Gempa Terparah Dalam Sejarah Abad Ini

Gempa merupakan kejadian alam yang menimbulkan korban jiwa terbesar selama ini. Ratusan hingga ratusan ribu jiwa dapat melayang dalam satu kali kejadian gempa di satu daerah. Seiring dengan peningkatan teknologi, angka kematian akibat gempa dapat diturunkan. Seperti halnya di Jepang yang sering terjadi gempa, warganya telah mengetahui langkah-langkah apa yang dilakukan bila terjadi gempa atau jenis bencana yang lainnya. Disini ada artikel tentang bagaimana cara negara Jepang dalam menghadapi bencana, thanks to Bocahbancar. Hingga kini Jepang telah mampu mengurangi tingkat keparahan akibat gempa, kecuali yang terjadi di Kobe. Gambar diatas adalah gempa yang terjadi di Kobe tahun 1995 yang menelan korban 6.400 orang.

Sejak dimulainya abad ini, telah sering kali terjadi gempa. Berikut ini adalah daftar  gempa  yang menelan korban jiwa yang cukup besar yang terjadi di berbagai belahan bumi sejak awal abad 20.

  1. 18 April 1906. San Francisco dilanda serangkaian guncangan keras yang berlangsung hingga satu menit. Antara 700 dan 3.000 orang meninggal baik dari bangunan runtuh atau dalam kebakaran yang kemudian terjadi.
  2. 1 September 1923.
    Gempa The Great Kanto, dengan pusat gempa di luar Tokyo,  mengakhiri  kehidupan sekitar 142.800 orang di ibukota Jepang ini.
  3. 22 Mei 1960.
    Gempa bumi terkuat di dunia tercatat menghancurkan Chile, dengan pembacaan 9,5 pada skala Richter. Tsunami 30ft (10m) menghilangkan  seluruh desa di Chili dan membunuh 61 orang ratusan mil jauhnya yaitu di Hawaii.
  4. 26 Juli 1963.
    Sebuah gempa bumi berkekuatan 6,9 pada skala Richter membentur ibukota Macedonia Skopje dengan korban meninggal 1.000 orang dan menyebabkan sekitar 100.000 orang menjadi tunawisma.
  5. 31 Mei 1970.
    Gempa bumi di pegunungan Andes Peru memicu tanah longsor mengubur kota Yungay dan membunuh 66.000 orang.
  6. 23 Desember 1972.
    Hingga 10.000 orang tewas di ibukota Nikaragua Managua oleh gempa bumi yang mengukur 6,5 pada skala Richter. Kehancuran yang disebabkan oleh gempa bumi diperparah oleh buruknya kualitas bangunan.
  7. 28 Juli 1976.
    Kota Cina Tangshan menyusut menjadi puing-puing dalam gempa yang menelan setidaknya 250.000 kehidupan.
  8. 19 September 1985.
    Mexico City terguncang oleh gempa bumi besar yang menghancurkan bangunan dan membunuh 10.000 orang.
  9. 7 Desember 1988.
    Sebuah gempa bumi berkekuatan 6,9 pada skala Richter menghancurkan Armenia barat laut, menewaskan 25.000 orang. Continue reading