Angsa Putih

Aku merasa lucu saja, karena 4 hari yang lalu waktu aku jaga pagi lagi-lagi aku dapat tugas tambahan dari bos. Kali ini nggak ada hubungannya dengan pasien atau administrasi.Tugasnya adalah membuat puisi untuk dibacakan pada acara pisah sambut Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda. Sebenarnya bukan untuk nampil solo, tapi puisi ini akan dibacakan di jeda lagu “Sempurna”. Rekan-rekan kerjaku akan tampil dan yang bacain puisi adalah… aku :lol: :lol: :lol:

Diriku nih, yang cuma bermodalkan kepesertaan parade puisi cinta-nya Pakde Cholik (catat: peserta, bukan juara :) ) disuruh bikin puisi… ckckck… Udah otak cekak, nggak punya koleksi kata-kata mengharu biru merindu dendam :mrgreen: Udah gitu, aku juga yang disuruh bacain puisinya… (padahal aku demam panggung tingkat tinggi). Lagi jaga pagi, pasien lumayan banyak, puisi diminta selesai pada jam 11.00, karena latihan vokal akan dimulai jam segitu. Darimana diriku bisa mendapatkan kata-kata puitis itu… Sempat berharap aku bisa ngopi puisi-puisi yang indah dari blog sahabat, namun nggak mungkin banget, karena sinyal merupakan barang yang langka di tempat kerjaku :(

Berusaha memeras otak, memungut kata demi kata yang mungkin dapat kupakai pada sesuatu yang kusebut puisi itu. Kebetulan teringat gambar angsa yang kulihat di blognya Rindu dan pesan dari bos tentang tema puisi adalah bahwa Kepala Dinas yang lama merupakan sosok yang baik, mengayomi dll. Alhamdulillah, setelah lebih dari 1 jam akhirnya puisi kelar kubuat. Tinggal print dan ditunjukkan ke bos, apa beliau setuju dengan puisinya. Ternyata sodara-sodara… puisiku nggak dilihatin! Katanya “…nggak papa… yang penting ada…” Latihan nyanyi langsung dimulai dan aku disuruh membaca puisi pada saat teman-teman merendahkan vokalnya. Hmm…ternyata yang dibutuhkan hanya sebuah puisi “asal yang penting ada” saja, dan sepertinya teman yang lain juga nggak mau repot-repot membahas puisi, mereka lebih konsen ke vokal.

So, inilah puisi dadakan dan sederhana yang kubuat. Seandainya aku punya waktu satu minggu pun, mungkin hasilnya kurang lebih sama… sama sederhananya :mrgreen: Oiya, Kepala Dinas Kesehatan Kota ini digantikan karena beliau telah memasuki masa pensiun.

______________________________

Angsa di Kolam Damai

Di pagi yang indah

Angsa putih bermahkota melenggok cantik

Berenang riang di kolam damai

Anggun bersama kawanan berdansa indah

Bercengkerama dengan air yang berpedar

Melalui hidup di jalan ilahi

Angsa putih bermahkota

Merengkuh dan merangkul

Kawanan angsa kecil yang bergelayut manja

Menata hidup menuju dewasa

Namun… bayang-bayang jingga sang waktu mewarnai air kolam

Sang bayu berhembus pelan malas

Membelai bulu halus

Kilauan emas memaksa sang angsa yang beranjak enggan

Menanggalkan mahkota meninggalkan kawanan

Yang telah bersama sekian lama…

Angsa kecil mengusap

Bulir mungil berkilau di pipi sang angsa putih

Mengguruh mengharu di hati

Namun sesungguhnya…

Anggun, indah dan cantiknya sang angsa putih

Akan terus membekas di hati kawanan angsa

Dan akan terus mewarnai

Kehidupan di kolam yang damai…

____________________________________

Fiuh… betapa sederhananya :) Adekku aja bilang “kak, puisinya kok gamblang amat…” Habisnya gimana… emang diriku nggak bakat :) Temanku ada juga yang bertanya… “Koq angsa sih… jadinya angsanya itu kepala DKK???” Entahlah… hehe…

Dua hari yang lalu, tepatnya tanggal 14 Januari 2010 diselenggarakanlah acara pisah sambut Kepala DKK Samarinda. Hmm… yang lama adalah seorang dokter gigi dan yang baru juga dokter gigi. Wah, dokter gigi sedang berjaya ya… :) Acara ini dihadiri oleh pegawai seluruh puskesmas sekota Samarinda, para undangan dari kalangan kesehatan dan pejabat dari Pemerintah Kota Samarinda yang menaungi Dinas Kesehatan Kota Samarinda.

Ehhmm… Begini nih, persiapan kami dalam acara ini. Baju seragam batik  khas Kaltim yang baru jadi, langsung dipake walaupun belum dicuci :) Bete juga mengikuti rangkaian acara, hingga tiba giliran kami untuk tampil. Lupa minta teman-teman untuk memotret penampilan kami, jadi nggak bisa melihat bagaimana tampang kami waktu nampil, terutama saat aku bacain puisiku. Ternyata aku beneran gugup, suara goyah dan tangan dingiiinn :mrgreen: Maklum… tampil bacain puisi di depan khalayak ramai bukanlah hobiku :)

Tarian Dayak juga turut meramaikan acara ini. Gambar diatas adalah rekan kerjaku di puskesmas yang memang asli orang Dayak.

Dan pada akhir acara, ditutup dengan acara makan-makan yang tentu saja tak kulewatkan :) Lagi-lagi diriku hanya bisa berbagi melalui gambar di blog ini :mrgreen:

Semangkuk Coto Makassar, yang merupakan hidangan kedua yang kusantap di siang hari itu :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

About these ads

36 thoughts on “Angsa Putih

  1. kereeennnn akin! coba puisi itu kemarin ikutan PPC. pasti dipertimbangkan utk menjadi jawara.

    Salut buat Akin. **tapi teteup ada foto makanannya :D

    • :oops: :oops:
      Ah…Bundo bisa aja… pasti dipertimbangkan tuk jadi juara gerbong ‘kan??? :)
      Sesuai dengan acaranya, Bundo… ‘kan ada makan-makannya :mrgreen:

  2. SalamTakzim
    Semoga lukisan angsa putih yang lama terpatri oleh pejabat baru, sehingga akan ada angsa putih jilid 2 di periode mendatang
    Salam Takzim Batavusqu

  3. Wuih ..
    Puisinya indah geto!
    Jadi ingat blog-nya Mba’ RIndu …
    Eh, mestinya jadi juara di Parade Puisi Cinta … :mrgreen:

    Bagi aku sendiri bahasa puisi kadang bahasa pecundang, gak berani terus terang. Itu ngikut kata-katanya Rangga di AADC.

    Saya, Abied, dari sebuah tempat paling indah di dunia. :mrgreen:
    Salam …

  4. melihat gambar diatas, saya koq terbayang angsa itu saya dan anak2 dibelakang itu adalah anak2 saya … *mimpi*

    *kuliah saya sudah selesai, dan kembali menulis*

  5. Dua jempol buat puisi…
    Betul apa kata Melli, Sepertinya yang kurang sempurna dlm posting ini adalah foto/gambar ketika puisi itu dibacakan oleh sang pujangganya.
    Agak kecewa saya…hiks

  6. Pingback: Mohon Ditebak Ya… « Try 2B cool 'n smart…

  7. Pingback: Sebuah Panduan Untuk Tebak Gambar « Try 2B cool 'n smart…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s