Berbagi Kesegaran Musim Semi

Hmm… Spring breeze…

Hehe… Ceritanya nih sedang ngikut mereasakan kesegaran musim semi yang sedang berlangsung disana… Dimana??? Ya di negara yang mengalami 4 musim lah… Menurut kabar, musim semi sangatlah indah. Daun-daun bermunculan dan bunga-bunga bermekaran. Udara menjadi lebih hangat dibanding musim dingin. Sangat bersyukur sekali bagi yang pernah merasakan indahnya musim semi yang sebenarnya di luar negri.

Nah, salah seorang sahabat bloger yang sedang bermukim di Korea ingin membagikan semangat musim semi-nya. Masih kuingat postingannya tentang betapa buruknya cuaca musim dingin yang dialaminya beberapa waktu yang lalu. Hmm… awalnya kupikir mungkin bakalan sangat membahagiakan bila aku bisa tinggal di negara dengan 4 musim, apalagi di Korea (I luv Korea gitu loh :mrgreen: ), wow… pasti amazing banget :) Tapi saat mendengar bahwa cuaca yang akan ekstrim panas di musim panas dan ekstrim dingin di musim dingin, apalagi ditambah badai salju segala, maybe I’ll think it over and over again (siapa juga yang nyuruh tinggal disana… :mrgreen: )

So… Inilah bentuk semangat yang ingin dibagikan, yaitu sebuah award yang diberi nama SPRING AWARD. Award ini diberikan oleh Triyani Fajriutami, ditengah kesibukannya menjalani perkuliahan S2 di Korea. Creator award ini adalah hubby-nya yang jago menggambar :)

Spring Award… Hmm, spertinya gambar di award ini adalah rumah di Korea sana ya… So Special :D

Award ini telah sampai ke blogku dan sesuai dengan pesan Yani, aku dianjurkan untuk:

  1. Memberikan award ini ke beberapa sahabat, minimal satu orang, agar dapat memperpanjang tali silaturrahim.
  2. Memberikan minimal satu kalimat motivasi. Boleh mengutip (tapi harus jelas sumbernya) atau nasehat dari seseorang boleh juga.

Spring Award ini akan kuteruskan pada :

  1. Isil
  2. Pak Isro
  3. Edy Kurniawanto
  4. Meliana Aryuni
  5. Willy
  6. Alisnaik
  7. Didot

Musibah yang menimpamu tidak akan hilang dengan keluhan. Musibah hanya bisa diatasi dengan kesabaran dan keridhaan. Janganlah engkau menjadikan musibah sebagai penambah  dosa, yaitu engkau tidak bersabar dan tidak merelakan musibah yang menimpa dirimu. Jika engkau banyak mengeluh, musibah yang menimpa dirimu malah menambah dosamu, bukan menjadi kifarat atas dosamu. Sungguh rugi orang mengeluh atas ujian Allah. Musibah yang menimpa hanya menambah beban dosa. (Ali Al-Khaswash) -nyontek dari sini-

Siip dah, award telah kugulirkan dan nasehat telah kutuliskan. Semoga Sahabat berkenan menerimanya dan semoga kita mendapatkan manfaat dari motivasi/nasehat yang turut pula digoreskan :)

About these ads

38 thoughts on “Berbagi Kesegaran Musim Semi

  1. alhamdulillah, akin menggoreskan kalimat yang indah :) bersabar dan tawakal adalah kunci kehidupan kita. terimakasih ya..
    btw, sbg orang tropis, kalo sekedar jalan2 ke luar negeri yang iklimnya subtropis siy mau bangets, tapi kalo menetap sepertinya harus berpikir seribu kali :D dingin butuh pemanas, panas butuh pendingin, wow ketergantungan energi sangat besar.

  2. Salam Takzim
    Kembali torehan jiwa tertulis dari salah satu sahabat yang selalu rajin menulis untuk memberi kehangatan dirumah mayanya, semoga pemberian ini mendapat balasan dari yang Maha Mengetahui. Agar tujuan sang pembuat ide tercapai perkenankan saya menjemput kiriman untuk nantinya saya tempel didinding rumah maya saya.
    Terima kasih kaka Akin dan yang sedang menimba ilmu di Korea sana
    Salam Takzim Batavusqu

  3. terimakasih awardnya ya akin :)

    suka gak suka jika suatu masalah telah datang maka lebih baik kita ridho,toh kita mengeluh pun masalah tetap ada bukan? lebih baik kita senyum dulu ah :D

  4. Pingback: Musim Semi datang ke Medan « Mas Edy On The Blog | Kisah Anak Petani Kelapa Sawit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s