhamdulillah tahun ini ada rejeki, jadinya bisa mudik ke kampung halaman ibuku di Kota Baru, Kalsel. Pasti pada pernah dengar lagu “Kota Baru gunungnya bamega” kan…? :)

Perjalanan yang harus kami tempuh dari Samarinda lumayan jauh. Jika menggunakan moda transportasi angkutan umum, bisa-bisa lebih dari 24 jam baru bisa nyampe. Sedangkan anggota rombongan yang ikutan selain aku adalah ibuku, tante, paman, adek sepupu, dan 4 orang keponakanku. Jadi supaya lebih mempersingkat waktu beberapa jam, kami memilih untuk menyewa mobil tetangga beserta tetangganya sekalian sebagai sopirnya :lol:

Rombongan start tanggal 11 September ± pukul 04.00 wita. Mobil yang kami naiki adalah Xenia. Kebayang deh, dengan rombongan segitu, plus barang bawaan dan oleh-oleh, badan kami jadi terlipat-lipat :mrgreen: Jalur yang kami pilih adalah dari Samarinda, menyeberang fery Balikpapan-Penajam. Kemudian melalui Kab. Paser, Kaltim, menuju pelabuhan penyeberangan fery Batu Licin, Kalsel. Fery yang kedua ini membawa kami menuju Pulau Laut. Pulau Laut termasuk dalam wilayah Kab. Kota Baru, Kalsel. Jika Sahabat melihat peta, Pulau Laut terletak di pojok kanan bawah Pulau Kalimantan. Sayang sekali kami meyeberang fery menuju P. Laut saat hari sudah malam, sehingga pemandangan gunung “bamega” (berawan) itu tak terlihat :D

Aku tentu saja berperan sebagai petugas P3K pada perjalanan ini. P3K disini mengandung beberapa makna. Yang pertama adalah “pertolongan pertama pada kecelakaan” dengan mempersiapkan beberapa macam obat-obatan standar. Yang paling “laris” adalah antimo. Namun ternyata dalam perjalanan, obat diare kemudian jadi laris juga. Akhirnya perut yang berasa nggak nyaman pun ditempeli koyo :D

P3K yang kedua adalah “pertolongan pertama pada kelaparan” dengan menyediakan makanan/camilan bekal sepanjang jalan. Mungkin salahku juga, membuat perut penumpang lain menjadi nggak nyaman :D

P3K yang selanjutnya adalah “pertolongan pertama pada kemubaziran” (maksadotcom :D ). Beberapa kali kami mampir untuk makan. Biasanya ada diantara keponakanku yang makannya nggak habis. Nah, inilah saatnya aku beraksi. Dari pada mubazir, mending kuhabisin saja sekalian sisa keponakanku, hehe… :mrgreen:

-0O0-

Alhamdulillah, rombongan kami tiba di kampung halaman ibuku pada pukul 23.00 wita. Meskipun badan lelah, namun tetap saja melepas kerinduan dulu dengan family dan berbincang-bincang hingga larut malam :D

Gambar diatas adalah ibuku beserta 4 orang keponakanku yang ikut dalam rombongan. Selalu ada keributan kecil diantara mereka. Orang-orang dewasa sampai kadang kewalahan menanganinya, apalagi bila ada yang menangis. Namun jika diperhatikan, ternyata hanya satu orang yang berlaku sebagai trouble maker. Siapakah dia? Apakah para Sahabat bisa menebaknya…?? :mrgreen:

Semoga bisa berlanjut ke postingan mudik berikutnya :D
About these ads

23 thoughts on “Mudik (Part One) : Petugas P3K

  1. Perjalanannya jauh ya, pake nyebrang dengan Fery dan ke pulau Laut dulu?
    Tadinya kupikir bisa lewat darat….

    Tapi kalau dinikmati, perjalanan pasti menyenangkan, walau lelah..
    Ditunggu cerita berikutnya

  2. hahahaha… P3K nyang komplit dah…

    Oyen juga pernah ke kotabaru Mbak Akin, gilebener… dari Banjarbaru sore nyampe sana tengah malem… :)

  3. perjalanan mudik yg pasti sangat menyenangkan …
    eh, kota baru sama seperti nama kelurahan kampung denuzz bermukim di kabupaten lahat, sumsel …
    adakah ini pertanda kalo kedua wilayah berasal dari orang tua yang sama? (lagi error) …

  4. Taqqabalallahu minna waminkum,shiyamana washiyamakum.
    Ja’alanallahu minal aidin wal faidzin.
    Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali dari perjuangan ramadhan sbg orang yang menang..amiin
    Selamat Idul Fitri 1431 H. Mohon maaf lahir dan bathin mbak..

  5. Pingback: Mudik (Part Two) : Anjangsana-anjangsini « Try 2B cool 'n smart…

  6. wah…jauh sekali dari samarinda ya Akin ssi…
    terus siapa saja yang masih di sana di antara kerabatnya..?
    keliatannya pulau yang indah ya itu… kebayang kaya pulau putri di film itu..

  7. th 2011 mudik! bareng, krn saya akan membalas kujungan saudara dari batulicin mungkin momen yang pas ya hari raya krn libur.ok lam kenal dr tgr

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s