Matamu dan Mataku…Lebih Indah Mataku

Keterangan: Gambar diambil dari sini. Sebelumnya yang kupajang disini adalah mataku, namun kumemutuskan tuk menggantinya dengan alasan tertentu :) Gambar ini bukan bermaksud ngikut-ngikutin postingannya si Alisnaik loh :mrgreen: (tapi sepertinya gambar mata diatas, agak kurang sehat matanya :?: )

Silakan membaca…. :)

Beberapa hari belakangan ini aku merasakan ketidaknyamanan di kakiku. Ternyata, di telapak kaki kiriku ditumbuhi sebiji mata ikan (nih mata ikan nekat banget sih… :( ). Rasanya sakit saat berjalan. Mungkin kawan-kawan juga pernah merasakan hal yang sama. Mata ikan ini masih ‘bersaudara’ dengan kapalan dan kutil. Dulu waktu masih kecil, aku pernah punya kutil di telapak tangan, diolesin sabun colek plus plus, alhamdulillah bisa sembuh. Sekarang, mata ikan lagi yang datang menghampiriku… :cry:

Aku nemu artikel tentang mata ikan, dari KOMPAS.com. Ini nih…

____________________________________

SEHAT TANPA MATA IKAN

KOMPAS.com – Klavus atau mata ikan adalah penebalan kulit yang biasanya timbul di permukaan kaki, akibat tekanan dan gesekan terus menerus di bagian kaki. Selain mengganggu kenyamanan, mata ikan juga berhubungan dengan salah satu penyakit lain, salah satunya adalah gangguan saraf. Oleh sebab itu, mata ikan perlu ditangani dengan tepat. Continue reading

Selamat Idul Adha 1430 H

10 Dzulhijjah 1430 H telah tiba. Umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah haji telah melalui proses wukuf di Arafah tanggal 9 Dzulhijjah yang merupakan salah satu rukun haji yang wajib dilaksanakan. Mudah-mudahan para pak haji dan bu haji menjadi haji yang mabrur… :)

Sementara itu umat muslim di seluruh dunia merayakan hari ini dengan kumandang takbir mengagungkan Allah SWT, dan sebagian umat muslim akan melakukan qurban dalam tempo 4 hari ini.

Kepada sahabat blogger yang Muslim, diriku ingin mengucapkan :

SELAMAT IDUL ADHA 10 DZULHIJJAH 1430 H

Mohon maaf lahir bathin… :)

Semoga semangat pengorbanan akan terus tumbuh di hati kita, teraktualisasi dalam bentuk keikhlasan untuk beribadah kepada Allah SWT .

Special thank to: temennya temenku yang sudah memberikan foto Mesjid Islamic Center Samarinda. Gini nih hasil jepretan kamera beneran, bagus kan… :) Oiya, foto ini diambil dari Samarinda Seberang, sekitar setelah magrib.

Korea Temple Stay : Mencicipi Kehidupan di Kuil

Gambar dari sini.

Temple stay merupakan budaya baru di Korea (yang kumaksud adalah Korea Selatan). Pada saat World Cup 2002 (yang diadakan di Korea-Jepang), pemerintah Korea mencari penginapan yang memadai untuk warga asing. Beberapa kepala biksu dari berbagai kuil di Korea merasa perlu untuk turun tangan membantu, untuk pertama kalinya di Korea, mereka memperkenalkan konsep “Temple Stay”. Para biksu ini bergabung untuk memikirkan bagaimana cara agar bukan hanya tempat makan dan tidur saja yang ditawarkan kepada orang asing, namun juga tempat dimana mereka bisa belajar budaya Korea. Jadi dibukalah kuil-kuil.

Tujuan dari program ini adalah untuk menawarkan tempat tinggal bagi orang asing dan juga mencerahkan mereka dengan ritual tradisional yang hanya bisa mereka pelajari dengan cara menghabiskan waktu di kuil-kuil tersembunyi di pegunungan. Program ini telah tumbuh menjadi program budaya di mana pengunjung bisa menghabiskan beberapa hari di sebuah kuil, mengikuti rutinitas sehari-hari bersama biksu yang tinggal di sana dan berpartisipasi dalam kuliah dan kegiatan khusus.

Dengan kata lain, Temple Stay merupakan program pengalaman budaya yang dirancang untuk membantu orang dalam memahami budisme Korea dengan lebih baik. Peserta dapat menemukan ‘jati diri’ mereka di dalam harmoni bersama alam sementara tinggal di sebuah kuil. Program utama yang ditawarkan pada Temple Stay ini antara lain:

Yebul.
Yebul adalah upacara Layanan untuk memuji Buddha. Layanan upacara khidmat ini diadakan 3 kali sehari, di pagi hari, siang dan malam, membantu untuk menjernihkan pikiran seseorang. Continue reading

Dapat Award Lagi : Blogger Award Community

Alhamdulillah, dapat apresiasi lagi dari sahabat blogger. Kali ini adalah award “Blogger Award Community” dari Mbak Sunflo. Dengan mengandalkan modal bahasa ngenglis-ku yang nggak jauh-jauh dari nilai angka 5,5 waktu SMA, sebenarnya… aku agak bingung dengan nama award ini … *sambil garuk-garuk kepala*. Tapi, yowis lah… yang jelas award ini udah nyamperin blogku sekarang.

Seperti biasa, berusaha menangkap makna dibalik pemberian award nih. *sok tau mode:on* :) Insya Allah, Continue reading

Lanjutan Kisah Perawat Kukar yang Ditangkap

Rupanya kasus penangkapan Misran, salah satu perawat yang bertugas di pusban (puskesmas pembantu) di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berkembang. Kemarin (19/11) Misran menjalani sidang putusan dan divonis 3 bulan penjara akibat terbukti membuka praktik kefarmasian tanpa disertai keahlian dan kewenangan.

Aku sebagai perawat merasa miris mendengar hal ini. Seperti kita ketahui masing-masing profesi memiliki batasan-batasan lingkup kerja. Namun kondisi di lapangan tidaklah semudah itu. Jumlah dokter yang mau ditempatkan di daerah terpencil aja masih terbatas jumlahnya. Mudah-mudahan ada penyelesaian yang baik bagi semua pihak deh…

Ini nih berita lengkapnya dari Kaltim Post Online.

______________________________________

Jum’at, 20 November 2009 , 13:04:00

BERI OBAT DAFTAR G, DIVONIS 3 BULAN

TENGGARONG – Malang benar nasib perawat Misran, kepala Puskesmas Pembantu (Pusban) Kuala Samboja, Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar). Niatnya menolong masyarakat di wilayah kerjanya dibalas dengan vonis 3 bulan penjara. Akibatnya, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kukar mengancam, menghentikan pelayanan kefarmasian di 128 pusban di Kukar.

Dalam sidang, Kamis (19/11) terungkap fakta, Misran terbukti memberikan obat keras daftar G yang memiliki ciri lingkaran merah di kemasannya. Menurut hukum, Continue reading

To the TKP

Pertama-tama aku mau bilang makasih atas perhatian dan komen temen2ku yang COOL N SMART di kebingunganku yang mesti datang apa  nggak?. Kata Mas Linduaji diriku “…sedikit nggak tau malu…” :mrgreen:  So, datanglah diriku pada acara itu tadi malam. Tapi, emang dasar dodolnya diriku… Waktu mau berangkat kubaca dulu alamat yang ada pada SMS undangan yang dikirimin ke aku beberapa hari yang lalu. Jalan INI, gang ITU, nomer sekian. Gampang nemuin nih alamat, pikirku.

Meluncurlah diriku ke TKP (tempat kejadian pernikahan :P ). Masuk ke dalam gang ITU, sampe hampir mentok di ujung… kok gak ada tampak rumah yang heboh acaraan gitu?? Akhirnya kutanya deh sama seseorang disitu… Hehehe… ternyata aku salah masuk gang, gang ITU masih sanaan dikit (kok tadi gak baca tulisan nama gang di gapuranya ya :?: )  Pantesan, tidak ada tenda merah, hitam ataupun biru di gang itu *sok tau mode : on* :mrgreen:

Asked to myself : “Akin… kamu gugup ya, sampe salah alamat kayak gitu???”  Answered : “ya enggak lah… aku ‘kan cuma mau datang ke acara nikahan teman baikku. Teman seperjuangan yang udah kukenal sejak lebih dari 8 tahun yang lalu. Ngapain harus gugup…?” :) Asking again : “Akin…kamu ngeles ya???” Answered : ” les apaan? bahasa Inggris, metik atau Kimia?? ya enggak lah… aku ‘kan nggak sekolah lagi…” *ngasal banget* :mrgreen:

Alhamdulillah, finally gang-nya udah nemu. Mmm… kirain I missed the ceremony, karena depan rumah TKP tampak dipenuhi para undangan. Ternyata acaranya baru dimulai dengan pembacaan do’a. Menurutku susunan acaranya rada aneh (menurutku loh…). Setelah selesai pembacaan do’a, para undangan yang ada di luar langsung disuguhin makanan, sementara di dalam rumah akan dimulai prosesi akad nikah. Jadinya prosesi pernikahan dihiasi oleh suara piring dan sendok… Biasanya ‘kan selesai acara baru makan-makan. :?:

Acara diadakan di ruang tamu rumah mempelai wanita dan sudah dipenuhi oleh keluarga kedua mempelai. Aku hanya bisa berdiri di dekat pintu sambil memandang ke arah kedua mempelai (pegel deh… :( ) Tak sengaja pandanganku jatuh pada peci merah yang dikenakan temanku itu, kok… payet-payet yang menghiasi peci itu benar-benar berantakan. Copot disana sini, belum lagi benang-benang yang tampak mencuat-cuat. Hmm… nyewa di bridal mana nih… Kalo difoto, apalagi kalau hasilnya diperbesar, pasti kelihatan banget. Hhh… I don’t care lah… :) Bertanya-tanya juga sih, siapa nih perempuan di samping temanku ini??? Ternyata seseorang yang nggak kukenal :)

Asked to myself: “menurutmu, cantik nggak cewek itu, Kin?” Answered: ” Cantik dong… ‘kan Allah SWT menciptakan semua wanita itu cantik”… Dasar nih si Akin, nyari jawaban yang aman… :mrgreen: Continue reading

HERO

Gambar dari : Koreandrama.org

Judul Drama : Hero / 히어로 (baca: hi-eo-ro)

Genre : Komedi

Episode : 16

Penayangan : 18 Nopember 2009-7 Januari 2010 (Rabu dan Kamis)

Stasiun tv : MBC (Korea)

Pemeran:

Lee Joon Ki as Jin Do Hyuk
Yoon So Yi as Joo Jae In
Uhm Ki Joon as Kang Hae Seong
Baek Yoon Shik as Jo Yong Deok

Nonton online di viikii.net

Drama Korea baru lagi nih… Bakal tayang di Korsel sono mulai hari ini untuk slot tayangan Rabu dan Kamis. Alasanku melirik drama ini ada 2 hal. Yang pertama adalah Lee Joon Ki. Acting-nya yang sangat apik dan menarik di “Time Between Dog and Wolf” dan “Iljimae” membuatku penasaran menantikan aktinya di drama ini. Yang kedua adalah genre komedi yang dijanjikan… yang tentu saja sangat sayang tuk dilewatkan oleh penggemar drama Korea :)

HERO menceritakan tentang Continue reading