Sudah Pernahkah Melihat Foto-foto Ini?

Mungkin ada sebagian sahabat yang pernah melihat foto di bawah ini…

Ini adalah salah satu pemandangan sungai citarum. Gambar dari sini.

Atau mungkin lebih familiar dengan yang ini??

Gambar dari sini.

Tadi aku coba browsing dengan tag “the dirtiest river in the world”. Dari beberapa situs, selalu muncul nama sungai citarum dengan foto-foto diatas. Bahkan ada yang mengatakan, ” I can’t even call it river in the usual sense, but rather the river of rubbish” :( :( :(

Bagaimana perasaan Sahabat saat memandang foto-foto diatas?? Apalagi banjir besar mulai membayang??

About these ads
Leave a comment

50 Comments

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    SEbuah pemangangan yang memiriskan. Sayang yang memiriskan itu selalu tak tertangani

    Reply
    • kakaakin

       /  March 24, 2010

      Sedih juga Mas :(

      Reply
      • Oyen

         /  April 5, 2010

        wow..sampah semua tuh…heran yah, udah setumpuk itu belon sadar juga, banjir juga gak dianggap musibah lagi seh, tapi tradisi…pffhhhh

        Reply
  2. duh kin :(
    maka bagaimana bisa kita salahkan air?
    ia hanya mencari jalannya, yang telah dihalangi oleh sampah-sampah itu.

    Reply
    • kakaakin

       /  March 24, 2010

      Duh Bundo :(
      Maka kemanapun air itu pergi, jika akhirnya ia bisa pergi, ia akan selalu membawa apa yang menumpang padanya….

      Reply
  3. Kayaknya semuanya harus dimulai dari diri sendiri dulu deh..lalu tularkan pada yang lain tentang buanglah sampah selalu padda tempatnya.Tidak ada kata terlambat..

    Reply
  4. sungguh mengenaskan indonesia…. :(

    Reply
  5. sepertinya memang warga kita kurang kesadaran untuk menjaga lingkungan, bahkan diri kita ndiri….:(

    Reply
  6. wah lihat pic yang nomor dua inget di tanah abang, suasanya sama kekgitu kalo lihat dari jembatan di atas rel.. :D

    Reply
    • kakaakin

       /  March 24, 2010

      Ckckckck… bener2 bukan sungai ya… tapi genangan sampah :(

      Reply
  7. Wah sudah kayanya dimana yaaaahhh / :P

    Oh yah disini…!!!1

    Reply
  8. Saya malu melihatnya. Bagainapun juga foto itu cermin betapa bangsa kita masih terlalu jauh dari peduli terhadap lingkungan sendiri.

    Reply
  9. waduuh… sungguh mengerikan…. jadi malu melihatnya

    Reply
  10. udah yg kedua kalinya hari ini liat gambar ini,awalnya di kaskus beberapa hari lalu,terus baru aja tadi ada kaskuser di luar negeri yg protes juga soal sampah2 ini (gambarnya sama lagi :D )

    tekapenya disini ya kalo mau baca : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3669498

    perilaku kita yg harus dirubah ,kalo soal perangkat hukum udah ada kok hukumannya buat yg buang sampah sembarangan,tinggal penegakan hukumnya aja yg lebih jelas.

    Reply
  11. Sudah pernah melihatnya ditelevisi, sangat memprihatinkan, seandainya saja kita semua sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan (apalagi ke sungai), tntunya bencana banjir tahunan yg selalu terulang, bisa diatas dan semua jadilebih indah (Dewi Yana)

    Reply
  12. Wah pantesan aja, kebanjiran dimana2. Sesuai dengan sifatnya. Air mengalir kesegala arah. Jadi jangan salahkan dia jika mengalir keperumahan kita, karena kita.

    Reply
  13. Salam Takzim
    jujur saya baru lihat disini, sampai sudah seperti bubur berwarna berapa kedalamannya belum ada yang mengukur ya
    hampir sama dengan yang dimanggarai Jakarta Selatan, dimana ada pintu air atau jembatan sampah akan terhenti. Tetapi alangkah bijaknya untuk tidak membuag sampah ke sungai hik hik hik sedih :( :( :(
    Salam Takzim Batavusqu

    Reply
  14. selaamt pagi

    itu sih udah bisa dibilang sebagai genangan sampah, bukan sungai lagi :twisted: ganas banget !!

    terima kasih dan mohon maaf :o

    Reply
  15. duh, sekarang apakah sungai mau disalahkan?
    padahal kan air hanya ingin mengalir, namun dihalangi sampah yg dibuat oleh manusia sendiri.
    salam

    Reply
  16. Bimo adidan

     /  March 24, 2010

    Kalo satu warga nyumbang satu sampah aj,tidak heran sungai penuh sampah.

    Duh jadi miriss . .
    Jangan salahkan air yang ke rumah warga (banjir) karna jalannya sudah jadi tempat sampah. Kesadaran di mulai dari diri pribadi. Buang sampah pada tempatnya,kan retribusi sampah tetap bayar tiap bulannya.

    Reply
  17. Waw… baru lihat fotonya….. mengerikan……

    Reply
  18. Lihat foto baru kali ini … kalau “live” pernah juga sih, tapi tidak ‘seserem ini … :(

    Reply
  19. mengerikan~
    Malu bget yah nyari pake keyword kayak gitu yang muncul sungai di indonesia.. hmmm

    Reply
  20. Masya Allah …. Dan tunggulah balasannya ketika bumi mulai gerah dengan apa yg diperbuat manusia … Naudzubillah.

    Jadi teringat tim metro TV yg mewancarai seorang warga yg ketangkap tangan buang sampah sembarangan

    “Kok buang sampah dikali pak”
    “Lha emang dimana lagi neng? Emang tiap hari disini” (Aduuuuh)
    “Nanti kalo banjir gimana pak”
    “Kan ada pak lurah, dia lah yg urus,lagian emang banjir tiap tahun neng” (duuuuh)

    Gak semua masyarakat Well educated …. Butuh tindakan segenap pihak nih ….

    Reply
  21. manusia yg merusak manusia jg yang menanggung akibatnya…

    Reply
  22. Apakah kita menjadi salah satu orang yang membuat itu semua terjadi? Tanya pada diri kita masing2…

    Reply
  23. undanngan untuk anda untuk berpartisipasi lagi berkomentar di blog jelek kami di tips kita dan sebbelumnya saya hanya ingin katakan bahwa blog anda ini sangat luarrr biasa….

    Reply
  24. baru kali ini liat fotonya mbak akin, tapi saat memandang aliran sungai di jepang yang begitu jernih, selalu bermimpi semoga suatu saat juga bisa memandang aliran sungai yang jernih di indonesia..

    Reply
  25. hhhhhh …
    hanya bisa menarik nafas panjang Kak …

    Reply
  26. Banjir terjadi dimana-mana dan menghantam apa saja serta mengakibatkan derita.
    Perlu pemahaman kembali tugas manusia sebagai khalifah dimuka bumi yaitu menjaga dan memelihara bumi, bukan menimbulkan kerusakan.
    Salam hangat dari Surabaya

    Reply
  27. wah kayaknya sil ketinggalan informasi deh mbak…
    karena dikosan ga ada TV..jadi ga tahu kalau sudah separah itu..

    oh ya, gimana nih dengan rencana kita itu mbak??jadi

    Reply
  28. wah kayaknya sil ketinggalan informasi deh mbak…
    karena dikosan ga ada TV..jadi ga tahu kalau sudah separah itu..

    oh ya, gimana nih dengan rencana kita itu mbak??jadi ikutan??hehe

    Reply
  29. aih,,, sedihnya lihat pemandangan di atas….
    apa masih bisa disebut sungai?
    sementara kalo ada kata sungai bayangan kita selalu tertuju pada aliran air yang indah, bersih dan jernih…
    dengan disamping kiri dan kanannya ditumbuhi pohon” yang rindang…

    salam kenal :)

    Reply
  30. berkunjung ke rumah tetangga dan mengucapkan selamat pagi. Semoga terus berjaya 15:17

    Reply
  31. seginikah Kin… kek ga percaya dech… ck… :-(

    Reply
  32. Kalo yg ini bukan liat fotonyah … kenyataannya juga sering sy liat, ma’lum deket citarum ;) , Banjir di Baleendah salah satunya krna keadaanyah seperti ini, kadang sy menganggap banjir sebagai sebuah kewajaran, bukan musibah.

    Reply
  33. pantasan citarum meluap, karawang banjir. Saya mungkin dapat imbasnya juga kali, beberapa hari air Pam keruh, gak bisa buat mandi

    Reply
  34. sofiyan

     /  July 17, 2010

    sudah saatnya kt bertindak

    Reply
  1. demikian menurutku tentangmu .. dalam hal ini « komuter jakarta raya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 198 other followers

%d bloggers like this: